- Pemerintah menguji coba layanan Perlinsos Digital di 43 kabupaten/kota dan mencatat 3 juta Kartu Keluarga terdaftar dalam satu bulan.
- Layanan mandiri ini memungkinkan warga memperbarui data kurang dari lima menit untuk mendukung penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.
- Uji coba nasional yang melibatkan berbagai instansi ini dijadwalkan berlangsung hingga evaluasi dan penerapan penuh pada akhir 2026.
Dalam pengembangannya, Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) menjadi salah satu fondasi untuk mendukung konektivitas serta pertukaran dan pemanfaatan data lintas instansi secara lebih terintegrasi.
Dengan sistem yang lebih terhubung, pemerintah berharap masyarakat tidak perlu menghadapi proses administratif yang berulang ketika mengakses layanan publik.
Digitalisasi layanan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong transformasi digital pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Fokusnya bukan sekadar memindahkan layanan konvensional ke platform digital, tetapi membuat layanan publik lebih sederhana, terhubung, dan mudah digunakan.
Uji coba Perlinsos Digital di 43 kabupaten/kota masih akan berlangsung hingga akhir Agustus 2026. Hasil pelaksanaan di daerah tersebut selanjutnya akan dievaluasi untuk menyempurnakan sistem dan mekanisme layanan.
Pemerintah merencanakan hasil evaluasi tersebut menjadi dasar sebelum Perlinsos Digital diterapkan secara nasional pada akhir 2026.