Rudal Jelajah Ukraina FP5 Flamingo Buka Peluang Serang Iran, Jarak Luncur Sampai 3000 Km

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:08 WIB
Rudal Jelajah Ukraina FP5 Flamingo Buka Peluang Serang Iran, Jarak Luncur Sampai 3000 Km
Rudal jelajah Fire Point Ukraina (Military Watch Magazine)
baca 10 detik
  • Iran membatalkan aksi serangan balasan terhadap Ukraina usai menerima permohonan maaf resmi.

  • Insiden penyerangan kapal kargo milik Iran terjadi di Laut Kaspia bulan lalu.

  • Keputusan ini disampaikan langsung oleh Penasihat Senior Pemimpin Tertinggi Iran Mohsen Rezaee.

Suara.com - Produsen senjata asal Ukraina Fire Point mengancam bakal meluncurkan serangan rudal jelajah jarak jauh ke wilayah Iran. Ancaman tersebut dilayangkan menyusul memanasnya ketegangan geopolitik antara Kyiv dan Teheran akibat keterlibatan militer Iran dalam perang Rusia.

Pimpinan Fire Point Denys Shtylerman mengunggah ilustrasi kawanan burung flamingo merah muda yang terbang dari Ukraina menuju Iran di media sosial. Unggahan tersebut memuat logo perusahaan lengkap dengan pesan gertakan terbuka kepada pihak Teheran.

Shtylerman menyampaikan pesan langsung yang menegaskan jangkauan operasional senjata buatan pasukannya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (x.com)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (x.com)

“Apakah 'Flamingo' hidup di Iran? Kita akan segera mengetahuinya,” tulis pimpinan Fire Point tersebut, dikutip dasri Military Watch Magazine, Selasa (4/8/2026).

Ia juga menambahkan ketegasan mengenai kemampuan daya tempur armada peluru kendali mereka.

“Kami mengingatkan siapa pun yang mengancam Ukraina dengan rudal: 'Flamingo' kami terbang sejauh 3.000 km,” tegas Shtylerman.

Jarak jelajah sejauh 3.000 kilometer secara teknis mampu menembus jantung pertahanan Iran langsung dari daratan Ukraina. Capaian jarak tempuh ini melampaui seluruh spesifikasi persenjataan konvensional yang secara resmi dimiliki militer Kyiv saat ini.

Pemerintah Ukraina maupun pengamat militer independen belum memverifikasi secara resmi klaim kemampuan daya jelajah rudal Flamingo tersebut. Publik masih mempertanyakan apakah klaim 3.000 kilometer itu merupakan senjata siap pakai, proyek pengembangan, atau sekadar target masa depan.

Sikap keras pengembang senjata Ukraina ini muncul di tengah hubungan diplomatik Kyiv dan Teheran yang berada di titik terendah. Kyiv konsisten menuduh Iran menyokong pengerahan ratusan drone tempur serta pasokan logistik militer untuk menyokong invasi Rusia.

baca juga

Pemerintah Iran membantah tuduhan pengiriman senjata baru untuk perang di Ukraina di luar kerja sama lama yang terikat kontrak. Meski demikian, laporan intelijen negara-negara Barat terus mengonfirmasi adanya kemitraan militer intensif antara Teheran dan Moskow.

Langkah tegas Ukraina menargetkan Iran juga dinilai sebagai strategi diplomasi untuk mengamankan dukungan dari Amerika Serikat. Kyiv membutuhkan sokongan politik Washington di tengah keraguan pimpinan AS terhadap kelanjutan bantuan dana perang.

Penurunan persediaan amunisi persenjataan jarak jauh milik Amerika Serikat di Timur Tengah turut membuka ruang bagi pergerakan mandiri Ukraina. Kyiv memanfaatkan celah tersebut untuk menegaskan perannya dalam menekan kekuatan sekutu Rusia di kawasan tersebut.

Ketegangan kedua negara sebelumnya telah memuncak saat pasukan Ukraina menyerang kapal kargo milik Iran di Laut Kaspia pada Juli lalu. Insiden mematikan tersebut menewaskan satu pelaut dan melukai seorang kru kapal kargo Iran.

Otoritas Teheran sempat memberi sinyal akan membalas langsung aksi militer Ukraina yang menyasar aset maritim mereka. Isu ancaman balasan inilah yang memicu balasan gertakan armada rudal Flamingo dari industri pertahanan lokal Ukraina.

Pengembangan industri rudal jarak jauh Ukraina mendapat suntikan besar dari pendanaan, komponen teknis, dan intelijen negara-negara Barat. Seluruh transfer teknologi ini sejatinya dirancang untuk melawan Rusia namun berpotensi dialihkan ke sekutu Moskow seperti Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda

Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Yield SBN Naik hingga 7,14 Persen, Purbaya Salahkan Konflik Timur Tengah

Yield SBN Naik hingga 7,14 Persen, Purbaya Salahkan Konflik Timur Tengah

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi

Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 21:11 WIB

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 21:05 WIB

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 21:00 WIB

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:59 WIB

×