Marak Kecelakaan Kapal, Puan Tagih Tanggung Jawab Negara dalam Keselamatan Pelayaran

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:34 WIB
Marak Kecelakaan Kapal, Puan Tagih Tanggung Jawab Negara dalam Keselamatan Pelayaran
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Puan menyoroti rendahnya standar keselamatan transportasi laut akibat meningkatnya angka kecelakaan kapal.
  • Tragedi kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep pada 2 Agustus 2026 menewaskan lima penumpang.
  • Pemerintah didorong menjadikan keselamatan penumpang sebagai indikator utama evaluasi untuk menurunkan angka kecelakaan kapal nasional.

Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan atensi serius terhadap rendahnya standar keselamatan dan keamanan transportasi laut di Indonesia.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas meningkatnya angka kecelakaan kapal, termasuk tragedi kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep, Madura, yang merenggut nyawa lima penumpang.

“Dukacita mendalam kami sampaikan kepada seluruh korban kecelakaan KM Mutiara Sentosa II. Insiden ini harus menjadi pengingat bahwa ternyata faktor keamanan transportasi laut di Indonesia masih minim,” kata Puan kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).

Kebakaran hebat yang melanda KM Mutiara Sentosa II pada 2 Agustus lalu saat menempuh rute Surabaya–Makassar tersebut menciptakan situasi mencekam.

Banyak penumpang yang terpaksa melompat ke laut demi menyelamatkan diri. Hingga saat ini, Tim SAR masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban yang dinyatakan hilang, sembari Pemerintah melakukan validasi data karena adanya perbedaan antara manifestasi (manifes) penumpang dengan kondisi riil di lapangan.

Puan menegaskan, bahwa maraknya insiden di laut harus menjadi evaluasi total bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Ini menjadi PR buat kita bersama, bahwa banyaknya kecelakaan kapal laut sejak awal tahun saja menunjukkan masih ada persoalan serius dalam dunia transportasi laut Indonesia,” ucapnya.

Selain kasus KM Mutiara Sentosa II, Puan juga menyoroti kasus tenggelamnya KLM Nurul Salsa di Kepulauan Selayar pada Juli lalu, yang kini tengah diusut kepolisian terkait dugaan manipulasi manifes dan kelalaian.

Persoalan administratif dan ketiadaan fasilitas keselamatan seperti sekoci disinyalir menjadi akar masalah yang kerap berulang.

baca juga

"Persoalan manifes kapal yang berbeda dengan penumpang yang ada di lapangan menjadi persoalan yang terus menerus kita temukan. Harus ada evaluasi mendalam mengenai persoalan ini,” tegas Puan.

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II. (Kemenhub)
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II. (Kemenhub)

Daftar kecelakaan transportasi laut di tahun ini memang cukup panjang. Tercatat mulai dari insiden miringnya KM Dharma Kartika IX di Balikpapan pada Januari, kebakaran KM Anaya di Maluku pada Maret, hingga kecelakaan KM Sabuk Nusantara 106 di Banda Neira pada April.

Rentetan kejadian tersebut terus berlanjut hingga pertengahan tahun dengan tenggelamnya KM Mega Harapan serta mesin matinya kapal wisata KLM Eternity di Pulau Satonda baru-baru ini.

Menurut Puan, keamanan pelayaran harus ditempatkan sebagai agenda nasional karena menyangkut hak dasar perlindungan nyawa manusia.

“Masyarakat menggunakan kapal laut bukan karena pilihan gaya hidup, tetapi karena kebutuhan. Bagi jutaan warga di wilayah kepulauan, transportasi laut merupakan satu-satunya akses menuju layanan kesehatan, pendidikan, perdagangan, maupun aktivitas ekonomi,” kata Puan.

Mantan Menko PMK ini juga menekankan bahwa rasa aman masyarakat dalam mengakses transportasi publik adalah tanggung jawab Negara. Oleh karena itu, performa pemerintah dan operator tidak boleh hanya diukur dari angka statistik arus logistik semata.

“Maka penting bagi Pemerintah untuk menjadikan keselamatan penumpang sebagai indikator utama evaluasi penyelenggaraan transportasi laut nasional,” ungkap Puan.

Ia menambahkan bahwa standar keberhasilan harus mencakup kemampuan mitigasi dan penyelamatan.

“Tetapi juga dari kemampuan mencegah kecelakaan, mempercepat penyelamatan korban, serta menurunkan tingkat fatalitas setiap insiden,” katanya.

“Keselamatan harus menjadi ukuran kinerja yang setara dengan konektivitas,” lanjutnya.

Puan pun mendorong adanya target nasional yang jelas untuk menurunkan angka kecelakaan laut, disertai dengan tanggung jawab yang terukur dari setiap kementerian dan lembaga terkait.

“Dengan demikian, setiap lembaga/kementerian, operator, dan regulator memiliki tanggung jawab yang terukur untuk meningkatkan keselamatan masyarakat,” sebut Puan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara maritim harus mampu memberikan jaminan keamanan bagi setiap warganya yang melakukan perjalanan antar-pulau.

“Indonesia sebagai negara kepulauan harus mampu menghadirkan sistem transportasi yang bukan hanya untuk menghubungkan antarpulau, tetapi juga menjamin bahwa setiap perjalanan berlangsung dengan standar keselamatan yang memberikan rasa aman bagi seluruh rakyat,” jelasnya.

“Pelayanan transportasi laut yang layak, aman, dan nyaman, adalah hak masyarakat yang harus bisa diwujudkan oleh Negara,” sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta

HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:37 WIB

Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?

Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:55 WIB

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:58 WIB

Hasto Respons Santai Kabar Kaesang Nyaleg di Jateng, Singgung Pentingnya Ideologi

Hasto Respons Santai Kabar Kaesang Nyaleg di Jateng, Singgung Pentingnya Ideologi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:21 WIB

Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng

Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:23 WIB

Terkini

Novo Nordisk Umumkan Ubah Nama Jadi Novo, Siapkan Jurus Baru Hadapi Persaingan

Novo Nordisk Umumkan Ubah Nama Jadi Novo, Siapkan Jurus Baru Hadapi Persaingan

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 07:13 WIB

Perbedaan Shio Macan Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air, Tidak Semua Macan Punya Karakter Sama

Perbedaan Shio Macan Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air, Tidak Semua Macan Punya Karakter Sama

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 07:10 WIB

Drama Korea Love Your Enemy: Ditakdirkan untuk Saling Bertemu dan Bersaing

Drama Korea Love Your Enemy: Ditakdirkan untuk Saling Bertemu dan Bersaing

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 07:00 WIB

Pinjaman Ditolak? Begini Cara Cek Nama Kamu di OJK Lewat HP

Pinjaman Ditolak? Begini Cara Cek Nama Kamu di OJK Lewat HP

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 06:45 WIB

3 Weton Sakti Idu Geni, Konon Ucapannya Sering Jadi Kenyataan

3 Weton Sakti Idu Geni, Konon Ucapannya Sering Jadi Kenyataan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 06:10 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus HGB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus HGB

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 06:00 WIB

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 05:30 WIB

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 01:44 WIB

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 00:08 WIB

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 23:57 WIB

×