Sopir Angkot M44 Protes Rute Tumpang Tindih, Dishub DKI Siapkan Evaluasi Mikrotrans 48A

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:58 WIB
Sopir Angkot M44 Protes Rute Tumpang Tindih, Dishub DKI Siapkan Evaluasi Mikrotrans 48A
Demo sopir angkot M44 di depan Balai Kota DKI Jakarta. [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Sopir angkot M44 berunjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis, 6 Agustus 2026.
  • Aksi protes dilakukan karena terjadi tumpang tindih rute antara Mikrolet M44 dan Mikrotrans 48A.
  • Dishub DKI Jakarta berjanji mengkaji ulang rute dan menjadwalkan pertemuan dengan para pihak terkait pekan depan.

Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta merespons aksi demo sopir angkot yang menuntut evaluasi rute Mikrotrans 48A di Stasiun Tebet.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan menjelaskan bahwa persoalan ini bermula dari tumpang tindih rute antara Mikrolet 44 dan Mikrotrans 48A.

"Rute antara Stasiun Tebet sampai Karet ini demand-nya cukup tinggi, sehingga Transjakarta hadir untuk memberikan pelayanan tambahan. Tapi kenyataannya memang ada beberapa titik yang bersinggungan," jelas Ujang di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Dishub DKI pun berjanji akan mengkaji ulang pengaturan rute tersebut.

Pertemuan antara pengemudi, koperasi, Dishub, dan Transjakarta dijadwalkan berlangsung pekan depan untuk mencari solusi bersama.

"Kami akan mengkaji kembali, dan minggu depan kami akan melakukan pertemuan pengemudi dengan koperasi bersama Dishub, bersama Transjakarta untuk masalah pengaturan rutenya," terang Ujang.

Sebagaimana diketahui, puluhan sopir angkutan kota (angkot) M44 rute Kampung Melayu–Karet–Tebet menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Dalam aksi itu, para sopir menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemprov DKI Jakarta.

Tuntutan pertama adalah mengubah rute Mikrotrans 48A agar tidak lagi bertumpang tindih dengan trayek Mikrolet M44 Kampung Melayu–Karet.

baca juga

Para sopir juga menuntut agar fungsi Mikrotrans dikembalikan sebagai angkutan pengumpan (feeder) yang melayani kawasan permukiman sebelum terhubung dengan koridor utama atau Transjakarta.

Selain itu, mereka meminta rute Mikrotrans 48A dialihkan melalui jalur alternatif, seperti kawasan Tebet Timur Dalam, sehingga tidak melewati lintasan yang sama dengan angkot M44.

Para sopir menegaskan tidak mempermasalahkan tujuan akhir Mikrotrans menuju Karet, selama rute yang dilalui berbeda dengan trayek M44.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendapatan Anjlok, Sopir Angkot M44 Geruduk Balai Kota Minta Pramono Evaluasi Rute Mikrotrans 48A

Pendapatan Anjlok, Sopir Angkot M44 Geruduk Balai Kota Minta Pramono Evaluasi Rute Mikrotrans 48A

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat

Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:21 WIB

JPO Berulang Kali Ditabrak Truk, Dishub DKI Siapkan Rambu Batas Ketinggian

JPO Berulang Kali Ditabrak Truk, Dishub DKI Siapkan Rambu Batas Ketinggian

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:16 WIB

Terkini

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Sulsel | Senin, 21 September 2026 | 15:31 WIB

Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?

Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:30 WIB

Awas Mobil Hangus! Ini Ciri Powerbank Mau Meledak yang Sering Dianggap Sepele

Awas Mobil Hangus! Ini Ciri Powerbank Mau Meledak yang Sering Dianggap Sepele

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 15:29 WIB

5 Cara Menghilangkan Noda Kuning Kunyit di Tangan, Mudah dan Langsung Bersih

5 Cara Menghilangkan Noda Kuning Kunyit di Tangan, Mudah dan Langsung Bersih

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:25 WIB

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

News | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

Kenapa Hujan Membuat Sedih? Ini Alasan Ilmiahnya

Kenapa Hujan Membuat Sedih? Ini Alasan Ilmiahnya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:22 WIB

Setelah Lembaga Rating Global, Giliran OJK Kirim Peringatan ke Bank Himbara

Setelah Lembaga Rating Global, Giliran OJK Kirim Peringatan ke Bank Himbara

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa

Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

Asian Games 2026 Nagoya Diterjang Topan Dujuan, Jadwal Kompetisi Ditunda

Asian Games 2026 Nagoya Diterjang Topan Dujuan, Jadwal Kompetisi Ditunda

News | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

×