- Sebuah unggahan viral di Facebook pada Juli 2026 mengecoh publik dengan tautan pendaftaran palsu seleksi CPNS Kementerian Pertahanan.
- Laman palsu tersebut menggunakan modus phishing untuk mencuri data pribadi sensitif dan membajak akun Telegram korban.
- Biro Kepegawaian Kementerian Pertahanan menegaskan pendaftaran CPNS hanya melalui laman resmi SSCASN BKN.
Klarifikasi Tegas dari Biro Kepegawaian Kementerian Pertahanan
Merespons keresahan publik dan potensi bertambahnya jumlah korban akibat modus penipuan terstruktur tersebut, perwakilan pemerintah segera bergerak cepat untuk memotong rantai disinformasi.
Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan turun tangan langsung memberikan klarifikasi tegas untuk meluruskan kabar bohong yang terlanjur viral di platform Facebook tersebut.
Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram @ropeg_kemhan, pihak kementerian secara absolut membantah telah merilis, mengelola, atau mendistribusikan tautan eksternal apa pun untuk keperluan pendaftaran seleksi calon pegawai.
Otoritas kepegawaian menegaskan bahwa tata kelola rekrutmen sumber daya manusia di lingkungan kementerian senantiasa mematuhi prosedur birokrasi standar yang ditetapkan oleh pemerintah pusat tanpa toleransi adanya jalur alternatif di luar sistem.
Seluruh rangkaian proses rekrutmen CPNS di Kementerian Pertahanan, yang mencakup tahap pendaftaran akun awal, pengunggahan dokumen administrasi, pemilihan formasi jabatan, hingga pengecekan hasil seleksi kompetensi, dilakukan secara terpusat dan terintegrasi melalui satu pintu.
Saluran tunggal yang sah, diakui oleh negara, dan memiliki tingkat keamanan berlapis hanyalah laman Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang dikembangkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada alamat situs resmi sscasn.bkn.go.id.