Malaysia Airlines: Pilot yang Selundupkan Narkoba ke Jakarta Tidak Bawa Pesawat

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:14 WIB
Malaysia Airlines: Pilot yang Selundupkan Narkoba ke Jakarta Tidak Bawa Pesawat
Ilustrasi Malaysia Airlines. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Pilot Malaysia Airlines ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta karena membawa 25 kilogram narkotika.

  • Pelaku bertindak sebagai pengamat penerbangan dan tidak mengendalikan pesawat selama perjalanan.

  • Petugas menyita 70.114 kapsul narkoba serta mendapati hasil tes medis pelaku positif.

Suara.com - Otoritas Bandara Internasional Soekarno-Hatta menahan seorang perwira kedua maskapai Malaysia Airlines usai terbukti membawa 25 kilogram narkotika di Terminal 3 Jakarta. Pengelola maskapai memastikan oknum pilot tersebut hanya kopilot dan tidak mengendalikan pesawat selama penerbangan.

Tersangka berusia 39 tahun itu diketahui telah bebas tugas dua hari sebelum penangkapan berlangsung di area kedatangan internasional. Dua penerbang utama tetap menjalankan operasional penerbangan dari Malaysia menuju Indonesia secara penuh tanpa gangguan.

Manajemen maskapai menegaskan penerbangan tetap berlangsung sesuai standar keselamatan penerbangan sipil tanpa risiko bagi para penumpang.

Pilot Malaysia Mohd Saufi bin Othman (IG)
Pilot Malaysia Mohd Saufi bin Othman (IG)

"Pesawat dioperasikan secara aman setiap saat oleh dua pilot bertugas yang berkualifikasi," ujar kelompok maskapai tersebut dalam pernyataan resminya pada Jumat (7/8/2026), dikutip dari The Star.

Pihak Malaysia Aviation Group menyayangkan pelanggaran berat yang dilakukan oleh salah satu staf penerbangnya tersebut. Perusahaan menegaskan bakal mendukung penegakan hukum penuh terkait insiden penyelundupan barang haram ini.

Tindakan oknum kru pesawat itu dinilai merusak reputasi penerbangan dan mencederai kode etik awak kabin.

"MAG menilai tindakan individu tersebut sama sekali tidak dapat diterima dan bertentangan dengan standar profesional yang diharapkan dari personelnya," kata kelompok maskapai tersebut.

Petugas Bea Cukai bersama kepolisian menyita 15 paket berisi 70.114 butir kapsul ekstasi serta sabu-sabu dari bagasi pelaku. Estimasi nilai pasar barang haram tersebut mencapai 45 juta ringgit berdasarkan perhitungan otoritas Indonesia.

Pemeriksaan mendalam turut menemukan botol kecil berisi urine yang diduga kuat disiapkan pelaku untuk mengelabui tes medis. Strategi pemalsuan sampel tersebut disiapkan untuk mengantisipasi pemeriksaan acak petugas di terminal kedatangan.

baca juga

Hasil uji laboratorium menunjukkan tubuh pilot penerbang tambahan itu positif mengonsumsi tiga jenis zat terlarang sekaligus. Tim medis mengonfirmasi kandungan metamfetamin, ekstasi, serta kokain aktif dalam sistem metabolisme tersangka.

Proses hukum kini berjalan di Jakarta untuk membongkar kemungkinan keterlibatan jaringan pengedar internasional lintas negara. Penyidik terus mendalami motif utama pengangkutan puluhan ribu kapsul narkotika dalam penerbangan komersial tersebut.

Insiden ini menjadi salah satu penangkapan barang haram terbesar yang melibatkan awak penerbangan asing di Soekarno-Hatta. Otoritas penegak hukum Indonesia mengencangkan pengawasan terhadap seluruh kru penerbangan komersial yang mendarat di Jakarta.

Sektor penerbangan internasional menerapkan regulasi ketat mengenai bebas narkoba bagi seluruh kru penerbang yang aktif maupun off-duty. Penangkapan awak penerbangan di bandara udara utama menjadi perhatian serius dalam menjaga integritas keamanan udara global.

Kasus penyelundupan ini menyoroti celah pengawasan internal staf maskapai saat menggunakan penerbangan komersial sebagai kursi pengamat. Pengetatan prosedur pemeriksaan di pintu masuk bandara udara kini menjadi fokus utama otoritas kepabeanan dan kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Pilot Malaysia Airlines Tes Narkoba Buntut Selundupan Ekstasi ke Bandara Soetta

Ribuan Pilot Malaysia Airlines Tes Narkoba Buntut Selundupan Ekstasi ke Bandara Soetta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:33 WIB

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Polisi Segera Periksa Indra Wargadalem, Dalami Temuan 995 Senjata hingga Narkoba di Sekolah

Polisi Segera Periksa Indra Wargadalem, Dalami Temuan 995 Senjata hingga Narkoba di Sekolah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×