Media Singapura soal Pagar Tinggi di Mal Jakarta: Khawatir Ada Demo Besar-besaran Agustus Ini

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:47 WIB
Media Singapura soal Pagar Tinggi di Mal Jakarta: Khawatir Ada Demo Besar-besaran Agustus Ini
Pagar besi setinggi 2,5 meter yang sempat berdiri kokoh di depan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, sudah tidak lagi terlihat pada Senin (3/8/2026). (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pemerintah DKI Jakarta dan polisi menjamin situasi ibu kota aman meski marak pagar besi.

  • Pemasangan barikade tinggi di pusat perbelanjaan memicu spekulasi demonstrasi balasan menjelang Agustus.

  • Polisi memperketat patroli dan memantau penyebaran informasi provokatif di platform media sosial.

Suara.com - Media Singapura menyoroti mal-mal di kota besar Indonesia pasang pagar besi tinggi. Media itu menyebut alasan mal itu pasang pagar tinggi takut ada demo besar Agustus 2026 ini.

Salah satu yang disorot media CNA adalah langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menjamin situasi keamanan ibu kota tetap terkendali dan aman bagi seluruh kegiatan masyarakat maupun bisnis.

"Diskusi daring mengaitkan langkah tersebut dengan kekhawatiran bahwa protes besar-besaran serupa dengan yang terjadi di seluruh Indonesia Agustus lalu dapat kembali terjadi, dengan unggahan media sosial yang belum terverifikasi berspekulasi tentang tanggal-tanggal yang diduga akan menjadi waktu berlangsungnya demonstrasi," tulis CNA.

Ilustrasi mal pasang pagar besi tinggi. [Suara.com/Hiskia]
Ilustrasi mal pasang pagar besi tinggi. [Suara.com/Hiskia]

Pagar pembatas setinggi 2 hingga 5 meter yang dilengkapi runcingan besi terpasang kokoh di pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, hingga bank BUMN di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Surakarta. Kondisi fisik kawasan bisnis tersebut berubah drastis dalam sepekan terakhir berdasarkan pantauan di lapangan.

Sejumlah mal besar di Jakarta seperti Kota Kasablanka, Blok M Plaza, dan FX Sudirman kedapatan mendirikan barikade baja mengelilingi pintu masuk utama. Pemandangan serupa terlihat di area Slipi, di mana beberapa kantor bank milik negara turut membentengi kompleks bangunan mereka.

Pemasangan pagar serupa meluas hingga Surabaya, mencakup Pakuwon City Mall, Royal Plaza, Tunjungan Plaza, serta Pakuwon Mall. Munculnya material pembatas kokoh ini memicu beragam spekulasi liar di platform media sosial mengenai kesiapan dunia usaha menghadapi demonstrasi Agustus.

Menurut CNA, pelaku usaha cemas berulangnya gelombang aksi massa skala besar yang pernah melanda Indonesia pada Agustus 2025 lalu. Sejumlah unggahan tanpa verifikasi bahkan menyebarkan jadwal tanggal demonstrasi yang akan berlangsung.

Kepanikan pelaku usaha tidak lepas dari trauma kerusuhan Agustus 2025 yang memaksa beberapa mal tutup sementara akibat kerusuhan di sejumlah kota. Eskalasi bentrokan kala itu meningkat drastis setelah seorang pengemudi ojek online tewas tertabrak kendaraan operasional polisi saat aksi berlangsung di Jakarta.

Insiden berdarah tahun lalu tersebut menelan korban jiwa serta luka-luka dengan total kerugian material mencapai miliaran rupiah. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) kala itu meminta pemerintah memperketat pengamanan demi menjamin keselamatan pengunjung dan pekerja.

baca juga

Menanggapi keresahan para pengusaha pada Jumat (31/7), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memahami kekhawatiran sektor bisnis namun mengimbau agar semua pihak tidak bereaksi berlebihan.

Pemerintah daerah terus berkoordinasi intensif dengan jajaran TNI dan Polri untuk menjamin stabilitas keamanan Jakarta.

"Saya memahami ada kekhawatiran karena apa yang terjadi pada bulan Agustus tahun lalu. Namun mudah-mudahan hal itu tidak terjadi lagi, dan saya yakin tidak akan terjadi," kata Pram.

Maraknya pemasangan pagar tinggi di pusat-pusat perbelanjaan dan area perkantoran merupakan bentuk respons defensif dunia usaha terhadap pengalaman kerusuhan massa pada Agustus 2025. Gelombang demonstrasi tahun lalu berdampak fatal pada operasional pusat perbelanjaan, jatuhnya korban jiwa, dan timbulnya kerugian ekonomi yang sangat besar.

Meski spekulasi demo susulan marak beredar di media sosial, otoritas keamanan menegaskan belum ada ancaman nyata. Koordinasi ketat antara Pemprov DKI, TNI, dan Polri terus dilakukan untuk memastikan aktivitas bisnis serta publik tetap berjalan aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pagar Tinggi Mal Kota Kasablanka Kini Lenyap, Berganti Dekorasi HUT RI

Pagar Tinggi Mal Kota Kasablanka Kini Lenyap, Berganti Dekorasi HUT RI

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 Agustus 2026?

Berapa Harga Pertalite Per 1 Agustus 2026?

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Ramai Video Pagar Besi di Mal, Penasihat Presiden: Kita Doakan Bangsa Kita Aman

Ramai Video Pagar Besi di Mal, Penasihat Presiden: Kita Doakan Bangsa Kita Aman

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:41 WIB

Terkini

Memprihatinkan! Hampir Semua Pesantren di Indonesia Belum Penuhi Standar Air Minum dan Sanitasi

Memprihatinkan! Hampir Semua Pesantren di Indonesia Belum Penuhi Standar Air Minum dan Sanitasi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:46 WIB

Perbanyak Gerai AZKO, ACES Raup Cuan Rp390,3 Miliar di Semester I

Perbanyak Gerai AZKO, ACES Raup Cuan Rp390,3 Miliar di Semester I

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:46 WIB

Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja

Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Curhat ke IMF dan World Bank, Purbaya: Saya Menteri Paling Apes di Dunia

Curhat ke IMF dan World Bank, Purbaya: Saya Menteri Paling Apes di Dunia

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Krim Malam Bagusnya Dipakai Jam Berapa? Ini Panduan Memilih Produk Sesuai Jenis Kulit

Krim Malam Bagusnya Dipakai Jam Berapa? Ini Panduan Memilih Produk Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:43 WIB

Bedak Marcks Warna Pink Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Fungsinya sebelum Membeli

Bedak Marcks Warna Pink Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Fungsinya sebelum Membeli

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:41 WIB

Industri Fesyen Sumbang PDB RI Rp 120,13 Triliun di Triwulan I 2026

Industri Fesyen Sumbang PDB RI Rp 120,13 Triliun di Triwulan I 2026

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Motor Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau di Bawah 5 Juta, Nggak Perlu Nyicil Baru

Motor Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau di Bawah 5 Juta, Nggak Perlu Nyicil Baru

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Beyond the Law Malam Ini: Duel Maut Mantan Detektif vs Gembong Mafia

Beyond the Law Malam Ini: Duel Maut Mantan Detektif vs Gembong Mafia

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Gerindra Kaji Komprehensif Putusan MK Soal Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan

Gerindra Kaji Komprehensif Putusan MK Soal Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:34 WIB

×