Operasi Nasr 2 ke-24 Iran, IRGC Berhasil Bom Tentara AS di Yordania

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 21 Juli 2026 | 17:34 WIB
Operasi Nasr 2 ke-24 Iran, IRGC Berhasil Bom Tentara AS di Yordania
Rudal Iran (Tasnimnews)
baca 10 detik
  • Serangan udara IRGC Iran di Rukban Yordania menewaskan sejumlah personel militer Amerika Serikat.

  • Donald Trump memerintahkan militer AS menyiapkan aksi balasan berlipat ganda terhadap pihak Iran.

  • Konflik memanas akibat pembatalan gencatan senjata setelah saling serang militer terjadi sejak Juli.

Suara.com - Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menggempur kawasan Rukban di Yordania dan menewaskan sejumlah tentara Angkatan Darat Amerika Serikat.

Aksi militer mendadak ini menjadi bukti nyata runtuhnya kesepakatan damai yang sebelumnya sempat dicapai kedua negara.

Langkah ofensif Tehran secara langsung menantang gertakan keras Washington yang mengancam balas dendam berlipat ganda jika ada prajuritnya yang gugur.

Divisi elite IRGC Iran menggelar latihan anti-helikopter skala besar di Teheran untuk meningkatkan kesiapsiagaan tempur dan pertahanan wilayah. [Tasnim News]
Divisi elite IRGC Iran menggelar latihan anti-helikopter skala besar di Teheran untuk meningkatkan kesiapsiagaan tempur dan pertahanan wilayah. [Tasnim News]

"Sebagai bagian dari fase ke-24 Operasi Nasr 2, pasukan udara IRGC telah menyerang area di mana tentara Angkatan Darat AS ditempatkan di kawasan Rukban di Yordania dan menewaskan beberapa di antara mereka," menurut pernyataan IRGC pada Selasa.

Penyerangan ini menandai babak baru eskalasi militer terbuka yang semakin sulit dibendung di kawasan Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah melontarkan peringatan tajam terkait keselamatan para prajuritnya di kawasan konflik.

"Iran akan menerima konsekuensi berkali-kali lipat untuk setiap tentara AS yang terbunuh," kata Trump.

Trump juga menegaskan bahwa pimpinan tertinggi Angkatan Bersenjata Amerika Serikat telah mengantongi instruksi khusus untuk merespons setiap potensi korban jiwa dari pihak AS.

Sikap keras Washington tersebut mengemuka setelah ketegangan di lapangan kembali membara dan mematikan jalur diplomasi.

baca juga

Suhu politik kedua negara sebenarnya sempat mereda lewat jalur negosiasi formal pada pertengahan tahun ini.

AS dan Iran sudah menandatangani sebuah memorandum perdamaian pada 18 Juni untuk menghentikan konflik yang pecah sejak 28 Februari lalu.

Sayangnya, kesepakatan di atas kertas tersebut runtuh saat militer AS kembali melancarkan serangan ke wilayah Iran pada 8 Juli.

Aksi pembukaan kembali api permusuhan itu dibalas tuntas oleh Iran lewat gempuran serentak ke berbagai markas militer AS di kawasan Teluk.

Eskalasi saling balik menyerang tersebut berujung pada keputusan tegas Washington untuk membatalkan seluruh komitmen damai.

Pada 9 Juli, Trump menegaskan bahwa gencatan senjata antara AS dan Iran tidak berlaku lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Titik Serangan AS ke Selat Hormuz, Hancurkan Fasilitas Sipil Iran Hingga Krisis Air

Titik Serangan AS ke Selat Hormuz, Hancurkan Fasilitas Sipil Iran Hingga Krisis Air

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:27 WIB

Rudal Jelajah Iran Hancurkan Infrastuktur Data Amazon di Bahrain

Rudal Jelajah Iran Hancurkan Infrastuktur Data Amazon di Bahrain

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:06 WIB

Amerika Keok Lagi, Drone Kamikaze Iran Hancurkan Pangkalan Ahmed Al-Jaber Kuwait

Amerika Keok Lagi, Drone Kamikaze Iran Hancurkan Pangkalan Ahmed Al-Jaber Kuwait

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:11 WIB

Terkini

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:38 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

×