Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Galih Prasetyo

Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
Mengenal Pembunuh Aramoc, Drone Milik Iran yang Bikin Isreal Kocar-Kacir [The Jerusalem Post]
baca 10 detik
  • Intelijen Amerika Serikat sedang menyelidiki jatuhnya pesawat F-15 oleh formasi drone terkoordinasi di wilayah Iran pada April lalu.
  • Pilot melaporkan formasi drone menyerupai ubur-ubur, memicu analisis penggunaan teknologi *one-to-many meshed networking* yang canggih dalam pertempuran.
  • Perdebatan muncul mengenai akurasi kesaksian pilot serta potensi dampak signifikan teknologi drone otonom terhadap strategi militer masa depan.

Suara.com - Komunitas intelijen Amerika Serikat tengah melakukan investigasi mendalam setelah seorang pilot jet tempur F-15 melaporkan fenomena tak biasa saat pesawatnya ditembak jatuh di wilayah Iran pada April lalu.

Dilansir dari USA Today, pilot tersebut mengklaim formasi drone Iran bergerak sangat terkoordinasi, seolah menjadi satu entitas tunggal.

Sang pilot menyebut pola pergerakan itu menyerupai ubur-ubur, dengan drone kecil berada di bawah unit yang lebih besar.

Insiden itu terjadi di tengah konflik antara AS dan Iran, dan menjadi salah satu kehilangan penting bagi militer AS.

F-15 tersebut merupakan pesawat pertama yang diketahui hilang di wilayah Iran selama konflik berlangsung.

Operasi penyelamatan langsung dilakukan setelah insiden.

Pilot berhasil ditemukan dalam hitungan jam, sementara perwira sistem senjata (WSO) bertahan lebih dari satu hari di medan pegunungan sebelum akhirnya diselamatkan.

Dalam rangkaian operasi tersebut, satu pesawat A-10 juga dilaporkan hilang, meski pilotnya selamat setelah melakukan pelontaran.

Hingga kini, penyebab pasti jatuhnya F-15 masih dalam penyelidikan.

baca juga

Sejumlah analis mulai mengkaji kemungkinan bahwa formasi drone tersebut berperan dalam keberhasilan serangan.

Namun, kesaksian pilot juga menuai perdebatan internal di kalangan intelijen.

Beberapa pejabat meragukan akurasi pengamatan tersebut karena pilot sempat mengalami gegar otak.

Selain itu, insiden ini merupakan kali kedua ia ditembak jatuh, setelah sebelumnya mengalami insiden salah tembak.

Intelijen AS kini mempertimbangkan berbagai skenario, termasuk kemungkinan penggunaan teknologi one-to-many meshed networking.

Teknologi ini memungkinkan drone beroperasi secara kolektif sebagai satu sistem terintegrasi.

Ada pula dugaan bahwa Iran tengah menguji teknologi tersebut dengan dukungan Rusia atau China.

Namun, tidak menutup kemungkinan fenomena yang dilihat pilot merupakan ilusi akibat kondisi fisik dan psikologis pasca-insiden.

Menurut pakar pertahanan memperingatkan bahwa jika teknologi ini terbukti nyata, dampaknya akan signifikan terhadap strategi militer modern.

Koordinasi otonom antar-drone dinilai dapat meningkatkan efektivitas serangan secara drastis.

“Jika drone dapat berkoordinasi, mempertahankan formasi, membawa bahan peledak, dan menyimpan cadangan untuk serangan lanjutan, itu adalah pendekatan yang sangat mampu,” ujar spesialis peperangan drone, Emma Bates.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Langkah Besar Menuju Damai, JD Vance Sebut Dialog AS - Iran Berjalan Positif

Langkah Besar Menuju Damai, JD Vance Sebut Dialog AS - Iran Berjalan Positif

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:05 WIB

Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran

Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:41 WIB

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:10 WIB

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:38 WIB

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Terkini

Jelajahi Jepang dengan Cashback 10% dari BRI Kartu Kredit JCB Platinum

Jelajahi Jepang dengan Cashback 10% dari BRI Kartu Kredit JCB Platinum

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Review Bumi Manusia: Kisah Minke Melawan Ketidakadilan di Masa Kolonial

Review Bumi Manusia: Kisah Minke Melawan Ketidakadilan di Masa Kolonial

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:00 WIB

6 Rekomendasi AC 1/2 PK Hemat Listrik dan Dingin Maksimal

6 Rekomendasi AC 1/2 PK Hemat Listrik dan Dingin Maksimal

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Jadwal SIM Keliling Medan 10-16 Agustus 2026, Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangan

Jadwal SIM Keliling Medan 10-16 Agustus 2026, Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangan

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:59 WIB

Gema Lesung Kemiren: Menenun Asa dan Wirausaha di Jantung Suku Osing

Gema Lesung Kemiren: Menenun Asa dan Wirausaha di Jantung Suku Osing

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:58 WIB

Jangan ke Pantai Dulu! BMKG Peringatkan Potensi Air Laut Pasang di Bali

Jangan ke Pantai Dulu! BMKG Peringatkan Potensi Air Laut Pasang di Bali

Bali | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:57 WIB

Kasus Pertanahan Capai 56.844, Mengapa Masyarakat Perlu Melek Soal Tanah?

Kasus Pertanahan Capai 56.844, Mengapa Masyarakat Perlu Melek Soal Tanah?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:53 WIB

Cara Klaim Promo PayDay Celebration BRI, Dapatkan Diskon Hingga Rp300 Ribu!

Cara Klaim Promo PayDay Celebration BRI, Dapatkan Diskon Hingga Rp300 Ribu!

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:52 WIB

Review Hanasui Power Peeling Serum, Cuma Rp30 Ribuan Wajah Auto Glowing Bebas Komedo?

Review Hanasui Power Peeling Serum, Cuma Rp30 Ribuan Wajah Auto Glowing Bebas Komedo?

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Eksploitasi Rasa Iba: Kenali Sadfishing sebagai Modus Baru Penipuan Digital

Eksploitasi Rasa Iba: Kenali Sadfishing sebagai Modus Baru Penipuan Digital

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:50 WIB

×