Buruh India 'Gali Kuburan Sendiri', Ajari Robot AI untuk Gantikan Posisi Pekerjaan Mereka

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:11 WIB
Buruh India 'Gali Kuburan Sendiri', Ajari Robot AI untuk Gantikan Posisi Pekerjaan Mereka
Ilustrasi robot dengan sistem kecerdasan buatan (Shutterstock).
baca 10 detik
  • Ribuan warga India melatih robot AI dengan merekam aktivitas harian menggunakan kamera kepala.

  • Proyeksi satu miliar robot humanoid pada 2050 mengancam masa depan 490 juta pekerja informal.

  • Lembaga NITI Aayog mendesak perlindungan bagi tenaga kerja informal dari dampak lonjakan otomatisasi.

Suara.com - Ribuan warga India memproduksi data video aktivitas harian untuk melatih robot berbasis kecerdasan buatan. Langkah ini berpotensi menggantikan posisi pekerja informal di masa depan.

Ibu rumah tangga di Chennai memperoleh bayaran 250 rupee per jam untuk merekam aktivitas memasak. Rekaman tersebut dikirimkan ke perusahaan pengumpul data AI terkemuka.

Nagireddy Sriramyachandra menggunakan ponsel yang dipasang di kepala saat mengiris buah mangga di dapurnya. Video tersebut membantu sistem mekanik mempelajari gerakan presisi fisik manusia.

Warga India terancam kelaparan semenjak lockdown. (VOA Indonesia)
ILUSTRASI warga India. (VOA Indonesia)

"Siapa lagi yang memberi Anda 250 rupee per jam hanya untuk melakukan pekerjaan rumah?" ujar Sriramyachandra, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (4/8/2026).

Perempuan berusia 25 tahun ini merasa optimis terhadap perkembangan teknologi canggih tersebut. Ia bahkan berencana memiliki perangkat robotik sendiri suatu hari nanti.

"Saya mungkin akan memiliki robot sendiri di masa depan," tambahnya.

Pengembangan navigasi mesin di alam nyata membutuhkan rekaman sudut pandang pertama atau data egosentris. Metodologi pelatihan visual ini mempercepat kemampuan imitasi perilaku manusia pada robot.

Para pengumpul data beroperasi melalui ruang studio khusus, fasilitas pabrik, hingga rumah pribadi. Mereka dilengkapi kacamata perekam video, kamera kepala, dan sensor gerak canggih.

Sistem aplikasi otomatis akan memberikan peringatan jika posisi tangan perekam tidak terdeteksi sempurna. Data visual kemudian disalurkan langsung ke klien perusahaan multinasional Fortune 500.

baca juga

"Perangkat ini berbunyi 'tangan tidak terdeteksi' ketika saya tidak merekam dengan benar," ungkap Sriramyachandra.

India kini memperkokoh posisinya sebagai pusat perantara pemrosesan serta anotasi data AI global. Lonjakan permintaan data terjadi seiring proyeksi penggunaan satu miliar robot humanoid pada 2050.

Spesialis tenaga kerja digital mengonfirmasi tren peningkatan penyedia jasa pengumpulan data visual ini. Ekspansi layanan data berlangsung masif di pusat teknologi Bengaluru.

"Kemungkinan besar layanan pengumpulan data ini akan meningkat," kata Aditi Surie.

Lembaga pemikir pemerintah NITI Aayog mengingatkan risiko nyata otomatisasi bagi tenaga kerja. Selama ini diskusi AI terlalu terfokus pada potensi kerugian pekerja kantoran saja.

Sektor formal dan informal membutuhkan perhatian seimbang menghadapi gelombang kecerdasan buatan. Sebanyak 490 juta pekerja informal merupakan tulang punggung utama perekonomian nasional India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Minyak, Pusat Data AI Jadi Sasaran Empuk Rudal Perang AS - Iran

Bukan Cuma Minyak, Pusat Data AI Jadi Sasaran Empuk Rudal Perang AS - Iran

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Mengapa Koruptor Pindah ke Emas? Saatnya AI Mengendus Brankas Tersembunyi

Mengapa Koruptor Pindah ke Emas? Saatnya AI Mengendus Brankas Tersembunyi

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:14 WIB

Bukan Sekadar Chatbot, Ini Jadi "Senjata Rahasia" Soltius Indonesia di Era Konsultasi Berbasis GenAI

Bukan Sekadar Chatbot, Ini Jadi "Senjata Rahasia" Soltius Indonesia di Era Konsultasi Berbasis GenAI

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:34 WIB

Terkini

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:00 WIB

Hempaskan Kemerahan, 5 Korean Aloe Vera Gel yang Ampuh Menenangkan Kulit

Hempaskan Kemerahan, 5 Korean Aloe Vera Gel yang Ampuh Menenangkan Kulit

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:00 WIB

Rumah di Ujung Menteng Cakung Kebakaran, 40 Personel Damkar Jaktim Dikerahkan

Rumah di Ujung Menteng Cakung Kebakaran, 40 Personel Damkar Jaktim Dikerahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 09:58 WIB

4 Zodiak yang Diprediksi Dapat Keberuntungan pada 19 September 2026

4 Zodiak yang Diprediksi Dapat Keberuntungan pada 19 September 2026

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 09:55 WIB

Tak Hanya Prabowo, Kata Goblok Pernah Diucapkan Presiden Indonesia yang Dilengserkan dengan Tragis

Tak Hanya Prabowo, Kata Goblok Pernah Diucapkan Presiden Indonesia yang Dilengserkan dengan Tragis

News | Sabtu, 19 September 2026 | 09:51 WIB

3 Rekomendasi Raket Badminton Terbaik untuk Pemula, Ringan dan Bertenaga

3 Rekomendasi Raket Badminton Terbaik untuk Pemula, Ringan dan Bertenaga

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 09:47 WIB

JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas

JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas

Sulsel | Sabtu, 19 September 2026 | 09:43 WIB

Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen

Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen

Sulsel | Sabtu, 19 September 2026 | 09:33 WIB

Ulasan Fall 2: Deadpoint,Perjuangan Hidup Mati di Atas Menara

Ulasan Fall 2: Deadpoint,Perjuangan Hidup Mati di Atas Menara

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 09:30 WIB

Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan

Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan

Sulsel | Sabtu, 19 September 2026 | 09:24 WIB

×