Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:01 WIB
Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran
Jet tempur Amerika Serikat (Anadolu)
baca 10 detik
  • Militer Amerika Serikat membombardir puluhan instalasi rudal dan drone di pesisir pantai Iran.

  • Presiden Donald Trump menegaskan pembatalan kesepakatan dan menolak negosiasi damai dengan Iran.

  • Konflik bersenjata ini dipicu oleh penutupan Selat Hormuz dan ancaman blokade pelabuhan.

Suara.com - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) meluncurkan operasi udara berskala besar untuk melumpuhkan infrastruktur militer Iran di sekitar Selat Hormuz. Langkah agresif ini memicu eskalasi ketegangan baru di jalur perdagangan maritim paling strategis dunia tersebut.

Operasi pemungkas yang berlangsung pada Selasa malam (14/7) waktu setempat sengaja menyasar titik pertahanan pantai regional. Washington mengklaim aksi ini merupakan respons darurat atas pemblokiran jalur pelayaran sipil oleh Teheran.

Penghancuran aset tempur ini sekaligus menutup pintu diplomasi perdamaian antara kedua negara. Ambisi perundingan bilateral kini runtuh akibat konfrontasi bersenjata yang terus meluas.

Rudal Iran (Tasnimnews)
Rudal Iran (Tasnimnews)

"Komando Pusat AS (CENTCOM) telah merampungkan putaran serangan tambahan terhadap Iran pada pukul 10 malam Waktu Timur, 14 Juli, yang menghantam puluhan target militer di dekat Selat Hormuz dan daerah pesisir Iran," demikian menurut pernyataan CENTCOM, Selasa malam atau Rabu pagi WIB.

Gempuran masif tersebut berlangsung secara konstan selama 7 jam penuh tanpa henti.

Militer Amerika Serikat mengerahkan kombinasi jet tempur, pesawat tanpa awak (drone), serta kapal perang angkatan laut. Seluruh armada tempur tersebut melepaskan amunisi berpandu presisi tinggi ke jantung pertahanan musuh.

Target utama dari serangan udara ini adalah instalasi peluncuran rudal dan hanggar drone milik Iran. Penyerangan juga menyasar armada laut defensif yang mengontrol kawasan perairan pesisir.

Pentagon menegaskan bahwa operasi ini bertujuan memotong kemampuan taktis Teheran dalam mengintimidasi kapal dagang. Keselamatan awak kapal sipil menjadi alasan utama di balik agresi tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka menyatakan keengganannya untuk berdialog dengan pemerintah Iran saat ini.

baca juga

"Untuk saat ini saya tidak ingin berunding. Saya tegaskan, kami tidak bernegosiasi. 3 hari yang lalu, kami memiliki kesepakatan," kata Trump pada Selasa (14/7).

Ketegangan bersenjata di kawasan Timur Tengah ini sebenarnya telah meletus sejak tanggal 8 Juli 2026. CENTCOM berdalih rangkaian serangan udara tersebut merupakan balasan atas gangguan Iran terhadap kapal komersial.

Respons cepat langsung ditunjukkan oleh pasukan elit Iran melalui serangan balasan tak kalah sengit. Mereka menembaki sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di beberapa negara Timur Tengah.

Situasi semakin memburuk ketika Teheran resmi memblokir total akses pelayaran di Selat Hormuz pada hari Minggu. Penutupan jalur maritim global ini dipicu oleh kejengkelan Iran atas campur tangan luar negeri.

Pada 13 Juli 2026, Trump memproklamasikan bahwa Amerika Serikat akan bertindak sebagai pengawal tunggal Selat Hormuz. Gedung Putih juga mengancam bakal menerapkan kembali blokade ketat terhadap seluruh pelabuhan aktif milik Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:09 WIB

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:59 WIB

Terkini

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai

Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Tepis Isu Paket Titipan Istana! Gus Ipul Jamin Pemilihan Ketum PBNU Tanpa Intervensi Prabowo

Tepis Isu Paket Titipan Istana! Gus Ipul Jamin Pemilihan Ketum PBNU Tanpa Intervensi Prabowo

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Fokus Atasi Kebutuhan Dasar

Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Fokus Atasi Kebutuhan Dasar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Gus Kikin Nahkodai PBNU, Membaca Arah NU di Tengah Tantangan Politik dan Global

Gus Kikin Nahkodai PBNU, Membaca Arah NU di Tengah Tantangan Politik dan Global

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Danantara Housing Expo Bukukan Proyek Senilai Rp2 Triliun hanya dalam 4 Hari

Danantara Housing Expo Bukukan Proyek Senilai Rp2 Triliun hanya dalam 4 Hari

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Publik Tak Puas Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Era Prabowo

Publik Tak Puas Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Era Prabowo

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:59 WIB

×