Menteri PANRB: Renaksi PK 20272028 Harus Fokus pada Outcome dan Cegah Korupsi Berulang

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Selasa, 08 September 2026 | 17:48 WIB
Menteri PANRB: Renaksi PK 20272028 Harus Fokus pada Outcome dan Cegah Korupsi Berulang
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini saat menghadiri Pertemuan dengan Timnas PK dalam rangka Pembahasan Pelaporan dan Penguatan Pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) Semester III di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (7/9/2026). (Dok: KemenpanRB)

Suara.com - Tim Nasional Pencegahan Korupsi (Timnas PK) yang tergabung dalam Strategi Nasional Pencegahan korupsi (Stranas PK) menegaskan bahwa percepatan pembangunan harus berjalan seiring dengan penguatan integritas dan pengendalian. Pencegahan korupsi perlu melekat sejak perumusan kebijakan, pembangunan sistem dan data, proses transaksi, hingga pengawasan.

Saat ini Timnas PK resmi mulai merancang penyusunan Rencana Aksi (Renaksi) Pencegahan Korupsi Periode 2027–2028. Penyusunan ini dilakukan berdasarkan evaluasi mendalam terhadap 15 Aksi Pencegahan Korupsi periode 2025–2026.

"Renaksi 2027–2028 kini diarahkan pada prinsip _Speed with Integrity_. Prinsip ini menekankan pengendalian sejak dini, pergeseran orientasi dari sekadar hasil kerja (_output_) menjadi dampak nyata (_outcome_), serta upaya _prevent recurrence_ agar pola korupsi yang sama tidak kembali terulang di masa depan," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini saat menghadiri Pertemuan dengan Timnas PK dalam rangka Pembahasan Pelaporan dan Penguatan Pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) Semester III di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Menteri Rini menjelaskan, Renaksi 2027–2028 perlu diperkuat melalui kerangka logis (_logframe_) yang lebih tajam dan berbasis risiko. Menurutnya, setiap aksi harus memiliki hubungan yang jelas antara masalah yang dihadapi, intervensi yang dilakukan, perubahan perilaku aparatur, penurunan risiko korupsi, hingga manfaat langsung bagi masyarakat.

Menteri Rini juga menegaskan, Timnas PK memastikan akan tetap mempertahankan tiga fokus utama Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), yaitu perizinan dan tata niaga, keuangan negara, serta penegakan hukum dan reformasi birokrasi. Bagi Timnas PK, pencegahan korupsi bukan penghambat percepatan pembangunan. Sebaliknya, pengendalian yang dibangun sejak awal diperlukan agar program pemerintah dapat bergerak cepat tanpa kehilangan akuntabilitas.

Menteri Rini mengatakan Triwulan II Tahun 2026, capaian Aksi Pencegahan Korupsi mencapai 67,49%, meningkat dari 46,4% pada Triwulan IV 2025 dan 58,1% pada Triwulan I 2026. Menurutnya, capaian 67,49% patut diapresiasi karena telah menunjukkan langkah konkret berbagai aksi pencegahan korupsi.

"Namun demikian, capaian tersebut baru menunjukkan angka agregat dari berbagai milestone dan masih lebih banyak menggambarkan kemajuan tahapan pekerjaan, belum sepenuhnya menggambarkan hasil pencegahan korupsi," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menjelaskan keberhasilan Stranas PK tidak cukup diukur dari banyaknya target administratif yang diselesaikan. Maka dari itu, penyusunan Renaksi periode 2027-2028 harus menjadi momentum kuat untuk menghasilkan pelayanan yang lebih cepat, transaksi yang semakin dapat ditelusuri, kualitas belanja yang meningkat, aset negara yang lebih terlindungi, serta semakin sempitnya ruang terjadinya korupsi.

Setyo menekankan bahwa penguatan integritas di ranah birokrasi tidak akan optimal jika tidak dibarengi dengan penegakan sistem pengawasan internal pemerintah yang independen dan berani.

baca juga

Selain itu, lanjutnya, Timnas PK juga mendorong penguatan tata kelola pada dua program prioritas Presiden, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), agar pelaksanaannya semakin efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

"Penguatan tata kelola sejak awal diharapkan memastikan MBG dan KDKMP tidak hanya mencapai target pelaksanaan, tetapi juga menghasilkan manfaat yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan terjaga akuntabilitasnya," terangnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ASN Run 2026 Resmi Digelar, Menteri PANRB: Energi Positif untuk Hadir Melayani Masyarakat

ASN Run 2026 Resmi Digelar, Menteri PANRB: Energi Positif untuk Hadir Melayani Masyarakat

News | Minggu, 06 September 2026 | 13:50 WIB

Menteri Rini: Reformasi Birokrasi Harus Bergeser dari Prosedur ke Dampak Terukur

Menteri Rini: Reformasi Birokrasi Harus Bergeser dari Prosedur ke Dampak Terukur

News | Jum'at, 04 September 2026 | 10:54 WIB

Menteri PANRB: Trade Corporate University Jadi Mesin Pencetak ASN Perdagangan Unggul

Menteri PANRB: Trade Corporate University Jadi Mesin Pencetak ASN Perdagangan Unggul

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:59 WIB

Bukan Sekadar Pelatihan, Menteri PANRB Dorong Trade Corporate University Cetak ASN Unggul

Bukan Sekadar Pelatihan, Menteri PANRB Dorong Trade Corporate University Cetak ASN Unggul

News | Rabu, 02 September 2026 | 20:11 WIB

Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat, Kemensos Gandeng ICW

Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat, Kemensos Gandeng ICW

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:02 WIB

Resmikan 8 MPP Baru, Menteri Rini: Masyarakat Membutuhkan Layanan yang Mudah dan Terintegrasi

Resmikan 8 MPP Baru, Menteri Rini: Masyarakat Membutuhkan Layanan yang Mudah dan Terintegrasi

News | Senin, 15 Juni 2026 | 19:16 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×