Posisi Duduk Gibran Bergeser di Sidang Kabinet, Sinyal Hubungan Tak Lagi Satu Irama dengan Prabowo?

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 21 Juli 2026 | 16:32 WIB
Posisi Duduk Gibran Bergeser di Sidang Kabinet, Sinyal Hubungan Tak Lagi Satu Irama dengan Prabowo?
Pemandangan berbeda terlihat dari Sidang Kabinet Paripurna, Senin 20 Juli 2026. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak lagi duduk sejajar dengan Presiden Prabowo Subianto, seperti sidang-sidang sebelumnya. (Ist)
baca 10 detik
  • Perubahan posisi duduk Wapres Gibran dalam Sidang Kabinet Paripurna menjadi simbol kerenggangan hubungan dengan Prabowo.
  • Pengamat politik menilai Prabowo dan Gibran tidak lagi menunjukkan sinergi dalam menjalankan agenda pemerintahan strategis.
  • Perbedaan orientasi politik antara Prabowo dengan Jokowi turut mempertegas jarak hubungan antara presiden dan wakil presiden saat ini.

Suara.com - Pergeseran posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Sidang Kabinet Paripurna memicu spekulasi mengenai relasinya dengan Presiden Prabowo Subianto.

Jika sebelumnya kursi wakil presiden berada tepat di samping presiden, kini posisi duduk Gibran terlihat sejajar dengan para menteri kabinet.

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Zuly Qodir, menilai perubahan simbolik tersebut tidak bisa dilepaskan dari dinamika hubungan politik antara Prabowo dan Gibran selama hampir dua tahun terakhir masa pemerintahan berjalan.

Menurutnya, sejumlah indikator menunjukkan keduanya tidak lagi tampil sebagai pasangan yang bergerak dalam satu irama.

"Pertama, bahwa Gibran sama Prabowo setelah dilantik dalam waktu perjalanannya satu tahun ini tampaknya memang tidak satu gelombang di dalam soal mengurus negara ini," kata Zuly kepada Suara.com, Selasa (21/7/2026).

Hal itu bukan tanpa alasan, ia bilang selama ini banyak persoalan strategis yang lebih sering ditangani langsung oleh Presiden Prabowo tanpa keterlibatan yang terlihat dari wakil presiden.

Disampaikan Zuly, sinyal perbedaan arah politik juga terlihat dari hubungan Prabowo dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang merupakan ayah Gibran.

Dalam beberapa isu strategis, Jokowi dan Prabowo tidak lagi menunjukkan posisi politik yang sama seperti saat Pilpres 2024.

"Lalu kemudian yang kedua, dalam beberapa bulan terakhir, yang dulu bapaknya itu bersama-sama dengan Prabowo ternyata di tengah jalan juga berbeda pilihan dan jalan politiknya," ucapnya.

baca juga

Ia mencontohkan respons Jokowi terhadap sejumlah kebijakan pemerintah seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai menunjukkan jarak dengan agenda pemerintahan saat ini.

Di saat yang sama, dukungan politik Jokowi terhadap PSI yang dipimpin putranya, Kaesang Pangarep, disebut mempertegas adanya perbedaan orientasi politik.

Selain itu, Zuly menyoroti sejumlah momen kenegaraan yang memperlihatkan Prabowo dan Gibran tidak selalu tampil berdampingan. Mulai dari upacara kenegaraan hingga sidang kabinet, keduanya beberapa kali terlihat duduk terpisah.

Pola tersebut semakin memperkuat kesan bahwa hubungan politik presiden dan wakil presiden tidak lagi berjalan dalam satu garis yang sama.

"Artinya memang bisa dikatakan ini ada indikasi antara presiden dan wakil presiden sudah tidak satu iring, satu jalan, gitu kan. Berjalan sendiri-sendiri," ucapnya.

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka duduk sejajar dengan menteri-menteri saat sidang paripurna kabinet pada Senin (20/7/2026). Gibran tak lagi berada di meja pimpinan mendampingi Prabowo.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka duduk sejajar dengan menteri-menteri saat sidang paripurna kabinet pada Senin (20/7/2026). Gibran tak lagi berada di meja pimpinan mendampingi Prabowo.

Apalagi dominasi pengambilan keputusan saat ini sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo. Sementara itu, peran Gibran dinilai tidak terlalu terlihat dalam berbagai isu strategis, mulai dari persoalan ekonomi hingga pemberantasan korupsi yang belakangan menjadi sorotan publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi

Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:32 WIB

Moody's Soroti Risiko Kebijakan RI, Subsidi Energi Hingga DSI Jadi Catatan Merah Prabowo

Moody's Soroti Risiko Kebijakan RI, Subsidi Energi Hingga DSI Jadi Catatan Merah Prabowo

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:21 WIB

Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet

Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:10 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Terkini

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×