- Wamendiktisaintek Stella Christie menjelaskan perusahaan China memberikan beasiswa bagi mahasiswa vokasi Indonesia untuk mencetak tenaga kerja lokal terampil.
- Program ini menerapkan skema pendidikan empat tahun yang mencakup pembelajaran di Indonesia, Tiongkok, serta magang di industri mitra.
- Strategi ini menguntungkan kedua belah pihak karena menekan biaya operasional perusahaan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Perkuat Hubungan Industri dan Kampus
Lebih lanjut, Stella mengatakan pemerintah ingin mendorong perubahan paradigma dalam kerja sama pendidikan tinggi yang selama ini lebih banyak berfokus pada aspek pendidikan dan riset.
Menurutnya, salah satu hal yang dipelajari dari China adalah kuatnya kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam menyiapkan kebutuhan tenaga kerja.
"Kita melihat dan mencontoh dari China begitu kuatnya hubungan antara industri dan akademia. Dan inilah yang kita bawa. Kita mulai dengan pendidikan vokasi, itu sudah jalan," pungkasnya.