“Ini bukan perpisahan, tetapi ikhtiar bersama untuk masa depan anak-anak yang lebih baik. Sesuai arahan Presiden, pintu sekolah akan selalu terbuka. Orang tua dipersilakan menjenguk anak-anaknya kapan pun,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Gus Ipul juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah mendukung penyediaan lahan, tenaga kesehatan, tenaga kebersihan, pengamanan sekolah, hingga guru tamu. Ia juga memberikan penghargaan kepada para pendamping sosial yang telah melakukan penjangkauan keluarga miskin dan miskin ekstrem hingga pelosok untuk memastikan anak-anak dapat mengikuti program Sekolah Rakyat.
“Kementerian Sosial tidak mungkin bekerja sendiri. Sekolah Rakyat adalah gotong royong pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan program strategis Presiden Prabowo,” katanya.
Secara khusus, Gus Ipul juga meminta para kepala daerah terus mengawal penyelenggaraan Sekolah Rakyat, terutama pada masa transisi tiga bulan ke depan hingga seluruh tenaga kependidikan dan sarana pendukung terpenuhi secara optimal.
Sementara itu, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono yang mengikuti pembukaan MPLS secara langsung dari Sekolah Rakyat Wonosobo didampingi Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein, Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna, serta unsur Forkopimda.
Dalam laporannya kepada Menteri Sosial, Agus Jabo menyampaikan bahwa suasana pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran para orang tua siswa yang antusias mengantarkan anak-anak mereka memasuki lingkungan sekolah.
“Hari ini cukup meriah. Orang tua siswa hadir, banyak tamu juga hadir, dan anak-anak semua bergembira. Termasuk orang tuanya bergembira, bupatinya juga bergembira,” ujar Agus Jabo.
Ia juga menjelaskan bahwa untuk sementara siswa asal Kabupaten Temanggung mengikuti pembelajaran di SRT 1 Wonosobo hingga sekolah permanen di daerahnya siap digunakan.
Dalam dialog virtual tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut melaporkan kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Malang yang telah berdiri di gedung permanen. Ia menyampaikan bahwa para pendamping sosial harus berulang kali meyakinkan keluarga agar bersedia menyekolahkan anak-anak mereka di Sekolah Rakyat.
Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo, Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat sehingga anak-anak dari keluarga Desil 1 dan Desil 2 dapat memperoleh akses pendidikan yang berkualitas.
Menutup sambutannya, Gus Ipul menyampaikan pesan kepada seluruh siswa yang memulai MPLS Gelombang Kedua agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.
“Selamat datang di rumah baru kalian. Jadikan MPLS ini sebagai awal perjalanan panjang untuk menjadi anak Indonesia yang pintar, berkarakter, dan terampil,” pungkasnya. ***