Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 13 Juli 2026 | 11:38 WIB
Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?
Institue Teknologi Sepuluh November (ITS)

Suara.com - Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar nasional. Di satu sisi, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) terus meningkat, sementara di sisi lain pasokan minyak bumi domestik terus menurun sehingga ketergantungan terhadap impor masih tinggi.

Di tengah situasi tersebut, peneliti dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan alternatif bahan bakar berbasis minyak kelapa sawit yang diklaim memiliki emisi lebih rendah. Inovasi tersebut berupa biogasoline atau bensin sawit (benwit) yang diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan energi terbarukan di masa depan.

Dosen Departemen Teknik Material dan Metalurgi ITS, Prof. Dr. Eng. Hosta Ardhyananta, mengatakan riset yang dikembangkannya berfokus pada bagaimana mengubah minyak mentah kelapa sawit menjadi bahan bakar yang dapat digunakan pada mesin berbahan bakar bensin.

"Fokus inovasi kami adalah bagaimana mengonversi minyak mentah kelapa sawit yang padat menjadi produk biogasoline yang siap digunakan," kata Hosta.

Bagaimana bensin sawit dibuat?

Tim ITS menggunakan metode catalytic cracking, yakni teknik memecah molekul minyak sawit menjadi hidrokarbon yang memiliki karakteristik mendekati bensin.

Pada tahap awal, penelitian menggunakan katalis berbasis alumina (γ-AlO) yang mampu menghasilkan sekitar 60 persen biogasoline. Namun proses tersebut masih membutuhkan suhu tinggi, sekitar 420 derajat Celsius.

Untuk meningkatkan efisiensi, peneliti kemudian mengembangkan katalis bimetalik berbasis nikel oksida (NiO) dan tembaga oksida (CuO). Kombinasi kedua material tersebut mampu menurunkan suhu operasi menjadi sekitar 380 derajat Celsius sekaligus meningkatkan hasil produksi biogasoline hingga sekitar 83 persen.

Selain menghasilkan bahan bakar utama, proses tersebut juga memanfaatkan produk sampingan. Gas yang dihasilkan dapat digunakan kembali sebagai bahan bakar pemanas reaktor, sedangkan residu cairnya dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif.

baca juga

"Karena karakteristiknya menyerupai oli atau minyak jelantah, residu cair itu bisa dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar kompor," ujar Hosta.

Masih tahap pengembangan

Menurut Hosta, pengembangan biogasoline tidak hanya mempertimbangkan efisiensi produksi, tetapi juga dampak lingkungannya. Tim peneliti menggunakan pendekatan life cycle assessment (LCA) untuk menilai jejak lingkungan selama proses produksi.

Hasil awal menunjukkan proses tersebut memiliki emisi yang relatif rendah dibandingkan bahan bakar fosil dan sejalan dengan upaya pengembangan energi terbarukan.

Biogasoline sawit juga telah diuji coba pada sejumlah mesin pertanian. Hosta menilai bahan bakar tersebut berpotensi menjadi alternatif bagi petani yang selama ini bergantung pada bensin berbasis minyak bumi dengan harga yang berfluktuasi.

Belum menjadi solusi tunggal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

BBM B50 Resmi Mengaspal, Target Stop Impor Solar Makin Dekat

BBM B50 Resmi Mengaspal, Target Stop Impor Solar Makin Dekat

Foto | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:30 WIB

5 Mobil Listrik Murah 150 Jutaan dari Atto 1 hingga Ioniq, Simak Saran Pakar

5 Mobil Listrik Murah 150 Jutaan dari Atto 1 hingga Ioniq, Simak Saran Pakar

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05 WIB

Terkini

Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:35 WIB

Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan

Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:21 WIB

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:04 WIB

Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum

Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:00 WIB

Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:50 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:47 WIB

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:37 WIB

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:05 WIB

×