- Pesepeda di Jakarta masih sering menghadapi ancaman kendaraan bermotor karena jalur khusus belum berfungsi optimal.
- Data B2W mencatat 104 pesepeda tewas akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang periode lima tahun hingga 2026.
- Dishub DKI Jakarta berencana menerapkan tilang elektronik pada jalur sepeda untuk menindak kendaraan bermotor yang melanggar.
Minimnya fasilitas yang terintegrasi berdampak fatal. Data B2W menunjukkan angka kecelakaan pesepeda masih berada di level yang mengkhawatirkan. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026 saja, sudah 4 nyawa melayang di jalanan.
Jika ditarik mundur dalam lima tahun terakhir (2021-2026), total ada 162 insiden kecelakaan. Tragisnya, 104 pesepeda dinyatakan meninggal dunia, 41 luka berat, dan 17 luka ringan.
“Pesepeda itu kelompok paling rentan ya di jalan dengan minimnya fasilitas jalur sepeda di kota-kota dan bahkan belum terhubung, belum terintegrasi,” ungkap Sanny.
Asa Baru: Tilang Elektronik dan Bike Sharing
Kabar baiknya, titik terang mulai muncul. Dinas Perhubungan DKI Jakarta berencana menerapkan tilang elektronik (ETLE) khusus di jalur sepeda guna memberi efek jera bagi penyerobot lahan gowes. Targetnya, pada 2027-2028, jalur sepeda di Jakarta sepenuhnya steril.
“Beberapa kali kami juga diundang Dishub DKI, yang terakhir itu ada penindakan hukum pakai ETLE di jalur sepeda sama Polda Metro Jaya,” tambah Sanny.
Tak hanya soal keamanan, B2W juga memikirkan nasib pekerja dari kota penyangga seperti Depok, Bogor, atau Cikarang. Sanny mengusulkan konsep bike sharing di titik-titik transportasi massal.
Harapannya, pekerja yang turun dari KRL tetap bisa melanjutkan perjalanan ke kantor dengan bersepeda tanpa harus membawa unit sepeda dari rumah.
Uji coba telah dimulai di Stasiun Dukuh Atas pada Agustus ini dengan menyediakan 10 unit sepeda. Skemanya sederhana: pekerja cukup memverifikasi biodata dan kantor, lalu bisa menggunakan sepeda secara gratis.
“Pagi sampai sore, jadi ketika sore mereka sudah pulang kantor bisa dikembalikan lagi ke tempat semula di titik stasiun KRL itu,” pungkasnya.