DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB
DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat
Ilustrasi penumpang duduk di dalam angkutan Mikrotrans Jak Lingko. [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]
baca 10 detik
  • Dewan Transportasi Kota Jakarta mengusulkan pengenaan tarif sebesar Rp2.000 untuk setiap perjalanan singkat menggunakan layanan Mikrotrans di Jakarta.
  • Usulan yang disampaikan pada Jumat (3/7/2026) ini bertujuan memperbaiki akurasi pendataan jumlah penumpang yang selama ini dianggap kurang valid.
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membahas kajian tersebut untuk memastikan efektivitas sistem tarif baru serta kualitas layanan transportasi.

Suara.com - Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan penghapusan tarif gratis pada layanan Mikrotrans.

Sebagai gantinya, DTKJ mengusulkan tarif sebesar Rp 2.000 untuk setiap perjalanan dekat dengan Mikrotrans saja, yang tidak berlanjut ke penggunaan bus Transjakarta.

Mengingat DTKJ sebelumnya juga mengangkat wacana integrasi tarif Transjakarta BRT dan Non BRT beserta Mikrotrans, dengan harga Rp5.000 untuk sekali rangkaian perjalanan di Jakarta.

Usulan ini disampaikan langsung oleh Ketua DTKJ, Sugihardjo usai dilantik bersama pengurus DTKJ lain di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Menurut Sugihardjo, tarif nol rupiah yang berlaku selama ini sejatinya hanya bagian dari masa uji coba untuk mendorong masyarakat beralih ke angkutan umum.

"Awalnya Mikrotrans memang digratiskan sebagai bagian dari uji coba, agar masyarakat mudah mengakses transportasi umum dari lingkungan permukiman menuju halte-halte Transjakarta. Namun, kebijakan itu kemudian terus berjalan hingga sekarang," terangnya.

Ia menegaskan, alasan utama usulan tarif ini bukan semata untuk menambah pemasukan, melainkan untuk memperbaiki akurasi pendataan penumpang.

Skema gratis selama ini, kata Sugihardjo, justru rawan menghasilkan data yang tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan.

"Kalau seluruh layanan gratis, data penumpang berpotensi tidak mencerminkan kondisi riil. Dengan adanya tarif, setiap transaksi akan lebih mudah diverifikasi sehingga jumlah penumpang yang tercatat benar-benar sesuai dengan pengguna layanan," katanya.

baca juga

Ia menyebut, data yang akurat menjadi fondasi penting untuk mengevaluasi kinerja operator serta merencanakan pengembangan rute ke depan.

Sugihardjo pun mewanti-wanti agar potensi penurunan angka penumpang usai penerapan tarif nanti tidak buru-buru dimaknai sebagai berkurangnya minat masyarakat terhadap Mikrotrans.

"Kalau nanti ada perubahan angka penumpang, itu bukan berarti masyarakat meninggalkan Mikrotrans. Bisa jadi, data yang muncul justru lebih valid dibandingkan sebelumnya karena seluruh perjalanan tercatat melalui transaksi," ujarnya.

Sugihardjo menambahkan, usulan ini juga sejalan dengan upaya penyederhanaan skema tarif angkutan umum di Jakarta.

"Harapannya, masyarakat tetap mendapatkan layanan yang mudah diakses dengan sistem tarif yang sederhana. Sementara pemerintah juga memiliki data yang lebih akurat untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik," tuturnya.

Usulan tarif Rp 2.000 tersebut masih berupa hasil kajian DTKJ, dan akan dibahas lebih lanjut bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelum ditetapkan menjadi kebijakan resmi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:07 WIB

Berburu Ragam Produk Kecantikan di Jakarta X Beauty 2026

Berburu Ragam Produk Kecantikan di Jakarta X Beauty 2026

Foto | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:05 WIB

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

Terkini

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:39 WIB

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?

Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:00 WIB

×