Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota

Muhamad Yasir

Minggu, 19 Juli 2026 | 07:46 WIB
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
Ilustrasi: Sejumlah pengendara menerobos hujan di Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA FOTO/Arnas Padda.
baca 10 detik
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat dan kilat di berbagai wilayah Indonesia pada Minggu, 19 Juli 2026.
  • Dinamika atmosfer berupa konvergensi angin memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
  • Masyarakat diimbau waspada terhadap dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, serta gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem tersebut.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah kota besar di Indonesia pada Minggu (19/7/2026).

Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan lebat yang disertai kilat atau petir, terutama di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Prakirawan BMKG Vita mengatakan, potensi hujan disertai petir diperkirakan terjadi di Pekanbaru dan Tanjung Selor. Warga sekitar diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem.

"Untuk bagian barat Indonesia, perlu diwaspadai adanya terdapat potensi hujan petir di wilayah Pekanbaru dan Tanjung Selor," ungkap Vita.

Selain itu, BMKG juga mengingatkan masyarakat di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan agar waspada terhadap hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Menurut BMKG, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer berupa terbentuknya daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi yang memanjang dari Aceh, Riau, Jambi, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, hingga Sulawesi dan Papua.

"Kondisi atmosfer tersebut secara signifikan mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi," katanya.

Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang mengguyur sejumlah kota lain di wilayah barat Indonesia, seperti Medan, Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, dan Pontianak.

Untuk kawasan timur Indonesia, BMKG memprakirakan cuaca ekstrem mulai mereda. Wilayah Makassar, Denpasar, Mataram, Kupang, hingga Jayapura diperkirakan hanya mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan tebal.

baca juga

Meski demikian, hujan ringan masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah, antara lain Palu, Mamuju, Kendari, Sorong, Manokwari, dan Merauke.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hujan lebat, seperti genangan, banjir, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas akibat petir. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga

KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:55 WIB

300 Kendaraan Dinas Pemprov Papua Senilai Rp34 Miliar Hilang, KPK Turun Tangan

300 Kendaraan Dinas Pemprov Papua Senilai Rp34 Miliar Hilang, KPK Turun Tangan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:20 WIB

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:22 WIB

Terkini

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

×