38 Orang Tewas di Timur Tengah Sejak Gencatan Senjata AS - Iran, Tapi Sekarang Perang Lagi

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:54 WIB
38 Orang Tewas di Timur Tengah Sejak Gencatan Senjata AS - Iran, Tapi Sekarang Perang Lagi
Serangan AS ke Pulau Kharg kini berisiko 'membunuh diri'. Pakar mengungkapkan strategi baru Iran yang bisa menghancurkan ekonomi dan militer Washington lewat serangan balasan. [Dok. X/@DropSiteNews]
baca 10 detik
  • Sebanyak 38 warga Iran tewas dan 400 terluka akibat kegagalan total gencatan senjata Swiss.

  • Jalur pelayaran internasional Selat Hormuz resmi ditutup total bagi seluruh lalu lintas maritim.

  • Pasukan IRGC Iran membalas dengan menghancurkan radar, gudang senjata, dan pusat komando AS.

Suara.com - Hujan tembakan militer Amerika Serikat pasca-pertemuan Swiss memicu runtuhnya kesepakatan gencatan senjata dengan Iran.

Insiden berdarah ini menewaskan sedikitnya 38 orang dan melukai lebih dari 400 korban lainnya.

Runtuhnya komitmen damai tersebut terjadi hanya berselang 1 pekan setelah kedua belah pihak menyepakati negosiasi 60 hari.

Amerika Serikat dan Israel ke Iran, Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat, membombardir Iran. Serangan itu turut menyasar satu sekolah khusus perempuan di Minab, Provinsi Hormozgan, yang menewaskan 40 orang, dan 36 di antaranya adalah siswi.
Amerika Serikat dan Israel ke Iran, Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat, membombardir Iran. Serangan itu turut menyasar satu sekolah khusus perempuan di Minab, Provinsi Hormozgan, yang menewaskan 40 orang, dan 36 di antaranya adalah siswi.

Dikutip dari Al Jazeera, krisis regional kini semakin meruncing seiring penutupan total jalur maritim internasional di Selat Hormuz.

Aksi saling balas jet tempur dan artileri berat terus membara di berbagai titik strategis Timur Tengah.

Angkatan bersenjata Iran mengklaim telah menggempur helikopter serta pesawat pengintai milik militer Amerika Serikat.

Serangan agresif ini menyasar pangkalan udara Sakhir yang berlokasi di wilayah kedaulatan Bahrain.

Di sisi lain, sekutu regional mulai merasakan dampak buruk langsung dari eskalasi bersenjata ini.

Kementerian Dalam Negeri Qatar melaporkan seorang anak terluka akibat terkena serpihan peluru pecahan rudal.

baca juga

Cedera tersebut terjadi saat pasukan pertahanan udara Qatar mencegat beberapa serangan udara dari Iran.

Militer Iran melancarkan serangan drone yang menghantam pusat logistik dan pangkalan penempatan pasukan Amerika Serikat.

Operasi tersebut dikabarkan berhasil membidik infrastruktur pertahanan sekutu di wilayah kedaulatan Kuwait.

Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi penghancuran radar sistem pertahanan udara Amerika Serikat.

Mereka juga mengklaim menghancurkan depot senjata utama serta 2 peluncur rudal taktis permukaan-ke-permukaan HIMARS.

Langkah ofensif ini menandai perluasan front pertempuran secara masif ke wilayah-wilayah negara tetangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Tewas dan Anak 1 Tahun Luka Parah Dibom Rudal Amerika di Tappeh Allah Akbar Iran

Ibu Tewas dan Anak 1 Tahun Luka Parah Dibom Rudal Amerika di Tappeh Allah Akbar Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:30 WIB

Rudal Iran Mengamuk Hancurkan Gudang Senjata dan Sistem Radar Amerika Serikat di Kuwait

Rudal Iran Mengamuk Hancurkan Gudang Senjata dan Sistem Radar Amerika Serikat di Kuwait

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:05 WIB

Balasan Rudal Iran Menyasar Pusat Komando Pasukan Khusus Amerika Serikat di Suriah

Balasan Rudal Iran Menyasar Pusat Komando Pasukan Khusus Amerika Serikat di Suriah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:54 WIB

Terkini

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

×