- Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengecam keras kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Iturup yang disengketakan.
- Putin mengunjungi Pulau Iturup setelah menyaksikan latihan Armada Pasifik Rusia dari kapal penjelajah pembawa rudal Varyag.
- Sengketa Kepulauan Kuril berakar dari akhir Perang Dunia II ketika Uni Soviet mengambil alih wilayah tersebut.
Ia juga bertemu dengan sejumlah warga serta Gubernur Sakhalin Valery Limarenko.
Putin bahkan menyampaikan pesan kepada para pelaut Rusia yang bertugas di kawasan tersebut.
Ia menyebut posisi mereka memiliki kemiripan dengan pasukan Rusia yang berada di garis depan konflik Ukraina.
Sengketa Berakar dari Perang Dunia II
Sengketa Kepulauan Kuril berakar dari akhir Perang Dunia II.
Uni Soviet mengambil alih sejumlah pulau di kawasan tersebut dan sejak itu Jepang terus mengklaim empat pulau paling selatan sebagai wilayahnya.
Empat pulau tersebut dikenal Jepang sebagai Wilayah Utara, sedangkan Rusia menyebutnya sebagai bagian dari Kuril Selatan.
Sengketa ini menjadi salah satu alasan Jepang dan Rusia tidak pernah menandatangani perjanjian damai formal setelah Perang Dunia II.
Tokyo sebelumnya juga memprotes kunjungan pejabat tinggi Rusia ke wilayah tersebut.
Pada 2021, Jepang mengecam kunjungan Perdana Menteri Rusia saat itu, Mikhail Mishustin.
Dalam beberapa tahun terakhir, Rusia juga terus memperkuat kehadiran militernya di Kepulauan Kuril.
Kondisi tersebut semakin memperumit upaya diplomatik kedua negara untuk menyelesaikan sengketa.