Pajak di Tangan yang Tepat, Warga Singapura Dapat Rp 4,2 Juta Per Bulan Imbas Harga Minyak Naik

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 30 Juli 2026 | 13:29 WIB
Pajak di Tangan yang Tepat, Warga Singapura Dapat Rp 4,2 Juta Per Bulan Imbas Harga Minyak Naik
Ilustrasi Singapura (Freepik.com/freestockcenter)
baca 10 detik
  • Singapura mengucurkan paket bantuan 900 juta dolar untuk meredam lonjakan harga energi global.

  • Bantuan menyasar rumah tangga lewat voucher CDC dan hibah tunai untuk 160.000 UMKM.

  • Kebijakan ini melengkapi total subsidi 2 miliar dolar guna menjaga ketahanan ekonomi domestik.

Kementerian Keuangan mengonfirmasi bahwa dua pertiga dari total anggaran 900 juta dolar Singapura dialokasikan khusus untuk sektor rumah tangga. Sisa anggaran disalurkan untuk mendukung keberlanjutan sektor usaha.

Jika digabungkan dengan paket 1 miliar dolar Singapura pada April lalu, total dukungan pemerintah kini mencapai sekitar 2 miliar dolar Singapura. Nilai ini belum termasuk berbagai skema bantuan yang telah dianggarkan dalam Anggaran Negara 2026.

Paket bantuan tahap pertama sebelumnya berfokus pada percepatan pencairan voucher CDC dan pembayaran khusus biaya hidup. Bantuan tersebut juga menyasar pekerja platform, pengemudi mobil sewa swasta, dan pengemudi taksi.

Siow menjelaskan bahwa prioritas utama pada tahap pertama adalah menyalurkan bantuan secepat mungkin kepada masyarakat. Pemerintah berupaya membantu pelaku usaha menyesuaikan diri dengan kejutan harga energi yang terjadi mendadak.

"Sekarang setelah sedikit waktu berlalu sejak lonjakan energi awal dan krisis awal, ada kesempatan bagi kita untuk lebih fokus dan terarah dalam tindakan kita," ungkap Siow.

Skema tahap kedua ini sengaja difokuskan pada perusahaan yang paling terdampak gangguan rantai pasok dan tingginya tarif energi. UMKM menjadi prioritas utama karena memiliki bantalan finansial yang lebih terbatas dalam menghadapi kenaikan biaya berkelanjutan.

Kedua paket bantuan tersebut harus dilihat sebagai satu kesatuan langkah strategis pemerintah. Tahap pertama memprioritaskan kecepatan penyaluran, sedangkan tahap kedua menekankan pada ketepatan sasaran sektor yang membutuhkan.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan Otoritas Moneter Singapura (MAS) yang mempercepat apresiasi dolar Singapura untuk menekan inflasi. MAS memprediksi biaya barang impor masih akan meningkat dalam beberapa kuartal mendatang.

Tekanan inflasi energi juga mulai dirasakan langsung oleh konsumen rumah tangga di Singapura. Penguasa Pasar Energi mencatat kenaikan tarif listrik sebesar 17 persen untuk periode Juli hingga September, disusul kenaikan tarif gas kota sebesar 7,1 persen.

baca juga

Menanggapi pertanyaan terkait urgensi bantuan di tengah pertumbuhan ekonomi yang positif, Siow menegaskan bahwa masukan dari lapangan menunjukkan adanya sektor yang membutuhkan pertolongan.

Ketidakpastian ekonomi dalam beberapa bulan ke depan masih sangat tinggi dan sulit diprediksi. Pemerintah tidak dapat memastikan apakah pertumbuhan ekonomi yang kuat akan bertahan atau justru memburuk.

"Kami tidak tahu apakah investasi dalam AI, misalnya, akan terus berlanjut," kata Siow.

Ketua Federasi Bisnis Singapura Mark Lee menyambut baik penerbitan paket bantuan terbaru ini. Ia menilai tingginya harga energi masih menjadi beban berat bagi operasional bisnis meski telah turun dari level tertingginya.

Peningkatan penjaminan risiko kredit dinilai sangat membantu perusahaan dalam memenuhi kebutuhan modal kerja serta menyelesaikan pesanan proyek. Perluasan skema pinjaman proyek juga dianggap sangat relevant bagi sektor konstruksi yang membutuhkan modal awal besar.

"Arus kas adalah urat nadi setiap bisnis. Secara keseluruhan, langkah-langkah ini akan memberikan ruang bernapas bagi UMKM, mempertahankan aktivitas bisnis, dan membantu perusahaan mempertahankan pekerja mereka," kata Lee.

Mengenai pendanaan paket subsidi, Siow memastikan seluruh kementerian dan lembaga akan mengoptimalkan anggaran yang telah disetujui untuk tahun 2026. Namun, pemerintah siap mengajukan anggaran tambahan ke parlemen jika situasi ekonomi global memburuk.

"Kami percaya ini adalah respons yang tepat mengingat kondisi ekonomi saat ini. Jika keadaan berubah, kami siap untuk merespons," tegas Siow.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kok Aneh? Laga Vietnam vs Singapura Gunakan VAR tapi Wasit Tak Datang ke Stadion

Kok Aneh? Laga Vietnam vs Singapura Gunakan VAR tapi Wasit Tak Datang ke Stadion

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:30 WIB

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:00 WIB

Terlanjur Sayang, Pasutri Singapura Baru Sadar Anak Angkatnya Diduga Korban Perdagangan Bayi dari RI

Terlanjur Sayang, Pasutri Singapura Baru Sadar Anak Angkatnya Diduga Korban Perdagangan Bayi dari RI

News | Senin, 27 Juli 2026 | 15:53 WIB

Terkini

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:11 WIB

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:10 WIB

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Cashmere Fluffy hingga Korduroi Ringan, Material Hangat Jadi Andalan Gaya Fall/Winter 2026

Cashmere Fluffy hingga Korduroi Ringan, Material Hangat Jadi Andalan Gaya Fall/Winter 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:06 WIB

5 Pilihan HP Murah Bersertifikasi IP Tinggi Harga Rp2 Jutaan, Anti Air dan Debu Ekstrem!

5 Pilihan HP Murah Bersertifikasi IP Tinggi Harga Rp2 Jutaan, Anti Air dan Debu Ekstrem!

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 15:04 WIB

Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur

Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:04 WIB

Perluas Jaringan, OMODA dan JAECOO Indonesia Buka Dua Dealer Baru di

Perluas Jaringan, OMODA dan JAECOO Indonesia Buka Dua Dealer Baru di

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 15:03 WIB

×