81 Tahun Indonesia Merdeka, Tapi Kemerdekaan Belum Utuh bagi Penyandang Disabilitas Mental

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 17 Agustus 2026 | 13:24 WIB
81 Tahun Indonesia Merdeka, Tapi Kemerdekaan Belum Utuh bagi Penyandang Disabilitas Mental
Ilustrasi 81 Tahun Indonesia Merdeka (Unsplash/Bisma Mahendra)
baca 10 detik
  • Perhimpunan Jiwa Sehat menyatakan sebanyak 12.600 penyandang disabilitas mental terjebak di panti rehabilitasi pada tahun 2022 akibat praktik pasung dan pengasingan.
  • Koordinator Advokasi PJS, Fatum Ade, menyebut pola perawatan kolonial yang mengandalkan isolasi masih diterapkan hingga saat ini di Indonesia.
  • Fatum Ade menegaskan kelompok penyandang disabilitas mental belum merasakan kemerdekaan karena masih menghadapi penyingkiran, pengurungan, serta potensi kekerasan di panti.

Di Indonesia, menurut Fatum, ketika keluarga tidak memiliki informasi dan akses yang memadai terkait perawatan disabilitas mental, panti rehabilitasi cenderung dipilih sebagai jalan keluar.

"Bahkan rumah sakit umum maupun rumah sakit jiwa, rumah sakit umum yang punya bangsal jiwa, rekomendasi-rekomendasi ini selalu ke panti menjadi salah satu rekomendasi ini," katanya.

Fatum menilai kondisi itu menunjukkan praktik penyingkiran penyandang disabilitas mental ke dalam institusi masih bertahan hingga saat ini.

"Jadi kita mesti melihat bahwa rezim menyingkirkan orang dengan disabilitas mental ke dalam panti masih terus ada, terus kuat dari zaman kolonial sampai sekarang itu tidak berubah-ubah," ujar dia.

Padahal, ia menekankan bahwa panti rehabitasi seharusnya menjadi tempat pemberdayaan penyandang disabilitas mental yang kondisinya telah stabil. Kemudian mereka dilatih keterampilan tertentu agar bisa hidup di tengah masyarakat normal.

"Kalau Bilang Merdeka, Kami Belum Merdeka"

Bagi Fatum, persoalan tersebut membuat penyandang disabilitas mental belum dapat sepenuhnya menikmati kemerdekaan yang telah dirasakan Indonesia secara administratif, hukum, maupun sebagai sebuah negara.

"Kalau tanya soal kemerdekaan, kami kira kami masih mengalami penjajahan seperti itu. Masih mengalami penyingkiran," kata Fatum.

Ia menegaskan, kemerdekaan Indonesia tidak otomatis berarti penyandang disabilitas mental telah bebas dari perlakuan yang membatasi hak dan kebebasan mereka.

baca juga

"Kita sudah secara administratif, secara de facto, secara hukum, kita memang sudah merdeka, tapi rakyat yang bernama kelompok disabilitas mental ini masih mengalami penyingkiran, masih mengalami perantaian, masih dikurung, masih diisolasi, masih dipasung di tempat-tempat yang oleh negara dan masyarakat dianggap sebagai tempat perawatan, tempat perlindungan bagi disabilitas mental," tuturnya.

Menurut Fatum, tempat yang semestinya menjadi ruang perawatan dan perlindungan justru dapat menjadi tempat terjadinya kekerasan dan penyiksaan.

"Padahal ternyata yang di sana adalah kekerasan dan penyiksaan yang kami alami," katanya.

Karena itu, ketika ditanya apakah penyandang disabilitas mental sudah benar-benar merasakan kemerdekaan, Fatum memberikan jawaban tegas.

"Jadi itu kalau bilang merdeka, kami belum merdeka karena masih ada institusionalisasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tamansiswa Onthel Mardika, Mengulang Jejak Pawai Kemerdekaan Pertama Ki Hadjar Dewantara

Tamansiswa Onthel Mardika, Mengulang Jejak Pawai Kemerdekaan Pertama Ki Hadjar Dewantara

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Momen Bendera Pusaka Diarak dari Monas ke Istana Merdeka

Momen Bendera Pusaka Diarak dari Monas ke Istana Merdeka

Foto | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:08 WIB

Walkot Tangsel Naik Tank Saat HUT RI Kena Semprot Netizen: Jalan Benerin, Bukan Dadah-Dadah

Walkot Tangsel Naik Tank Saat HUT RI Kena Semprot Netizen: Jalan Benerin, Bukan Dadah-Dadah

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:55 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×