Prediksi Buruk Minyak Dunia Beberapa Minggu ke Depan, Menurut IEA

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:57 WIB
Prediksi Buruk Minyak Dunia Beberapa Minggu ke Depan, Menurut IEA
Harga minyak dunia terus naik akibat krisis di Teluk. Amerika Serikat mendesak negara-negara sekutunya dan China untuk mengerahkan kapal perang untuk membuka Selat Hormuz. [Suara.com/Iqbal]
baca 10 detik

IEA memperingatkan risiko fatal terhadap keamanan energi global akibat penutupan Selat Hormuz.

Blokade sejak 28 Februari menghentikan seperlima pasokan energi dunia yang melintasi selat.

Negara berkembang di Asia seperti Pakistan dan India menderita dampak ekonomi terparah.

Suara.com - Dunia kini menghadapi ancaman kelangkaan energi yang serius akibat tersumbatnya pengiriman pasokan minyak dunia melewati Jalur Selat Hormuz.

Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) menegaskan situasi ini menuntut pemulihan lalu lintas logistik secara cepat demi menjaga stabilitas pasar global.

"Keamanan minyak masih menjadi isu kritis," cetus Fatih Birol dalam acara Council on Foreign Relations.

Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

"Kita harus khawatir, dan saya khawatir, jika situasi tidak membaik dalam beberapa minggu ke depan," tambah Birol menegaskan kecemasannya.

Jalur sempit yang memisahkan Iran dan Oman ini biasanya menampung seperlima dari total distribusi energi dunia. Namun roda perdagangan di kawasan tersebut lumpuh total sejak pertempuran pecah pada 28 Februari lalu.

Tersendatnya pasokan bahan bakar berimbas buruk pada perekonomian lintas benua secara tidak proporsional. Birol menyoroti bahwa ketimpangan dampak ini sangat merugikan wilayah tertentu yang memiliki ketergantungan tinggi.

"Ini terutama Asia, karena Asia memperoleh 80 hingga 90 persen energi ini dari Selat Hormuz," urai Birol mengenai basis data distribusi.

Negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan ikut merasakan tekanan ekonomi yang berat. Meski demikian, hantaman paling telak justru dirasakan oleh negara-negara yang sedang berkembang.

Birol memaparkan bahwa Pakistan, Bangladesh, dan India menjadi korban yang menderita kerugian paling parah.

baca juga

Selat Hormuz merupakan urat nadi logistik minyak mentah paling vital di dunia yang menghubungkan produsen Timur Tengah dengan pasar global. Blokade total yang terjadi selama beberapa bulan terakhir dipicu oleh eskalasi konflik bersenjata di wilayah sekitarnya.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda ketegangan mereda sehingga memicu kekhawatiran kelangkaan energi yang berkepanjangan. Jika jalur ini tidak segera dibuka, inflasi dan krisis energi di berbagai negara berkembang diprediksi akan semakin memburuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik AS - Iran Meluas, Harga Minyak Brent Merangkak Naik ke 85,28 Dolar AS

Konflik AS - Iran Meluas, Harga Minyak Brent Merangkak Naik ke 85,28 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:26 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok

Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:19 WIB

Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran

Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:06 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×