Warga Tanah Abang Deklarasi Perang Lawan Tramadol: Dijual Terang-terangan, Aparat Diminta Bertindak

Bella

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:21 WIB
Warga Tanah Abang Deklarasi Perang Lawan Tramadol: Dijual Terang-terangan, Aparat Diminta Bertindak
Deklarasi Warga Tanah Abang Pemberantasan Peredaran Tramadol Ilegal di Jakarta, Jumat, (7/8/2026). (Suara.com/Alif Bintang)
baca 10 detik
  • Warga bersama Wali Kota Jakarta Pusat mendeklarasikan pemberantasan peredaran obat Tramadol ilegal di Tanah Abang pada Jumat, 7 Agustus 2026.
  • Tokoh masyarakat Rezalino Zaini meminta pihak kepolisian segera menindak tegas para penjual obat keras berbahaya yang beroperasi secara terang-terangan.
  • Wali Kota Arifin menyatakan komitmen pemerintah bersama warga untuk memerangi penyalahgunaan obat terlarang yang memicu tindakan kriminalitas di wilayah tersebut.

Suara.com - Maraknya penjualan obat keras berbahaya Tramadol di kawasan Tanah Abang, Jakarta, kian membuat warga cemas. Mereka mengecam peredaran zat adiktif itu dengan membacakan deklarasi "Warga Tanah Abang Pemberantasan Peredaran Tramadol Ilegal" di Jakarta pada Jumat (7/8/2026).

Dalam kesempatan itu, hadir pula Wali Kota Jakarta Pusat Arifin sebagai bentuk dukungan pemerintah kota untuk menuntaskan fenomena tersebut.

Beberapa tokoh masyarakat juga menyampaikan keluhannya secara langsung kepada Arifin terkait maraknya peredaran Tramadol ilegal.

Salah satu tokoh masyarakat, Rezalino Zaini, mengaku prihatin karena fenomena tersebut justru merugikan warga di Kecamatan Tanah Abang.

"Kamk prihatin. Tramadol di tempat lain dijual secara tersembunyi, di kecamatan kami dijual secara terang-terangan," kata Rezalino.

Rezalino meminta kepolisian untuk menindak tegas oknum-oknum di balik penjualan obat keras berbahaya tersebut. Menurutnya, bukti yang terpampang sudah cukup jelas untuk membuat aparat penegak hukum bertindak.

Ia bercerita, di sekitar Tanah Abang banyak pedagang yang menjual barang haram itu secara terang-terangan dengan menjajakannya di pinggir jalan. Meski begitu, aparat belum juga melakukan penindakan.

"Seolah Kecamatan Tanah Abang tidak ada pemerintahannya," tegasnya.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengapresiasi semangat warga untuk memberantas peredaran Tramadol ilegal.

baca juga

"Hari ini kita menyatukan tekad, merapatkan barisan dalam sebuah agenda yang sangat penting bagi masa depan anak-anak kita. Kita hadir dalam deklarasi bersama pemberantasan Tramadol ilegal," tutur Arifin.

Ia menegaskan deklarasi tersebut bukan hanya sebagai ajang seremonial belaka, melainkan juga menjadi bentuk komitmen pemerintah kota dan warga dalam memerangi penyalahgunaan obat-obatan.

"Ini merupakan bentuk sikap dan pernyataan perang kita terhadap peredaran tramadol ilegal," tegas Arifin disambut teriakan warga.

Sebab, lanjutnya, beberapa kasus kekerasan dan kriminalitas diduga berakar dari penyalahgunaan Tramadol tanpa resep dokter.

Walau begitu, Arifin menegaskan penindakan harus dilakukan secara terukur oleh aparat penegak hukum guna mencegah tindakan main hakim sendiri.

"Hukum harus tetap kita junjung tinggi," pungkas Arifin.

Deklarasi tersebut berisi tujuh tuntutan utama, yakni:

  1. Menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika, Tramadol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.
  2. Mendukung penuh upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran Tramadol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.
  3. Berkomitmen menjaga diri, keluarga, dan lingkungan sekitar dari bahaya pengaruh buruk obat-obatan terlarang.
  4. Siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum dan instansi berwenang untuk melaporkan segala bentuk penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan narkoba.
  5. Bertekad mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan produktif tanpa narkoba demi masa depan bangsa.
  6. Bertekad untuk melawan dan memerangi segala bentuk peredaran obat-obatan terlarang dan narkoba.
  7. Meminta Kapolri, Panglima TNI, Kepala BNN, Gubernur Jakarta, Kapolda, Pangdam Jaya, Kapolres, Dandim, dan Kapolsek untuk segera bertindak melakukan pemberantasan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Airlines: Pilot yang Selundupkan Narkoba ke Jakarta Tidak Bawa Pesawat

Malaysia Airlines: Pilot yang Selundupkan Narkoba ke Jakarta Tidak Bawa Pesawat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Ribuan Pilot Malaysia Airlines Tes Narkoba Buntut Selundupan Ekstasi ke Bandara Soetta

Ribuan Pilot Malaysia Airlines Tes Narkoba Buntut Selundupan Ekstasi ke Bandara Soetta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:33 WIB

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Tolak Peredaran Tramadol, Warga Gelar Aksi di Kawasan Tanah Abang

Tolak Peredaran Tramadol, Warga Gelar Aksi di Kawasan Tanah Abang

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:25 WIB

FPI hingga Emak-emak Petamburan Aksi di Tanah Abang, Suarakan Tolak Peredaran Tramadol

FPI hingga Emak-emak Petamburan Aksi di Tanah Abang, Suarakan Tolak Peredaran Tramadol

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Polisi Segera Periksa Indra Wargadalem, Dalami Temuan 995 Senjata hingga Narkoba di Sekolah

Polisi Segera Periksa Indra Wargadalem, Dalami Temuan 995 Senjata hingga Narkoba di Sekolah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Sahroni Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual Karhutla Riau: Jangan Berhenti di Pelaku Lapangan

Sahroni Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual Karhutla Riau: Jangan Berhenti di Pelaku Lapangan

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Polisi Malaysia Kirim Tim Investigasi Kejar Jaringan Narkoba Pilot KLIA di Jakarta

Polisi Malaysia Kirim Tim Investigasi Kejar Jaringan Narkoba Pilot KLIA di Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:59 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Ratusan Senpi dan Narkoba Ditemukan di Ruang Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta, Pengelola Buka Suara

Ratusan Senpi dan Narkoba Ditemukan di Ruang Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta, Pengelola Buka Suara

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Terkini

17 Perjalanan KRL Dibatalkan Hingga 30 September 2026

17 Perjalanan KRL Dibatalkan Hingga 30 September 2026

News | Senin, 07 September 2026 | 21:16 WIB

Aksi Tak Biasa Wanita Jakarta kepada Warga Malaysia Saat Erupsi Anak Krakatau Viral di Negeri Jiran

Aksi Tak Biasa Wanita Jakarta kepada Warga Malaysia Saat Erupsi Anak Krakatau Viral di Negeri Jiran

News | Senin, 07 September 2026 | 21:15 WIB

KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi

KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi

Bogor | Senin, 07 September 2026 | 21:10 WIB

Kasus ISPA Melonjak Dampak Karhutla, Pemkot Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas

Kasus ISPA Melonjak Dampak Karhutla, Pemkot Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas

Riau | Senin, 07 September 2026 | 21:07 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat

Banten | Senin, 07 September 2026 | 21:05 WIB

5 Clay Mask Berbahan Vulkanik untuk Mengecilkan Pori-pori Lengkap dengan Review Pengguna

5 Clay Mask Berbahan Vulkanik untuk Mengecilkan Pori-pori Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 21:03 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Banten Liburkan Sekolah dan Terapkan PJJ 3 Hari

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Banten Liburkan Sekolah dan Terapkan PJJ 3 Hari

Banten | Senin, 07 September 2026 | 21:01 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bupati Pemalang ke Rumah Media Posko Pemenangan

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bupati Pemalang ke Rumah Media Posko Pemenangan

News | Senin, 07 September 2026 | 20:58 WIB

6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes

6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes

Jabar | Senin, 07 September 2026 | 20:56 WIB

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

News | Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB

×