Kronologi Ricuh Hari Damai Aceh di Masjid Baiturrahman, Situasi Panas Saat Ada Teriakan 'Merdeka'

Bangun Santoso

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:33 WIB
Kronologi Ricuh Hari Damai Aceh di Masjid Baiturrahman, Situasi Panas Saat Ada Teriakan 'Merdeka'
Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan (berdiri kanan) berupaya menenangkan massa di Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026). ANTARA/M Haris SA
baca 10 detik
  • Ribuan warga menghadiri peringatan Hari Damai Aceh XXI di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 15 Agustus 2026.
  • Aksi pengibaran bendera Bulan Bintang memicu kericuhan, aksi saling lempar, serta penggunaan gas air mata oleh aparat keamanan.
  • Massa merusak lambang Garuda dan mengganti bendera di Pendopo Gubernur Aceh, sementara kepolisian masih mendata dampak kejadian tersebut.

Suara.com - Peringatan Hari Damai Aceh XXI 2026 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), yang semula berlangsung khidmat melalui zikir dan doa bersama berubah menjadi kericuhan.

Ketegangan terjadi setelah sejumlah massa mengibarkan bendera Bulan Bintang hingga terjadi aksi saling lempar dengan aparat keamanan.

Dari informasi yang diterima Redaksi Suara.com Sabtu malam, ribuan warga dari berbagai wilayah Aceh datang ke Banda Aceh untuk mengikuti rangkaian peringatan tersebut. Sebagian massa bahkan sudah datang ke Banda Aceh sejak 14 Agustus.

Sejak salat Subuh, halaman Masjid Raya Baiturrahman mulai dipadati warga. Mereka datang untuk mengikuti zikir akbar, doa bersama, serta mendengarkan orasi yang disampaikan terkait kondisi Aceh terkini.

Zikir dan doa bersama dipimpin sejumlah ulama Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB.

Massa mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat, meski sebagian harus duduk di bawah terik matahari pagi.

Sejumlah warga yang hadir membawa bendera putih, bendera Bulan Bintang, serta bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Meski demikian pada awal kegiatan, tidak tampak bendera yang dikibarkan di dalam kawasan Masjid Raya.

Situasi mulai berubah ketika massa semakin banyak meneriakkan kata “merdeka”. Sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah massa mengeluarkan bendera Bulan Bintang dan mengibarkannya di tengah kerumunan.

Panitia kemudian meminta massa menurunkan bendera tersebut untuk sementara dan mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Imbauan serupa disampaikan aparat keamanan yang berada di lokasi.

baca juga

Namun, permintaan tersebut tidak sepenuhnya diindahkan. Massa yang sebagian telah berdiri di bawah panas matahari terus meneriakkan kata “merdeka” dan mempertahankan bendera yang mereka bawa.

Ketegangan antara massa dan aparat kemudian meningkat. Sekitar pukul 09.00 WIB, massa meminta personel TNI dan kepolisian meninggalkan area dalam kompleks Masjid Raya Baiturrahman.

Personel keamanan selanjutnya bergerak keluar dari kawasan masjid. Sejumlah massa kemudian mengejar petugas dan melempari mereka menggunakan botol air mineral.

Salah seorang personel TNI bahkan sempat tersangkut di pagar masjid ketika berupaya meninggalkan lokasi.

Meski terjadi ketegangan, kegiatan zikir dan doa bersama tetap dilanjutkan hingga berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Sebagian massa masih bertahan di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Situasi kembali memanas sekitar pukul 11.11 WIB. Salah seorang massa terlihat memanjat tiang bendera yang berada di halaman Masjid Raya Baiturrahman.

Massa tersebut kemudian menurunkan bendera Merah Putih. Setelah itu, seorang massa lainnya naik dan menyerahkan bendera Bulan Bintang untuk dikibarkan di tiang tersebut.

Pengibaran bendera Bulan Bintang membuat suasana semakin tegang. Tidak lama kemudian, terdengar suara tembakan peringatan.

Aparat berupaya mengendalikan situasi. Namun, ketegangan kembali meningkat hingga petugas menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Kericuhan kemudian meluas ke sejumlah ruas jalan di sekitar Masjid Raya Baiturrahman. Warga yang berada di lokasi berhamburan menyelamatkan diri.

Massa yang sebelumnya berada di kawasan Simpang Kodim hingga Jalan Muhammad Jam berpencar ke sejumlah titik, termasuk kawasan pertokoan di jalan Diponegoro.

Sejumlah kendaraan warga terlihat mengalami kerusakan. Beberapa warga juga tampak terluka dan kemudian dibawa meninggalkan lokasi.

Situasi perlahan mereda sekitar pukul 11.42 WIB setelah lantunan ayat suci Alquran terdengar melalui pengeras suara Masjid Raya Baiturrahman.

Massa yang sebelumnya berhadapan dengan aparat mulai surut dan kembali bergerak ke arah masjid.

Pangdam Iskandar Muda bersama Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan lalu hadir ke lokasi. Keduanya melakukan upaya untuk meredakan ketegangan. Proses komunikasi antara aparat dan massa berlangsung cukup alot.

Dalam upaya meredakan situasi, dilakukan pembicaraan antara pihak keamanan dan perwakilan massa.

Setelah melalui pembicaraan panjang, Kapolda Aceh menyampaikan pembebasan sejumlah peserta aksi yang sempat ditahan.

Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, juga hadir di Masjid Raya Baiturrahman dan menemui massa. Ia datang setelah mendapat informasi mengenai adanya massa yang ditahan.

Di hadapan massa, Fadlullah meminta persoalan yang terjadi diselesaikan melalui pembicaraan dan tidak berlanjut menjadi kericuhan.

Menurutnya, persoalan tersebut harus diselesaikan dengan duduk bersama dan membicarakannya secara langsung.

“Baru saya hendak duduk dengan Kapolda sudah ribut lagi. Jadi saya panggil duduk di sini dan apa masalahnya. Kita duduk, kita bicarakan masalah semua. Kalau hanya teriak-teriak ke sana ke sini, kapan selesai masalah?” ujarnya.

“Ini rumah Allah, masjid. Sekarang kita panggil dan duduk, apa saja masalahnya,” lanjut Fadlullah.

Setelah situasi di Masjid Raya mulai mereda, massa kemudian terpecah. Sebagian masih bertahan di kawasan masjid, sementara sebagian lainnya bergerak menuju Pendopo Gubernur Aceh yang berjarak tidak jauh dari Masjid Raya Baiturrahman.

Massa yang tiba di Pendopo Gubernur Aceh kemudian masuk ke halaman rumah dinas resmi Gubernur Aceh.

Mereka menurunkan bendera Merah Putih yang terpasang di kawasan tersebut dan menggantinya dengan bendera Bulan Bintang.

Sejumlah massa juga menaiki bagian serambi depan pendopo dan menurunkan lambang Garuda yang terpasang di lokasi. Lambang negara tersebut kemudian dirusak dan diseret keluar pendopo.

Dari Pendopo Gubernur Aceh, massa kembali bergerak menuju Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Terkait dengan dampak kerusuhan, Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto memberikan keterangannya.

"Kami masih mendata dampak kejadian tersebut. Jika data dan informasinya ada, nanti kami sampaikan. Kami berharap Aceh tetap aman dan kondusif," kata Joko Krisdiyanto sebagaimana dilansir dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bendera Bintang Bulan Berkibar, Aksi Hari Damai Aceh Kisruh, TNI Dikeroyok

Bendera Bintang Bulan Berkibar, Aksi Hari Damai Aceh Kisruh, TNI Dikeroyok

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Dosen UBBG dan Sanggar Aceh Art Dance Community Perkuat Pelestarian Tari Tradisi Aceh

Dosen UBBG dan Sanggar Aceh Art Dance Community Perkuat Pelestarian Tari Tradisi Aceh

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Pecat dan Demosi 10 Tahun! Sanksi Dua Polisi Aceh Terkait Narkoba dan Tewasnya Anggota TNI

Pecat dan Demosi 10 Tahun! Sanksi Dua Polisi Aceh Terkait Narkoba dan Tewasnya Anggota TNI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Viral Satpol PP Jadi Maling Rokok saat Razia di Pasar Kabupaten Aceh Utara

Viral Satpol PP Jadi Maling Rokok saat Razia di Pasar Kabupaten Aceh Utara

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong

Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Pasokan Semen Aceh Tertekan, SIG Perkuat Pabrik dan Distribusi

Pasokan Semen Aceh Tertekan, SIG Perkuat Pabrik dan Distribusi

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Terkini

Wujudkan Mobil Impian, BRI KKB Expo 2026 Tebar Promo Suku Bunga Mulai 1,81 Persen

Wujudkan Mobil Impian, BRI KKB Expo 2026 Tebar Promo Suku Bunga Mulai 1,81 Persen

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Kronologi Ricuh Hari Damai Aceh di Masjid Baiturrahman, Situasi Panas Saat Ada Teriakan 'Merdeka'

Kronologi Ricuh Hari Damai Aceh di Masjid Baiturrahman, Situasi Panas Saat Ada Teriakan 'Merdeka'

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Cuma Selangkah ke Stasiun Manggarai, PT KAI Siapkan 1.232 Apartemen Murah

Cuma Selangkah ke Stasiun Manggarai, PT KAI Siapkan 1.232 Apartemen Murah

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:27 WIB

BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang, Tawarkan Promo Pembiayaan Kendaraan dan Mobil Listrik

BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang, Tawarkan Promo Pembiayaan Kendaraan dan Mobil Listrik

Jawa Tengah | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:25 WIB

131 Cabang Serentak Gelar BRI KKB Expo 2026, Yuk Wujudkan Mobil Impian

131 Cabang Serentak Gelar BRI KKB Expo 2026, Yuk Wujudkan Mobil Impian

Jabar | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:19 WIB

Homeless Media, Instrumen Penting Bantu Suarakan Isu Lingkungan Dekat Masyarakat

Homeless Media, Instrumen Penting Bantu Suarakan Isu Lingkungan Dekat Masyarakat

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Rumah Eks Menkominfo Johnny G Plate Ambruk, Korban Tewas Gempa NTT 47 Orang

Rumah Eks Menkominfo Johnny G Plate Ambruk, Korban Tewas Gempa NTT 47 Orang

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:12 WIB

BRI KKB Expo 2026 Sambangi 131 Cabang, Mobil Impian Siap Dibawa Pulang

BRI KKB Expo 2026 Sambangi 131 Cabang, Mobil Impian Siap Dibawa Pulang

Jakarta | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Berburu Mobil Impian di BRI KKB Expo 2026, Digelar di 131 Cabang

Berburu Mobil Impian di BRI KKB Expo 2026, Digelar di 131 Cabang

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Arsip Angin dan Janji yang Tertunda

Arsip Angin dan Janji yang Tertunda

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×