Pukat UGM Desak Kejagung Usut Semua SPPG, Termasuk yang Dikelola Aparat

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:28 WIB
Pukat UGM Desak Kejagung Usut Semua SPPG, Termasuk yang Dikelola Aparat
Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Zaenur Rohman. [Hiskia Andika Weadcaksana / Suarajogja.id]
baca 10 detik
  • Peneliti Pukat UGM mendesak Kejagung mengusut seluruh pihak pengelola program Makan Bergizi Gratis termasuk TNI dan Polri.
  • Penetapan tersangka Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan memperlihatkan adanya kelemahan tata kelola serta konflik kepentingan program tersebut.
  • Pemerintah diminta mengevaluasi total pelaksanaan program agar tidak melibatkan pihak yang tidak sesuai dengan tugas pokoknya.

Suara.com - Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM, Zaenur Rohman, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut seluruh Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam perkara dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, pemeriksaan tidak boleh terbatas pada pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun harus turut mencakup SPPG yang dikelola aparat TNI maupun Polri.

Hal itu menyusul ditetapkannya Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN) Brigjen (Pol) Lalu Muhammad Iwan Mahardan sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG di BGN.

"Ya menurut saya, semua SPPBG perlu diusut, semua. Apakah ada yang beli titik misalnya? Yang siapapun yang beli titik harus diproses secara pidana ya," tegas Zaenur, kepada Suara.com, Jumat (3/7/2026).

Zaenur menyoroti keterlibatan TNI dan Polri dalam pengelolaan SPPG. Menurut dia, pengelolaan layanan pemenuhan gizi bukan merupakan tugas pokok dan fungsi aparat keamanan.

"Tidak tepat ketika TNI-Polri itu mengelola SPPG. Itu bukan tupoksi mereka. Ini udah keluar, lompat pagar, bahkan saya melihat ini mengarah kepada militerisasi ketika TNI ikut mengelola SPPG," ujarnya.

Lebih jauh, Zaenur menilai dugaan korupsi yang menjerat Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan memperlihatkan lemahnya tata kelola program MBG.

Apalagi dengan modus yang digunakan diduga merupakan praktik konflik kepentingan karena pihak yang memiliki kewenangan justru ikut bermain dalam pengadaan ompreng.

"Artinya ini terjadi karena regulatornya ikut bermain, regulator sekaligus sebagai player. Nah, pengawasan internal tidak berjalan sama sekali," ungkapnya.

baca juga

Menurutnya, pengelolaan program semestinya diserahkan kepada pihak yang tidak memiliki konflik kepentingan.

Selain itu, pemerintah perlu mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan MBG, mulai dari sasaran program hingga beban anggaran negara yang ditimbulkan.

Zaenur meminta Kejagung menelusuri seluruh nama yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Ia mengingatkan agar proses hukum tidak berhenti pada tersangka yang sudah diumumkan.

"Ya kejaksaan ini sudah kepalang tanggung, harus didukung sampai setuntas-tuntasnya. Apalagi pihak-pihak yang diduga terafiliasi dengan politik, mereka punya konflik kepentingan, mereka beli jual beli titik, dan seterusnya ini harus dituntaskan diproses secara hukum pidana," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal MBG Seret Jenderal Polisi, Bukti Bahaya Ketika TNI-Polri Aktif Duduki Jabatan Sipil

Skandal MBG Seret Jenderal Polisi, Bukti Bahaya Ketika TNI-Polri Aktif Duduki Jabatan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:21 WIB

Polri Bidik 1.500 Dapur MBG Rampung Akhir 2026, Siap Layani 3,5 Juta Penerima

Polri Bidik 1.500 Dapur MBG Rampung Akhir 2026, Siap Layani 3,5 Juta Penerima

Video | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45 WIB

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:22 WIB

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:26 WIB

Kepala BGN Nanik S Deyang Dilaporkan atas Dugaan Rangkap Jabatan di BUMN

Kepala BGN Nanik S Deyang Dilaporkan atas Dugaan Rangkap Jabatan di BUMN

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:00 WIB

Terjerat Korupsi MBG, Begini Nasib Brigjen Lalu di Polri!

Terjerat Korupsi MBG, Begini Nasib Brigjen Lalu di Polri!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:03 WIB

Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo

Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×