'Hukum Jangan Berdasar Pesanan!' Prabowo Diminta Turun Tangan Evaluasi dan Berish-bersih Kejagung

Muhamad Yasir

Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:29 WIB
'Hukum Jangan Berdasar Pesanan!' Prabowo Diminta Turun Tangan Evaluasi dan Berish-bersih Kejagung
Kolase foto Presiden Prabowo dan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah.
baca 10 detik
  • Massa Pemuda Antikorupsi menggelar aksi di Patung Kuda, Jakarta, pada Jumat (10/7/2026) mendesak reformasi internal Kejaksaan Agung.
  • Pendemo menuntut Presiden Prabowo segera mencopot Jampidsus Febrie Adriansyah terkait dugaan keterlibatan dalam berbagai tindak pidana korupsi.
  • Penyidik kepolisian telah menyita aset bernilai fantastis dari rumah pribadi Febrie Adriansyah di Sentul dalam proses penyidikan.

Suara.com - Sejumlah massa mengatasnamakan Pemuda Antikorupsi mendesak Kejaksaan Agung melakukan bersih-bersih internal dan memastikan penegakan hukum berjalan tanpa intervensi maupun "pesanan".

Dalam aksi demonstrasi di Patung Kuda, Jakarta Pusat dan Kantor Kejaksaan Agung, jakarta Selatan pada, Jumat (10/7/2026), massa juga meminta Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dicopot dari jabatannya setelah namanya terseret dalam penyidikan dugaan korupsi yang ditangani Kortastipidkor Polri.

Koordinator aksi, Faldo, menilai Kejaksaan yang selama ini menjadi ujung tombak pemberantasan korupsi justru tengah menghadapi krisis kepercayaan akibat dugaan keterlibatan pejabat internalnya dalam perkara korupsi.

"Katakan saja kasus Jampidsus Febrie Adriansyah yang diduga menimbun harta hasil TPPU berupa pecahan uang dollar, rupiah dan batangan emas," ujarnya.

Menurut Faldo, kondisi tersebut harus menjadi momentum bagi Kejaksaan Agung untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus membersihkan institusi dari praktik penyalahgunaan wewenang maupun dugaan kriminalisasi.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap Korps Adhyaksa.

Faldo juga menegaskan penegakan hukum harus dijalankan secara adil dan independen, bukan didasarkan pada kepentingan pihak tertentu.

"Penegakan hukum harus berlandaskan keadilan, bukan pesanan. Copot dan periksa Febrie Adriansyah di kasus dugaan korupsi yang menyeretnya," katanya.

Ia menambahkan tidak boleh ada perlakuan istimewa bagi pejabat negara yang diduga terlibat tindak pidana korupsi. Karena itu, Presiden Prabowo Subianto diminta turun tangan agar proses penegakan hukum berjalan transparan.

baca juga

"Evaluasi total institusi Kejaksaan Agung dan meminta Presiden RI untuk segera memberhentikan Jampidsus Febrie Adriansyah," pintanya.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Penggeledahan Rumah Jampidsus

Desakan tersebut muncul di tengah penyidikan gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Dalam perkara itu, Febrie Adriansyah telah mengakui rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, yang digeledah penyidik merupakan miliknya.

Meski demikian, Febrie belum menjelaskan kepemilikan 74 kilogram emas dan uang tunai bernilai ratusan miliar rupiah yang disita dari rumah tersebut.

Ia hanya menyatakan seluruh aset yang ditemukan memiliki pemilik dan berkaitan dengan sejumlah aktivitas yang dapat dipertanggungjawabkan melalui mekanisme hukum.

Penggeledahan rumah di Sentul merupakan bagian dari pengembangan penyidikan yang kini telah meluas ke 13 lokasi. Dalam operasi itu, penyidik juga menyita bingkai berisi foto keluarga yang diduga berkaitan dengan Febrie, meski identitas orang dalam foto tersebut masih didalami.

Kasus yang diusut mencakup dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN, perkara PT Asabri periode 2020–2025, serta penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

Selain rumah di Sentul, penyidik sebelumnya juga menggeledah sejumlah lokasi di Jakarta, termasuk sebuah kafe dan money changer di kawasan Cipete, dengan total sitaan uang tunai sekitar Rp67,2 miliar.

Hingga kini, penyidik masih menelusuri keterkaitan seluruh barang bukti yang telah diamankan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap 47 Nama Terlibat Korupsi MBG, Ada Politisi Besar Terseret?

Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap 47 Nama Terlibat Korupsi MBG, Ada Politisi Besar Terseret?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:54 WIB

Geger Penggeledahan Polisi, Jampidsus Tegaskan Kejagung Fokus Bongkar Korupsi Tambang Hingga MBG

Geger Penggeledahan Polisi, Jampidsus Tegaskan Kejagung Fokus Bongkar Korupsi Tambang Hingga MBG

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:10 WIB

Akui Rumah Sentul Miliknya, Jampidsus Febrie Masih Rahasiakan Sosok Pemilik 74 Kg Emas

Akui Rumah Sentul Miliknya, Jampidsus Febrie Masih Rahasiakan Sosok Pemilik 74 Kg Emas

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:44 WIB

Terkini

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Kenapa Orang Superkaya Raup Untung Berkali-kali Lipat dari Krisis Iklim?

Kenapa Orang Superkaya Raup Untung Berkali-kali Lipat dari Krisis Iklim?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Cegah Kulit Kering, 4 Masker Hidrogel Korea untuk Wajah Lembap dan Sehat

Cegah Kulit Kering, 4 Masker Hidrogel Korea untuk Wajah Lembap dan Sehat

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Bos CFX: Ekosistem Kripto RI Lebih Aman dan Nyaman Dibanding Negara Lain

Bos CFX: Ekosistem Kripto RI Lebih Aman dan Nyaman Dibanding Negara Lain

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Dimeriahkan Dewa 19 hingga Jamrud, Remember Fest 2026 Satukan Film, Musik, dan Budaya Pop

Dimeriahkan Dewa 19 hingga Jamrud, Remember Fest 2026 Satukan Film, Musik, dan Budaya Pop

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi

Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Bikin Jera Penipu Investasi Bodong, DPR Perjuangkan Skema Pembagian Aset Pro-Rata untuk Korban

Bikin Jera Penipu Investasi Bodong, DPR Perjuangkan Skema Pembagian Aset Pro-Rata untuk Korban

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:51 WIB

×