'Surat Imbauan Ada, Area Sudah Steril', Kata Lurah Soal Galian Maut Manggarai

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:20 WIB
'Surat Imbauan Ada, Area Sudah Steril', Kata Lurah Soal Galian Maut Manggarai
Petugas melakukan evakuasi seorang bocah inisial I (4) yang terjebak empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (28/6/2026). ANTARA/HO-Gulkarmat Jakarta Selatan.
baca 10 detik
  • Seorang balita meninggal dunia setelah terjatuh ke lubang pondasi proyek lapangan di Manggarai, Jakarta, akhir pekan kemarin.
  • Pihak kontraktor telah memasang pagar seng sebagai mitigasi di area proyek yang mulai dikerjakan sejak Juni 2026.
  • Kepolisian sedang menyelidiki insiden tersebut sehingga proyek dihentikan sementara hingga hasil investigasi resmi selesai diterbitkan pihak berwenang.

Suara.com - Seorang balita warga Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam lubang galian proyek lapangan multifungsi yang dibangun melalui skema corporate social responsibility (CSR) Pemprov DKI Jakarta akhir pekan kemarin.

Insiden nahas itu terjadi di lokasi proyek yang sebelumnya merupakan taman aset Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut), tak lama setelah pekerjaan konstruksi mulai berjalan sejak 25 Juni 2026.

Lurah Manggarai, M. Arafat Dinsirat, mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya telah mengantisipasi potensi bahaya dari proyek tersebut sebelum pekerjaan dimulai.

"Sebelum pelaksanaan proyek, saya sudah membuat surat imbauan ke warga supaya tidak mendekati area, bermain di sekitar area proyek, dan membantu kegiatan tersebut supaya berjalan dengan aman dan nyaman," kata Arafat saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2026).

Selain surat imbauan, mitigasi fisik yang dilakukan kontraktor berupa pemasangan pagar seng di sekeliling lokasi proyek.

"Pada saat mereka mau bekerja, mereka sudah melakukan sterilisasi proyek dengan membuat pagar seng keliling. Jadi memang area itu sudah disteril untuk pekerja proyek saja," papar Arafat lagi.

Lubang yang merenggut nyawa korban pun merupakan bagian dari salah satu struktur utama proyek, bukan lubang sementara yang luput dari rencana kerja.

Arafat menjelaskan bahwa lubang itu dipersiapkan sebagai pondasi tiang penyangga bangunan mirip hangar yang akan menaungi lapangan futsal mini tersebut.

"Sesuai keterangan kontraktor kemarin, pada saat setelah kejadian, saya sempat ketemu. Itu memang mau dibuat apa ya istilahnya, kayak tiangnya lah gitu, tiangnya lapangan itu karena nanti lapangannya kan ada di dalam, apa ya, kayak semacam hangar lah gitu. Tiang-tiang untuk nanti hangar gitu," jelasnya.

baca juga

Pagar seng yang menjadi satu-satunya penghalang fisik pun jebol pada malam kejadian, saat warga berupaya menolong korban yang terjatuh ke dalam lubang.

Kondisi pagar yang terbuka itu hingga kini belum dapat diperbaiki lantaran lokasi sudah berstatus garis polisi (police line) untuk kepentingan penyelidikan.

Arafat sendiri menyatakan bakal mengevaluasi komitmen keselamatan bersama pihak kontraktor apabila proyek kembali dilanjutkan.

"Ya nanti jika akan dilanjutkan kembali, saya akan panggil kontraktornya juga untuk kami sama-sama memastikan bahwa jika diteruskan, pastikan ada komitmen yang kuat. Bukan berarti kemarin tidak ada komitmen, tapi komitmennya akan lebih kuat lagi untuk jangan sampai warga bisa masuk ke daerah steril yang proyek itu," tuturnya.

Proyek lapangan multifungsi ini sendiri ditargetkan rampung pada Agustus 2026. Namun, kelanjutannya kini bergantung pada hasil penyelidikan pihak kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak

Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:57 WIB

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:57 WIB

Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat

Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:48 WIB

Siapa Bertanggung Jawab? Polisi Usut Kelalaian Proyek yang Tewaskan Bocah 4 Tahun di Tebet

Siapa Bertanggung Jawab? Polisi Usut Kelalaian Proyek yang Tewaskan Bocah 4 Tahun di Tebet

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:57 WIB

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:51 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Geger Ledakan di Galian Pipa Fatmawati! Kabel Listrik Tersambar, Wajah 2 Pekerja Luka Bakar

Geger Ledakan di Galian Pipa Fatmawati! Kabel Listrik Tersambar, Wajah 2 Pekerja Luka Bakar

News | Senin, 08 Juni 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia

Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:09 WIB

Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak

Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:57 WIB

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:53 WIB

Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!

Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:47 WIB

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:41 WIB

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:31 WIB

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:22 WIB

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:17 WIB

×