ITS Uji Coba Traktor Perahu Listrik, Jawab Tantangan Bertani di Lahan Gambut

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 16 Juli 2026 | 11:01 WIB
ITS Uji Coba Traktor Perahu Listrik, Jawab Tantangan Bertani di Lahan Gambut
Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Suara.com - Lahan gambut menjadi tantangan tersendiri bagi sektor pertanian di Indonesia. Struktur tanah yang lunak dan jenuh air membuat traktor konvensional kerap sulit beroperasi secara optimal, bahkan berisiko terjebak atau tenggelam.

Untuk menjawab tantangan tersebut, tim peneliti dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan traktor perahu listrik yang dirancang khusus untuk digunakan di lahan gambut dan lahan basah.

Rektor ITS, Bambang Pramujati, mengatakan inovasi tersebut telah menarik perhatian Kementerian Pertanian karena menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan alat pertanian yang selama ini digunakan.

"Berbeda dengan traktor pada umumnya, kendaraan ini didesain menyerupai bentuk kapal sehingga dapat bergerak di atas lahan basah tanpa mudah tenggelam," kata Bambang saat uji coba alat tersebut di kawasan lahan gambut ITS, Selasa (14/7).

Menggabungkan mekanisasi dan elektrifikasi

Ketua tim penelitian, Bambang Sudarmanta, menjelaskan traktor ini memadukan prinsip flotasi, mekanisasi pertanian, dan sistem penggerak listrik.

Menurutnya, penggunaan motor listrik tidak hanya mengurangi emisi, tetapi juga berpotensi menekan biaya operasional dibandingkan traktor berbahan bakar solar atau bensin.

"Sistem ini dirancang untuk meminimalkan degradasi struktur tanah sekaligus mendukung praktik pertanian yang lebih rendah emisi," ujarnya.

Dari sisi teknis, traktor menggunakan motor listrik berdaya 10 kilowatt (kW). Pengemudi dapat memantau kondisi baterai, suhu, hingga tegangan melalui layar elektronik yang terpasang pada kendaraan.

baca juga

ITS merancang motor tersebut agar menghasilkan torsi tinggi sejak awal dioperasikan. Karakteristik ini dinilai penting karena membajak lahan membutuhkan tenaga besar pada putaran rendah.

"Keunggulannya adalah respons torsinya instan ketika tuas gas diaktifkan sehingga tenaga penuh dapat langsung digunakan untuk menggemburkan tanah," kata Bambang Sudarmanta.

Dengan baterai berkapasitas 140 ampere-hour (Ah), traktor dapat digunakan selama sekitar tiga hingga empat jam dalam sekali pengisian penuh.

Berdasarkan hasil uji coba awal, tim peneliti memperkirakan alat tersebut mampu mengolah lahan hingga sekitar satu hektare dalam satu kali penggunaan.

Masih dalam tahap penyempurnaan

Meski menunjukkan hasil yang menjanjikan, pengembangan traktor ini belum selesai. Dalam uji coba, tim masih menemukan sejumlah kendala teknis, salah satunya suhu komponen yang meningkat ketika alat digunakan dalam waktu lama.

Untuk mengatasinya, peneliti menambahkan sistem pendingin sebagai bagian dari pengembangan berikutnya agar performa traktor tetap stabil saat beroperasi di lapangan.

Ke depan, ITS berharap inovasi ini dapat menjadi salah satu pilihan teknologi bagi petani yang mengelola lahan gambut, sekaligus mendukung upaya meningkatkan produktivitas pertanian dengan emisi yang lebih rendah.

Menurut ITS, pengembangan teknologi tersebut juga sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada aspek ketahanan pangan, energi bersih, serta inovasi industri dan infrastruktur.

Penulis: Chairunisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:38 WIB

Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas Jadi 25 Hektare, Api Masih Menyala

Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas Jadi 25 Hektare, Api Masih Menyala

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:04 WIB

Petugas Berjibaku Jinakkan Karhutla di Lahan Gambut Aceh Barat

Petugas Berjibaku Jinakkan Karhutla di Lahan Gambut Aceh Barat

Foto | Senin, 01 Juni 2026 | 19:09 WIB

Terkini

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:00 WIB

Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan

Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:00 WIB

Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang

Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang

Sumbar | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:59 WIB

6 Sepatu Converse Warna Putih yang Diskon Besar di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan

6 Sepatu Converse Warna Putih yang Diskon Besar di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:51 WIB

Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan

Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan

Lampung | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:48 WIB

Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?

Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:47 WIB

Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas

Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:45 WIB

Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang

Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:44 WIB

Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas

Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:40 WIB

Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026

Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:40 WIB

×