Serangan Terbaru AS ke Iran Bikin 260 Orang Terluka, 2 Tewas

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 15 Juli 2026 | 14:37 WIB
Serangan Terbaru AS ke Iran Bikin 260 Orang Terluka, 2 Tewas
Iran menggempur 18 pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain menggunakan armada drone. (Anadolu)
baca 10 detik
  • Serangan militer lima hari berturut-turut oleh Amerika Serikat di Iran melukai 260 warga.

  • Dua orang dipastikan tewas dan tiga anak-anak di bawah umur mengalami luka berat.

  • Otoritas Pelabuhan Bushehr mengaktifkan status siaga penuh menyusul kehancuran di empat lokasi strategis.

Suara.com - Gempuran militer Amerika Serikat yang menyasar berbagai wilayah Iran kini telah memicu lonjakan korban luka hingga melampaui 260 orang. Aksi saling serang yang kian memanas ini dilaporkan telah memasuki hari kelima berturut-turut.

Hantaman proyektil tersebut tidak hanya menimbulkan kekacauan, tetapi juga merenggut sedikitnya 2 nyawa warga setempat. Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, mengonfirmasi bahwa sebagian besar korban luka kini telah mendapatkan penanganan medis.

Pihak otoritas kesehatan menyatakan sebanyak 222 orang yang terluka sudah diperbolehkan pulang dari fasilitas medis. Namun, ancaman terhadap keselamatan warga sipil masih membayang seiring meluasnya zona target operasi militer.

IRGC Iran merespon serangan AS dengan menyerang titik strategis AS di Timur Tengah [Ist]
IRGC Iran merespon serangan AS dengan menyerang titik strategis AS di Timur Tengah [Ist]

Kermanpour menjabarkan melalui akun X miliknya bahwa 3 di antara korban yang terluka merupakan anak-anak di bawah umur 18 tahun. Serangan udara ini berjalan simultan dengan pengetatan blokade laut yang diterapkan pasukan AS pada pelabuhan-pelabuhan strategis.

Puluhan titik vital yang dituding sebagai fasilitas pertahanan menjadi target utama dari hujan peluru kendali tersebut. Langkah sepihak AS mengisolasi jalur maritim memperparah eskalasi konflik di kawasan Teluk.

Pada koridor pertempuran wilayah barat, kota pelabuhan Bushehr menjadi salah satu titik yang dihujani proyektil militer. Gubernur Bushehr, Mohammad Mozafari, memaparkan bahwa serangan subuh di wilayahnya beruntung tidak sampai memakan korban jiwa.

Kantor berita resmi IRNA melaporkan terdapat 4 lokasi strategis di kota maritim tersebut yang hancur akibat gempuran. Kendati infrastruktur terdampak berat, otoritas setempat memastikan situasi keamanan kota masih dapat dikendalikan.

Mozafari menegaskan kesiapan jajarannya menghadapi potensi serangan susulan dari militer asing yang masih mengancam kedaulatan mereka.

“Lembaga penyelamat saat ini bersiaga, dan ketenangan menyelimuti kota,” ungkap sang gubernur kepada agen berita tersebut.

baca juga

Kesiapsiagaan penuh dari tim darurat diterjunkan demi memitigasi dampak kerusakan yang lebih masif di sektor pesisir. Penjagaan diperketat di sekitar pelabuhan guna mengantisipasi pergerakan armada laut lawan.

Eskalasi pertempuran ini bermula dari keputusan Amerika Serikat untuk meluncurkan operasi ofensif udara ke puluhan target dalam wilayah kedaulatan Iran. Blokade maritim yang diterapkan di pelabuhan memperuncing ketegangan bilateral kedua negara yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza

Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:11 WIB

Amerika Serikat Incar Pusat Nuklir Iran di Gunung Pickaxe, Mau Dihancurkan

Amerika Serikat Incar Pusat Nuklir Iran di Gunung Pickaxe, Mau Dihancurkan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:27 WIB

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:01 WIB

Terkini

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama

Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai

Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:15 WIB

×