Anak Jakarta Terpaksa Main Bola di Aspal, DPRD Minta Pemprov Manfaatkan Lahan Tidur

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:17 WIB
Anak Jakarta Terpaksa Main Bola di Aspal, DPRD Minta Pemprov Manfaatkan Lahan Tidur
Ilustrasi Anak Jakarta Main Sepak Bola di Aspal. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Anak-anak di Jakarta memanfaatkan jalan aspal sebagai arena sepak bola karena minimnya akses lapangan yang terjangkau.
  • Liga Akamsi dan Liga Aspal diselenggarakan di permukiman padat Jakarta untuk memfasilitasi bakat sepak bola anak-anak setempat.
  • Anggota DPRD DKI Jakarta mendesak pemerintah menyediakan ruang bermain aman sebagai solusi atas risiko keselamatan di jalan.

Menanggapi fenomena ini, anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu menyebut kondisi tersebut sebagai alarm bagi semua pihak.

"Menurut saya, fenomena anak-anak yang terpaksa bermain di jalan karena tidak memiliki lapangan atau ruang terbuka adalah alarm bagi kita semua. Anak-anak membutuhkan ruang yang aman untuk bermain, berolahraga, dan bersosialisasi," ujarnya dalam keterangan yang diterima Suara.com, Jumat (3/7/2026).

Kevin Wu juga menyoroti risiko yang ditanggung anak-anak akibat bermain di jalan raya.

"Bermain di jalan tentu berisiko terhadap keselamatan mereka sekaligus dapat mengganggu lalu lintas. Hal ini diangkat dalam laporan beberapa media terkemuka yang menggambarkan keterbatasan ruang bermain di kawasan permukiman padat," lanjut Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu.

Ia pun mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk lebih serius menambah ruang bermain bagi anak.

"Saya mendorong Pemprov DKI Jakarta agar lebih serius menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), khususnya di wilayah-wilayah yang sudah sangat padat penduduk. Tidak semua harus melalui pembebasan lahan yang mahal. Pemprov bisa mengoptimalkan aset yang dimiliki, memanfaatkan lahan tidur, atau merevitalisasi ruang-ruang yang belum produktif menjadi area bermain dan olahraga bagi anak-anak," kata Kevin Wu.

Legislator dari Fraksi PSI itu menutup pernyataan dengan menekankan pentingnya arah pembangunan kota yang berpihak pada anak.

"Ke depan, pembangunan kota tidak boleh hanya berorientasi pada gedung dan jalan, tetapi juga harus memastikan setiap anak Jakarta memiliki akses terhadap ruang bermain yang layak. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan fisik, mental, dan kualitas hidup generasi penerus kita," pungkasnya. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit

Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:23 WIB

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:38 WIB

Bundaran HI Tak Lagi Aman usai Turis Italia Jadi Korban Jambret? Legislator PSI Bereaksi Keras

Bundaran HI Tak Lagi Aman usai Turis Italia Jadi Korban Jambret? Legislator PSI Bereaksi Keras

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:47 WIB

Terkini

Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah

Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:08 WIB

Bupati Langkat Diciduk KPK, PAN: Padahal Zulhas Sudah Berulang Kali Ingatkan Integritas

Bupati Langkat Diciduk KPK, PAN: Padahal Zulhas Sudah Berulang Kali Ingatkan Integritas

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:58 WIB

10 Biksu Tewas Ditabrak Mobil Pikap yang Dikendarai Anak Kecil

10 Biksu Tewas Ditabrak Mobil Pikap yang Dikendarai Anak Kecil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:56 WIB

Kena OTT KPK, PAN Langsung 'Tendang' Syah Afandin dari Jabatan Ketua DPW

Kena OTT KPK, PAN Langsung 'Tendang' Syah Afandin dari Jabatan Ketua DPW

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:45 WIB

Brasil Berani Cabut Subsidi BBM Jenis Bensin, Tapi Hati-hati dengan Solar

Brasil Berani Cabut Subsidi BBM Jenis Bensin, Tapi Hati-hati dengan Solar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:42 WIB

Ratusan Juta Duit Proyek Jadi Bukti, Bupati Langkat Tak Berkutik Saat Ditangkap!

Ratusan Juta Duit Proyek Jadi Bukti, Bupati Langkat Tak Berkutik Saat Ditangkap!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:36 WIB

Raja Juli: Tidak Ada Sejengkal Kawasan Hutan yang Saya Lepaskan

Raja Juli: Tidak Ada Sejengkal Kawasan Hutan yang Saya Lepaskan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:35 WIB

Pilot AS Dipulangkan Dalam Peti Mati, TNI Janji Sikat Habis Kelompok OPM Penembak di Yahukimo

Pilot AS Dipulangkan Dalam Peti Mati, TNI Janji Sikat Habis Kelompok OPM Penembak di Yahukimo

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:20 WIB

Pensiunan Tentara Angkatan Darat Ditembak Mati di Walmart, Perkara Rebutan Parkir Sama Cewek

Pensiunan Tentara Angkatan Darat Ditembak Mati di Walmart, Perkara Rebutan Parkir Sama Cewek

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:12 WIB

Tak Berkutik! KPK Tangkap Bupati Langkat di Rumah Pribadi, Sejumlah Lokasi Langsung Disegel

Tak Berkutik! KPK Tangkap Bupati Langkat di Rumah Pribadi, Sejumlah Lokasi Langsung Disegel

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:02 WIB

×