Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:55 WIB
Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum
Ilustrasi perawat; tenaga kesehatan (pexels.com/Karolina Grabowska)
baca 10 detik
  • Perawat RSA UGM berinisial DPA diduga membuat komentar nirempati terhadap pasien Yurizal di media sosial pada Kamis (6/8/2026).
  • Direktur RSA UGM Darwito menyatakan kasus tersebut diserahkan kepada tim etik dan hukum untuk investigasi serta klarifikasi lebih lanjut.
  • Hasil investigasi internal rumah sakit akan menentukan bentuk sanksi disiplin etik yang diberikan kepada perawat bersangkutan.

Suara.com - Kasus dugaan komentar nirempati terhadap pasien Yurizal di media sosial kembali berbuntut panjang. Setelah sebelumnya menyeret seorang peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari UGM, kini ada seorang tenaga kesehatan yang diketahui merupakan perawat di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM ikut terlibat.

Hal itu dikonfirmasi oleh Direktur RSA UGM, Darwito. Tenaga kesehatan (nakes) tersebut diketahui berinisial DPA. 

Darwito mengakui nakes tersebut merupakan perawat yang bekerja di RSA UGM. Saat ini rumah sakit telah menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada tim etik dan hukum untuk dilakukan klarifikasi serta investigasi.

"Mengenai nakes tersebut, sekarang sudah ditindaklanjuti oleh tim etik, oleh tim etik dan hukum rumah sakit," kata Darwito saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2026).

Dipaparkan Darwito, RSA UGM telah memiliki aturan etik yang berlaku bagi seluruh sivitas hospitalia. Mulai dari perawat, dokter, koas, residen, peserta pelatihan hingga dokter penanggung jawab pelayanan.

Oleh karena itu, dugaan pelanggaran etika dalam penggunaan media sosial akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku di rumah sakit.

Ia mengatakan, perawat yang bersangkutan dijadwalkan menjalani klarifikasi dan investigasi oleh tim etik dan hukum bersama Komite Keperawatan pada hari ini. 

Hasil pemeriksaan tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan apakah yang bersangkutan dikenai teguran atau sanksi lain sesuai tingkat pelanggaran yang ditemukan.

Darwito mengungkapkan, perawat tersebut baru sekitar satu tahun bertugas di RSA UGM. Meski demikian, ia enggan berspekulasi mengenai motif di balik komentar yang menjadi sorotan publik dan memilih menunggu hasil investigasi internal.

baca juga

"Ini ditindaklanjuti oleh tim etik dan hukum, yang bersangkutan dipanggil. Nanti kalau memang dia salah ya dikenakan disiplin etik dan yang lain," ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Darwito menegaskan pasien yang menjadi objek komentar jahat bukan merupakan pasien RSA UGM. Rumah sakit kini fokus menindaklanjuti dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh nakes tersebut melalui mekanisme yang berlaku.

"Pasien tersebut kan tidak di RSA sebenarnya. Pasien tersebut itu di rumah sakit lain, nah kemudian dia (DPA) tuh komentar sih di medsosnya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua

Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Kasus Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD, Budi Gunadi Sadikin Akui Merasa Gagal sebagai Menkes

Kasus Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD, Budi Gunadi Sadikin Akui Merasa Gagal sebagai Menkes

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, RSUP Sardjito Hentikan Stase PPDS dr. Elda Putri Rahardini

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, RSUP Sardjito Hentikan Stase PPDS dr. Elda Putri Rahardini

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Terkini

Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?

Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Apakah Tablet Android Bisa Menggantikan Fungsi Laptop untuk Kuliah?

Apakah Tablet Android Bisa Menggantikan Fungsi Laptop untuk Kuliah?

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Review You and Everything Else: Saat Persahabatan Jadi Sumber Luka Dalam

Review You and Everything Else: Saat Persahabatan Jadi Sumber Luka Dalam

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Cara Cek Apakah Sudah Terdaftar Jadi Peserta Upacara di Istana Negara, Ini Link-nya

Cara Cek Apakah Sudah Terdaftar Jadi Peserta Upacara di Istana Negara, Ini Link-nya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:13 WIB

Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau

Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:12 WIB

Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki

Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap

Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:02 WIB

Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan

Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar

3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×