3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

Vania Rossa

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:33 WIB
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
Perlinsos Digital Sentuh 3 Juta KK dalam Sebulan di 43 Kabupaten/Kota. (Dok. Humas KPTDP)
baca 10 detik
  • Pemerintah menguji coba layanan Perlinsos Digital di 43 kabupaten/kota dan mencatat 3 juta Kartu Keluarga terdaftar dalam satu bulan.
  • Layanan mandiri ini memungkinkan warga memperbarui data kurang dari lima menit untuk mendukung penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.
  • Uji coba nasional yang melibatkan berbagai instansi ini dijadwalkan berlangsung hingga evaluasi dan penerapan penuh pada akhir 2026.

Suara.com - Upaya pemerintah mendigitalisasi pendataan perlindungan sosial mulai menunjukkan respons besar dari masyarakat. Dalam satu bulan masa uji coba, sebanyak 3 juta Kartu Keluarga (KK) telah terdaftar melalui layanan Perlinsos Digital yang saat ini diterapkan di 43 kabupaten/kota.

Besarnya jumlah pendaftaran tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendataan sosial yang lebih mudah, sekaligus membuka ruang bagi keluarga untuk memastikan informasi mengenai kondisi mereka tercatat secara lebih mutakhir.

Perlinsos Digital memungkinkan masyarakat melakukan pendaftaran dan pembaruan data keluarga secara mandiri. Layanan ini juga memberikan akses bagi masyarakat untuk melihat informasi terkait status kelayakan perlindungan sosial.

Namun, pemerintah menegaskan bahwa terdaftar dalam Perlinsos Digital tidak serta-merta membuat seseorang menjadi penerima bantuan sosial. Pendaftaran merupakan bagian dari proses pendataan yang digunakan untuk mendukung penyaluran program perlindungan sosial agar semakin tepat sasaran.

Hal ini penting mengingat kondisi sosial dan ekonomi keluarga dapat berubah. Perubahan pekerjaan, jumlah anggota keluarga, kondisi ekonomi, maupun keadaan lainnya dapat membuat data keluarga yang sebelumnya tercatat tidak lagi menggambarkan kondisi terkini.

Karena itu, masyarakat diberikan kesempatan untuk memperbarui informasi apabila terdapat perubahan atau ketidaksesuaian data.

“Dalam satu bulan, 3 juta KK telah terdaftar. Angka ini menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat untuk dapat mendaftarkan dan memperbarui data keluarganya dengan proses yang lebih mudah,” ujar Rahmat Danu Andika, Koordinator Gugus Tugas Harian, Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah.

Menurut Rahmat, capaian tersebut sekaligus menjadi bahan pembelajaran bagi pemerintah dalam menyempurnakan mekanisme layanan.

“Capaian ini juga menjadi pembelajaran penting bagi kami untuk terus menyempurnakan proses bersama pemerintah daerah, Agen Perlinsos, dan berbagai pihak, agar dapat mendukung perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran,” katanya.

baca juga

Daftar Kurang dari Lima Menit

Masyarakat yang ingin mendaftarkan atau memperbarui data dapat mengakses portal perlinsos.kemensos.go.id. Proses tersebut dapat dilakukan menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau NIK.

Tahapan pendaftaran dirancang agar dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari lima menit. Apabila masyarakat menemukan data yang tidak sesuai, tersedia pula kanal untuk mengajukan sanggahan.

Bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan, Agen Perlinsos turut membantu proses pendaftaran maupun pembaruan data. Pelaksanaan uji coba juga melibatkan pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk memastikan layanan dapat berjalan di lapangan.

Jadi Uji Coba Transformasi Digital Pemerintah

Perlinsos Digital tidak hanya ditujukan sebagai sarana pendaftaran data perlindungan sosial. Layanan ini juga menjadi salah satu contoh pemanfaatan Digital Public Infrastructure (DPI) dalam transformasi layanan pemerintah.

Dalam pengembangannya, Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) menjadi salah satu fondasi untuk mendukung konektivitas serta pertukaran dan pemanfaatan data lintas instansi secara lebih terintegrasi.

Dengan sistem yang lebih terhubung, pemerintah berharap masyarakat tidak perlu menghadapi proses administratif yang berulang ketika mengakses layanan publik.

Digitalisasi layanan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong transformasi digital pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Fokusnya bukan sekadar memindahkan layanan konvensional ke platform digital, tetapi membuat layanan publik lebih sederhana, terhubung, dan mudah digunakan.

Uji coba Perlinsos Digital di 43 kabupaten/kota masih akan berlangsung hingga akhir Agustus 2026. Hasil pelaksanaan di daerah tersebut selanjutnya akan dievaluasi untuk menyempurnakan sistem dan mekanisme layanan.

Pemerintah merencanakan hasil evaluasi tersebut menjadi dasar sebelum Perlinsos Digital diterapkan secara nasional pada akhir 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja

Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial

Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:24 WIB

Saat Kurir Jatuh, Siapa yang Menolong? Ketika BPJS Ketenagakerjaan Jadi Penolong Pekerja Informal

Saat Kurir Jatuh, Siapa yang Menolong? Ketika BPJS Ketenagakerjaan Jadi Penolong Pekerja Informal

News | Minggu, 30 November 2025 | 19:01 WIB

Terkini

FIFA Larang Suporter Vietnam Bawa Benda Ini ke Dalam Stadion Si Jalak Harupat

FIFA Larang Suporter Vietnam Bawa Benda Ini ke Dalam Stadion Si Jalak Harupat

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 20:02 WIB

Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas

Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 20:00 WIB

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Video | Selasa, 29 September 2026 | 20:00 WIB

Jadi Tentara Bayaran Rusia, Warga Natuna Dikabarkan Tewas Kena Serangan Drone

Jadi Tentara Bayaran Rusia, Warga Natuna Dikabarkan Tewas Kena Serangan Drone

Batam | Selasa, 29 September 2026 | 19:56 WIB

Honor PestaPora Rp45 Juta, Saykoji Ungkap Cuma Terima Rp4,5 Juta

Honor PestaPora Rp45 Juta, Saykoji Ungkap Cuma Terima Rp4,5 Juta

Entertainment | Selasa, 29 September 2026 | 19:56 WIB

Ucapan Romantis Leo Rolly ke Istri Usai Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026

Ucapan Romantis Leo Rolly ke Istri Usai Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026

Sport | Selasa, 29 September 2026 | 19:55 WIB

Foto Jimmy Masrin Terpajang di Hunian Mewah Lapas Cibinong, Ini Kata Ombudsman

Foto Jimmy Masrin Terpajang di Hunian Mewah Lapas Cibinong, Ini Kata Ombudsman

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 19:55 WIB

Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat

Curah Hujan Tinggi tapi Kekeringan, Ahli UGM Ungkap Masalah Air Jawa Barat

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:55 WIB

Eks Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern

Eks Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 19:54 WIB

Cukai Rokok Hanya Cover 18% Beban Kesehatan, Biaya Berobat Terus Membengkak

Cukai Rokok Hanya Cover 18% Beban Kesehatan, Biaya Berobat Terus Membengkak

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:52 WIB

×