- Universitas Esa Unggul dan FKUI resmi menandatangani perjanjian kerja sama program pengampuan untuk memperkuat kualitas pendidikan kedokteran.
- FKUI mendampingi Esa Unggul melalui tiga tahap utama yang mencakup kurikulum, sistem pembelajaran, tata kelola akademik, dan pelibatan dosen pakar.
- Kolaborasi strategis ini bertujuan menghasilkan lulusan dokter kompeten berstandar nasional guna berkontribusi nyata pada pembangunan kesehatan Indonesia.
Suara.com - Universitas Esa Unggul resmi menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) untuk memperkuat kualitas pendidikan kedokteran.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) program pengampuan.
Langkah ini dilakukan setelah Esa Unggul meluncurkan Fakultas Kedokteran sebagai bagian dari pengembangan pendidikan kesehatan.
Kerja sama tersebut bertujuan memastikan program studi berjalan sesuai Standar Nasional Pendidikan Kedokteran.
Rektor Universitas Esa Unggul, Arief Kusuma Among Praja, menegaskan pentingnya kolaborasi ini sejak awal pembentukan fakultas.
“Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam membangun pendidikan kedokteran yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada mutu,” ujarnya.
Dekan Fakultas Kedokteran Esa Unggul, Prof. Murti Andriastuti, menyebut pihaknya ingin membangun budaya akademik berkualitas tinggi.
Ia menekankan pentingnya pembelajaran berbasis bukti ilmiah dan kolaborasi lintas disiplin.
“Kami optimistis dapat menghasilkan lulusan dokter yang kompeten, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi layanan kesehatan Indonesia,” kata Murti.
Sementara itu, Dekan FKUI, Prof. Anna Rozaliyani, menilai program pengampuan sebagai kemitraan strategis jangka panjang.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar memenuhi standar, tetapi membangun budaya mutu pendidikan kedokteran.
“Mutu pendidikan, kompetensi lulusan, dan keselamatan pasien adalah prinsip yang tidak dapat dikompromikan,” tegasnya.
Dalam implementasinya, FKUI akan mendampingi Esa Unggul melalui tiga tahap utama, yakni persiapan, penyelenggaraan, serta pengembangan dan pembinaan.
Pendampingan mencakup kurikulum, sistem pembelajaran, hingga penguatan tata kelola akademik.
Kolaborasi ini juga melibatkan dosen pakar FKUI dalam proses pembelajaran.
Mahasiswa diharapkan mendapatkan pengalaman belajar yang terintegrasi antara teori, praktik klinis, dan perkembangan ilmu kedokteran terkini.
Dengan dukungan ekosistem pendidikan kesehatan yang lengkap, Universitas Esa Unggul optimistis mampu mencetak dokter profesional.
Kerja sama ini sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan pendidikan berstandar global dan berkontribusi pada pembangunan kesehatan nasional.