Pandangan mengenai pemanfaatan luar angkasa sebagai sumber energi ternyata bukan hal baru. Sebelumnya pada tahun 1970-an, NASA pernah mengajukan pembangunan listrik tenaga surya di luar angkasa saat terjadi krisis minyak di Iran.
NASA juga pernah menganalisis terkait penyimpanan material nuklir di bulan dan pembuangan limbah berbahaya ke matahari. Namun, rencana-rencana tersebut tidak ada yang terwujud karena terkendala oleh kondisi politik, ekonomi, dan risiko lingkungan.
Beberapa pihak menganggap bahwa rencana pemindahan pusat data orbital ini lebih dicondongkan untuk menyokong nilai bisnis SpaceX dibanding untuk memenuhi kebutuhan komputasi global.
Demikian pula, para ilmuwan mempertegas bahwa dampak lingkungan dari pemindahan infrastruktur AI ke luar angkasa belum dimengerti sepenuhnya sehingga masih memerlukan kajian yang lebih mendalam dan komprehensif.
Penulis: Chairunisa