Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:16 WIB
Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?
Ilustrasi konflik AS-Israel-Iran di selat hormuz picu kenaikan pangan internasional [Suara.com]
baca 10 detik
  • AS dan Iran mendekati kesepakatan teknis untuk membuka kembali pelayaran Selat Hormuz.

  • Oman memediasi pembagian rute masuk dan keluar untuk menjamin keamanan kapal komersial.

  • Kesepakatan darurat ini diharapkan mencegah lonjakan harga minyak global akibat kelangkaan pasokan.

Suara.com - Amerika Serikat dan Iran kini berkejaran dengan waktu untuk menyepakati pembukaan kembali Selat Hormuz guna mencegah krisis energi global. Kesepakatan taktis yang dimediasi Oman ini berpotensi memulihkan arus kapal tanker yang lumpuh total akibat konflik militer kedua negara.

Pergeseran pendorong kesepakatan ini dipicu oleh besarnya tekanan pasokan amunisi pertahanan AS serta ancaman lonjakan harga BBM menjelang pemilu sela. Kompromi teknis akhirnya diambil kedua belah pihak demi mengamankan navigasi maritim global tanpa harus saling menjatuhkan gengsi politik.

Oman berhasil menjembatani penyusunan rute pelayaran baru yang membagi koridor masuk dan keluar bagi kapal komersial. Langkah diplomatik ini sekaligus menjadi jalan pembuka menuju perundingan damai yang lebih luas antara Washington dan Tehran.

Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)
Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)

Jalur masuk menuju kawasan Teluk direncanakan melintasi perairan utara Iran di sekitar Pulau Larak, sementara jalur keluar memanfaatkan perairan selatan Oman. Skema operasional darurat ini dirancang berlaku selama 60 hari tanpa mengenakan tarif transit awal bagi armada kapal.

Kendala terbesar perundingan saat ini berpusat pada hak pengelolaan jangka panjang dan legalitas pemungutan biaya jasa maritim oleh Iran. Tehran berjanji tidak menuntut kontrol penuh atas seluruh jalur pelayaran, namun tetap mempertahankan hak pengelolaan di wilayah laut teritorialnya.

Kompromi Rute dan Bayang-Bayang Sanksi

AS menegaskan bahwa setiap kapal komersial wajib berlayar bebas tanpa perlu mengantongi izin langsung dari pihak militer Iran. Keterlibatan otoritas Iran dalam mengatur lalu lintas kapal dapat membingungkan perusahaan pelayaran internasional akibat jerat sanksi ekonomi Washington.

Pendiri lembaga Bourse & Bazaar Foundation, Esfandyar Batmanghelidj, memberikan analisis terkait dinamika sanksi tersebut.

“Iran juga dapat memanfaatkan fakta bahwa sanksi AS mungkin melarang koordinasi atau pembayaran dengan pihak berwenang Iran,” ujarnya kepada Al Jazeera.

baca juga

Ia menambahkan bahwa keputusan akhir berada di tangan Gedung Putih.

“Sebagian besar pemilik kapal tidak akan menggunakan koridor tersebut kecuali secara tegas diizinkan oleh pemerintahan Trump, yang secara efektif mengembalikan bola ke tangan Trump untuk menyetujuinya,” tutur Batmanghelidj.

Presiden AS Donald Trump terus melempar sinyal optimis atas perkembangan diplomasi maritim yang sedang berlangsung.

"Kita akan lihat. Kita akan tahu dalam 48 jam," kata Trump saat ditanya peluang tercapainya kesepakatan.

Trump menekankan pentingnya pembukaan rute navigasi strategis tersebut dalam waktu dekat.

"Selat itu akan segera dibuka, atau mereka akan dihantam sangat keras, dan kemudian selat itu akan terbuka," ujarnya menegaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Makin Jauh dari Amerika, Benjamin Netanyahu Mau Serang Iran Sendiri

Israel Makin Jauh dari Amerika, Benjamin Netanyahu Mau Serang Iran Sendiri

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:07 WIB

Antrian Pertalite Panjang dan Harganya Mau Naik? Menko Airlangga Kasih Bocoran Ini

Antrian Pertalite Panjang dan Harganya Mau Naik? Menko Airlangga Kasih Bocoran Ini

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:41 WIB

Tanpa Amerika, Iran dan Oman Finalisasi Rute Pelayaran Selat Hormuz Agar Tidak Bersengketa

Tanpa Amerika, Iran dan Oman Finalisasi Rute Pelayaran Selat Hormuz Agar Tidak Bersengketa

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×