Jakarta Target Stop Open Dumping di Bantargebang, Bisakah Target 2029 Tercapai?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 29 Juli 2026 | 14:50 WIB
Jakarta Target Stop Open Dumping di Bantargebang, Bisakah Target 2029 Tercapai?
Ilustrasi TPST Bantargebang (dok. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan praktik open dumping atau pembuangan sampah secara terbuka di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang berhenti sepenuhnya pada akhir 2028. Langkah ini menjadi bagian dari target lebih besar untuk mencapai 100 persen sampah terkelola pada 2029.

Target tersebut tertuang dalam Roadmap Pengelolaan Sampah yang disusun bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Dokumen itu menjadi acuan transformasi pengelolaan sampah Jakarta, mulai dari pengurangan dan pemilahan sampah di sumber, peningkatan kapasitas fasilitas pengolahan, hingga penerapan sistem controlled landfill di Bantargebang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan roadmap tersebut disusun dengan target dan indikator yang dapat dipantau secara berkala.

"Roadmap ini memastikan pengelolaan sampah Jakarta berjalan terarah dan terukur. Kami memperkuat pengurangan sampah dari sumber, meningkatkan kapasitas pengolahan, serta membenahi operasional TPST Bantargebang menuju penghentian praktik open dumping secara bertahap," kata Dudi.

Roadmap tersebut juga diselaraskan dengan target nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Penghentian dilakukan bertahap

Pada paruh kedua 2026, porsi sampah yang masih ditangani melalui open dumping ditargetkan turun menjadi 50,34 persen. Pada periode yang sama, penerapan controlled landfill mulai mencapai 8,39 persen, sementara sampah yang diolah melalui berbagai fasilitas meningkat menjadi 20,28 persen.

Pemerintah menargetkan penurunan itu berlanjut pada 2027. Porsi open dumping diproyeksikan turun menjadi 33,56 persen, sedangkan controlled landfill meningkat menjadi 16,78 persen dan pengolahan sampah melalui fasilitas mencapai 45,56 persen.

baca juga

Pada 2028, praktik open dumping ditargetkan berhenti sepenuhnya. Sebanyak 66,44 persen sampah akan diolah melalui berbagai fasilitas pengolahan, sementara sisanya, 33,56 persen, ditangani menggunakan sistem controlled landfill.

Menurut Dudi, peningkatan kapasitas fasilitas pengolahan menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan terhadap tempat pemrosesan akhir.

"Targetnya jelas, yaitu mengurangi ketergantungan terhadap tempat pemrosesan akhir dan menggantikan open dumping dengan sistem controlled landfill yang lebih aman bagi lingkungan," ujarnya.

Peran masyarakat dinilai menentukan

Selain memperkuat infrastruktur, Pemprov DKI juga berupaya meningkatkan layanan pengelolaan sampah di tingkat wilayah melalui penambahan sarana pengangkutan, penguatan fasilitas pengolahan, serta kolaborasi dengan pengelola kawasan, dunia usaha, dan masyarakat.

Namun, Dudi mengatakan keberhasilan roadmap tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah.

"Pengelolaan sampah bukan hanya persoalan di TPST Bantargebang. Perubahan harus dimulai dari rumah tangga, pasar, sekolah, perkantoran, kawasan, dan tempat usaha. Semakin banyak sampah dikurangi dan diolah dari sumber, semakin ringan beban pengelolaan di hilir," katanya.

Pemprov DKI menargetkan seluruh sistem pengelolaan sampah yang dibangun dapat beroperasi secara optimal sehingga pada 2029 seluruh sampah di Jakarta dapat dikelola.

"Komitmen kami tidak berhenti pada pencapaian target. Kami ingin memastikan sistem pengelolaan sampah Jakarta berjalan konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta lingkungan," ujar Dudi.

Penulis: Chairunisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Investasi Pengelolaan Sampah, Masyarakat Justru Cuan 4 Kali Lipat

Dari Investasi Pengelolaan Sampah, Masyarakat Justru Cuan 4 Kali Lipat

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:06 WIB

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:00 WIB

Bentrokan Pecah di Matraman, Warga Diminta Menahan Diri dan Tak Terprovokasi

Bentrokan Pecah di Matraman, Warga Diminta Menahan Diri dan Tak Terprovokasi

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:16 WIB

Terkini

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17 WIB

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Bagaimana Cara Mengurus KTP yang Hilang Saat Berada di Luar Kota atau Beda Domisili?

Bagaimana Cara Mengurus KTP yang Hilang Saat Berada di Luar Kota atau Beda Domisili?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Peta Jalan Elektrifikasi Motor Listrik Sasar Ojol dan Kendaraan Dinas Mulai 2027

Peta Jalan Elektrifikasi Motor Listrik Sasar Ojol dan Kendaraan Dinas Mulai 2027

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Prabowo Bertemu Menlu Singapura, DPR Ingatkan soal Karhutla hingga Investasi

Prabowo Bertemu Menlu Singapura, DPR Ingatkan soal Karhutla hingga Investasi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13 WIB

Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan

Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:12 WIB

5 Urutan Skincare Hada Labo Anti Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Kencang dan Lembap

5 Urutan Skincare Hada Labo Anti Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Kencang dan Lembap

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Viral Imam Mahdi di Bangkalan, Tawarkan Tiket Surga Hingga Top Up Nyawa Agar Panjang Umur

Viral Imam Mahdi di Bangkalan, Tawarkan Tiket Surga Hingga Top Up Nyawa Agar Panjang Umur

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis

Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10 WIB

×