Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

Muhamad Yasir, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:27 WIB
Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard
Satpam Halte Transjakarta Bundaran HI yang viral usai menegur pengendara Toyota Alphard yang menerobos lampu merah pada Rabu (22/7/2026) lalu dan viral di media sosial. (Ist)
baca 10 detik
  • Kuasa hukum satpam Fiktor Harefa menyatakan kliennya diintimidasi oleh penumpang Alphard di Pos Polisi Thamrin.
  • Fiktor dipaksa berbaring dan menggerakkan kaki seperti sepeda, diancam dipecat, serta mendapat kata-kata kasar selama mediasi.
  • Tekanan psikologis dan rasa takut kehilangan pekerjaan membuat Fiktor terpaksa bersujud serta menyalami penumpang Alphard tersebut.

Suara.com - Kuasa hukum satpam Fiktor Harefa, Wiradarma Harefa, mengungkap kliennya diduga mengalami intimidasi saat proses mediasi dengan penumpang mobil Toyota Alphard yang sebelumnya melanggar lampu merah penyeberangan orang di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Fiktor mengaku diancam akan dipecat dari pekerjaannya hingga dipaksa melakukan tindakan yang dianggap merendahkan.

Menurut Wiradarma, intimidasi itu terjadi di dalam Pos Polisi Thamrin saat proses mediasi berlangsung. Kliennya mengaku mendapat kata-kata kasar dan diminta melakukan push up.

“Di dalam pos itu dikata-katain, terus disuruh push up. Tapi kan dia tidak melakukan push up, karena dia bilang dari pagi dia belum makan,” kata Wira saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2026).

Karena tidak mampu melakukan push up, Fiktor kemudian diminta berbaring di lantai dan menggerakkan kedua kakinya seperti sedang mengayuh sepeda.

“Tapi dia disuruh untuk tiduran di lantai dan memperagakan gerakan seperti seolah-olah mau naik sepeda terbalik gitu lho, kakinya di atas,” ujarnya.

Wira juga menyebut salah seorang penumpang mobil mengaku sebagai anggota dan sempat menunjukkan kartu tanda anggota (KTA). Namun, kata dia, Fiktor tidak dapat memastikan identitas kartu tersebut karena hanya ditempelkan di dahinya.

“Ditempelin dekat jidatnya dia nggak bisa baca. Apakah itu kartu apa, dia nggak bisa memastikan apakah itu anggota atau tidak,” jelas Wira.

Tak berhenti di situ, Fiktor juga disebut diancam akan dilaporkan ke tempatnya bekerja agar diberhentikan sebagai petugas keamanan.

baca juga

Menurut Wira, kondisi tersebut membuat kliennya berada dalam tekanan hebat saat proses mediasi. Karena takut kehilangan pekerjaan, Fiktor akhirnya mengikuti keinginan pihak lawan hingga bersedia berdamai.

“Kalau yang kemarin dibilang itu damai karena dia di dalam posisi tertekan, akhirnya dia ya sudah karena dia ketakutan,” jelas Wira.

Ia menambahkan, rasa takut itulah yang membuat Fiktor sampai bersujud di hadapan para penumpang Alphard dan menyalami mereka.

"Akhirnya dia (Fiktor) sujud-sujud ke hadapan orang-orang itu, dan dia salamin sama orang-orang itu. Nah, itu yang dianggap bahwa itu udah damai. Padahal kan itu bukan damai yang sebenarnya, karena dia ketakutan aja itu,” bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung Bela Satpam Vicol, Minta Pengendara Alphard Arogan Disanksi Tegas

Pramono Anung Bela Satpam Vicol, Minta Pengendara Alphard Arogan Disanksi Tegas

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:38 WIB

Sempat Viral Sujud Minta Maaf, Pramono Bela Satpam yang Tegur Pengemudi Alphard: Dia yang Melanggar

Sempat Viral Sujud Minta Maaf, Pramono Bela Satpam yang Tegur Pengemudi Alphard: Dia yang Melanggar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:06 WIB

PWI Laporkan Hotman Paris, Polisi Mulai Dalami Dugaan Penghinaan Wartawan

PWI Laporkan Hotman Paris, Polisi Mulai Dalami Dugaan Penghinaan Wartawan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:05 WIB

Terkini

Azarine Gandeng Nailong Hadirkan Sun-Block di Blok M, Ada Sunscreen Gratis

Azarine Gandeng Nailong Hadirkan Sun-Block di Blok M, Ada Sunscreen Gratis

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 19:36 WIB

Kata-kata Berkelas Shin Tae-yong Usai Persija Pecundangi Persib Setelah Sekian Lama

Kata-kata Berkelas Shin Tae-yong Usai Persija Pecundangi Persib Setelah Sekian Lama

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 19:32 WIB

Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang

Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 19:30 WIB

Saksikan Persija vs Persib di GBK, Pramono: Sempat Deg-degan, Prediksi Skor Saya Tepat!

Saksikan Persija vs Persib di GBK, Pramono: Sempat Deg-degan, Prediksi Skor Saya Tepat!

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:16 WIB

Sindir Persija Usai Kalahkan Persib, Igor Tolic: Seperti Menang Final Liga Champions

Sindir Persija Usai Kalahkan Persib, Igor Tolic: Seperti Menang Final Liga Champions

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 19:11 WIB

GBK Bergemuruh! Jakmania Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Persija atas Persib

GBK Bergemuruh! Jakmania Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Persija atas Persib

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:06 WIB

Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron

Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 19:01 WIB

Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang

Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 19:00 WIB

Pabrik di Subang Beroperasi, BYD Batal Bangun Pabrik di Malaysia

Pabrik di Subang Beroperasi, BYD Batal Bangun Pabrik di Malaysia

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 18:58 WIB

Bukan Anggota Grib Jaya! Polisi Bongkar Profil 3 Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan

Bukan Anggota Grib Jaya! Polisi Bongkar Profil 3 Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 18:55 WIB

×