Dompet Dhuafa Dukung Pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai Islamic Culture Center di Chiba, Jepang

Fabiola Febrinastri

Selasa, 07 Juli 2026 | 11:50 WIB
Dompet Dhuafa Dukung Pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai Islamic Culture Center di Chiba, Jepang
Dompet Dhuafa dan Sensei Kyoichiro Sugimoto dari Chiba Islamic Culture Center melakukan silaturahmi di Gedung Philanthropy Jakarta Selatan, Kamis (25/06/2026). (Dok. Dompet Dhuafa)

Suara.com - Dompet Dhuafa menerima kunjungan Sensei Kyoichiro Sugimoto dari Chiba Islamic Culture Center di Gedung Philanthropy, Jakarta Selatan, Kamis (25/06/2026). Hal tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap kebutuhan kebutuhan akan sarana ibadah permanen bagi komunitas Muslim di Jepang, yang mana Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan Chiba Islamic Culture Center menginisiasi pembangunan Masjid Al-Muttaqin sebagai Islamic Center di kawasan Matsudo, Chiba.

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua pihak untuk menyatukan visi dan langkah dalam menghadirkan Masjid Al-Muttaqin sebagai Islamic Center di kawasan Matsudo, Chiba, Jepang.

Bagi komunitas Muslim yang merupakan minoritas di sana, masjid adalah pondasi utama bagi keberlangsungan dakwah. Sensei Kyoichiro Sugimoto, seorang Dai dari Chiba Islamic Culture Center, menekankan urgensi ini mengingat kondisi demografis Jepang.

“Di Jepang, 99,9 persen penduduknya nonmuslim. Memiliki masjid atau Islamic Center tentu akan memiliki dampak yang sangat signifikan. Bukan hanya untuk salat, tetapi untuk dakwah, mendukung generasi muda Muslim dan para mualaf, karena mereka adalah pemimpin masa depan yang harus menjaga dan mengembangkan komunitas Muslim di Jepang untuk waktu yang lama,” jelas Sensei Sugimoto.

Ia bahkan mengibaratkan proyek ini dengan sejarah awal terbentuknya komunitas Muslim di masa Nabi.

“Saya menemukan ini seperti proyek percontohan pusat pertama kita. Pusat kota adalah masjid, kemudian menciptakan Kota Madinah. Itu adalah konsep dari Nabi Muhammad Saw. Untuk menciptakan komunitas, umat, maka masjid atau Islamic Center adalah pondasinya,” tambahnya.

Meski menghadapi tantangan, termasuk munculnya sentimen negatif di media sosial, Sensei Sugimoto tetap optimistis.

“Walaupun ada yang menciptakan rumor tak berdasar, Islamofobia, dan gerakan anti-Muslim. Tetap saja, ini adalah jalan dakwah, pasti ada tantangannya. Insyaallah, jika kita kuat dan bekerja sama, kita bisa mengatasinya,” tegasnya.

Baca juga:Cerita Dai Ambassador: Islam, Ajaran dan Kasih Sayang, Kisah Mualaf Pekerja Migran di Jepang

baca juga

Penting untuk dicatat bahwa komunitas Muslim di Jepang kini terus berkembang. Saat ini, terdapat sekitar 420 ribu jiwa Muslim yang menetap di Jepang. Fenomena menariknya, lebih dari separuh (sekitar 50%) dari total populasi tersebut merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja atau tinggal di sana.

Selain pembangunan fisik, diskusi ini juga menyoroti pentingnya keberlanjutan pendidikan bagi generasi muda Muslim. Purwati Kasmaja, istri dari Sugimoto menekankan perlunya tempat edukasi agar komunitas Muslim tidak perlu selalu bergantung pada pengiriman anak-anak ke luar negeri.

“Kami sangat membutuhkan tempat edukasi. Kalau tidak ada, terpaksa kami mengirimkan anak-anak ini ke negara-negara Muslim. Mengapa tidak kita hadirkan kompetensi ke Jepang? Harapan kami ke depannya, ada ustaz-ustaz yang dikirim ke sana untuk merintis model pendidikan yang permanen,” ungkap istri Sensei Sugimoto.

Dompet Dhuafa menyambut visi ini sebagai upaya sinergis dalam menjawab tantangan dakwah global. Ketua Dewan Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan perwujudan dari kepercayaan masyarakat Indonesia dalam mendukung syiar Islam.

“Kegiatan ini tentu merupakan suatu kegiatan yang sangat menantang, butuh kolaborasi, butuh sinergi banyak pihak, termasuk individu-individu yang peduli untuk mendukung penyediaan sarana pendidikan Islam, kegiatan keagamaan, sarana ibadah, termasuk mengkampanyekan budaya-budaya Islam kepada masyarakat di Jepang,” ungkap Ahmad Juwaini.

“Harapannya, kedatangan Sensei Sugimoto di Dompet Dhuafa, baik sekarang dan nanti, dalam rangka melakukan kebaikan-kebaikan. Sebenarnya kita bisa melakukan banyak bentuk kerja sama yang lain selain pembangunan masjid. Minimal dalam konteks dakwah, kita bisa membuat beberapa kerjasama nanti kedepannya,” jelasnya.

Pembangunan masjid Al Muttaqin Chiba kini menjadi agenda prioritas mengingat populasi Muslim di sana yang terus meningkat. Ahmad Juwaini menegaskan pentingnya kolaborasi luas dalam upaya ini, “Kami mengajak semua pihak, baik masyarakat maupun perusahaan, untuk turut membantu mewujudkan sarana peribadatan, syiar, serta pendidikan Islam bagi lingkungan di Jepang dengan ikut bersama-sama mendanai pembelian gedung tersebut”.

Dompet Dhuafa dan Sensei Kyoichiro Sugimoto dari Chiba Islamic Culture Center melakukan silaturahmi di Gedung Philanthropy Jakarta Selatan, Kamis (25/06/2026). (Dok. Dompet Dhuafa)
Dompet Dhuafa dan Sensei Kyoichiro Sugimoto dari Chiba Islamic Culture Center melakukan silaturahmi di Gedung Philanthropy Jakarta Selatan, Kamis (25/06/2026). (Dok. Dompet Dhuafa)

Jadilah bagian dari sejarah pembangunan pusat peradaban Islam di Jepang. Donasi Anda sangat berarti untuk membebaskan lahan dan gedung Masjid Al-Muttaqin di Matsudo, Chiba, Jepang. Salurkan sedekah terbaik Anda melalui digital.dompetdhuafa.org/donasi/masjidchibajepang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H

Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:20 WIB

171.379 Rumah Rusak, Dompet Dhuafa Targetkan Bangun 1.000 RUMTARA bagi Penyintas Bencana Sumatra

171.379 Rumah Rusak, Dompet Dhuafa Targetkan Bangun 1.000 RUMTARA bagi Penyintas Bencana Sumatra

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 19:49 WIB

DMC Dompet Dhuafa Bantu Evakuasi Warga dan Salurkan Makanan bagi Korban Banjir di Langkat

DMC Dompet Dhuafa Bantu Evakuasi Warga dan Salurkan Makanan bagi Korban Banjir di Langkat

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 17:05 WIB

Heartventure Dompet Dhuafa Sapa Masyarakat Sumut, Salurkan Bantuan ke Samosir-Berastagi

Heartventure Dompet Dhuafa Sapa Masyarakat Sumut, Salurkan Bantuan ke Samosir-Berastagi

News | Jum'at, 28 November 2025 | 11:43 WIB

Dompet Dhuafa Menyapa Masyarakat Muslim di Pelosok Samosir, Bawa Bantuan dan Kebaikan

Dompet Dhuafa Menyapa Masyarakat Muslim di Pelosok Samosir, Bawa Bantuan dan Kebaikan

News | Rabu, 26 November 2025 | 09:36 WIB

Melalui Jalur Yordania,  Dompet Dhuafa Kirim Bantuan 5 Truk Bahan Pangan Pokok ke Gaza Palestina

Melalui Jalur Yordania, Dompet Dhuafa Kirim Bantuan 5 Truk Bahan Pangan Pokok ke Gaza Palestina

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 11:10 WIB

Terkini

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:07 WIB

Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35

Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?

Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards

Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi

Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi

Lampung | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:03 WIB

5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Baterai Tahan Lama sampai 10.000 mAh, Mulai Rp2 Jutaan

5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Baterai Tahan Lama sampai 10.000 mAh, Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:01 WIB

×