Babak Baru Perang Iran, Donald Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Negosiasi Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:59 WIB
Babak Baru Perang Iran, Donald Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Negosiasi Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuka kemungkinan untuk mencalonkan diri dalam Pilpres AS 2028. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Donald Trump mengancam membom Oman jika dinilai menghalangi upaya AS membuka Selat Hormuz.
  • Iran dan Oman hampir merampungkan kesepakatan mandiri untuk membuka kembali rute pelayaran kapal.
  • Trump menolak memperpanjang MoU dengan Iran dan menegaskan tidak terburu-buru mengakhiri perang.

Suara.com - Donald Trump memicu ketegangan diplomatik baru dengan mengancam akan membom Oman jika negara sekutu AS itu dianggap merintangi jalur diplomasi Washington terkait Selat Hormuz. Ancaman keras ini dilontarkan di tengah manuver terpisah Oman yang justru hampir merampungkan kesepakatan navigasi laut bersama Iran.

Langkah Oman menggalang kesepakatan mandiri dinilai memicu kekesalan Gedung Putih yang menginginkan kontrol penuh atas pembukaan kembali alur pelayaran minyak dunia tersebut. Konflik verbal ini mencuat tepat saat masa berlaku Nota Kesepahaman (MoU) 60 hari antara Amerika Serikat dan Iran resmi berakhir.

Trump secara tegas memastikan bahwa pemerintahannya tidak bermaksud memperpanjang masa berlaku dokumen perdamaian sementara tersebut.

Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)
Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)

Bagaimana Ancaman Trump Terhadap Oman Bisa Terjadi?

Ancaman serangan militer ke wilayah Oman terungkap melalui wawancara telepon Presiden AS dengan media Fox News.

Jurnalis Fox News, Trey Yingst, mengutip pernyataan langsung Trump yang menggunakan bahasa kasar saat menyinggung peran Muscat.

"Jika Oman menghalangi, kita akan membom mereka sampai hancur," kata Trump dalam wawancara tersebut.

Trump tidak merinci batasan tindakan Oman yang dapat dikategorikan sebagai bentuk penghalangan terhadap ambisi diplomasinya.

Di saat bersamaan, Trump juga mengklaim telah membuka jalur komunikasi rahasia secara langsung dengan Garda Revolusi Iran (IRGC).

Bagaimana Respons Iran Terhadap Klaim Jalur Belakang AS?

Pihak militer Iran langsung membantah keras klaim komunikasi rahasia yang disampaikan oleh orang nomor satu di AS tersebut.

Juru bicara IRGC menyampaikan bantahan resminya melalui kantor berita setengah pemerintah Iran, Tasnim News.

"Tidak ada pembicaraan yang terjadi antara pejabat IRGC dan pihak Amerika, dan kebohongan oleh Trump ini hanyalah khayalan yang disebabkan oleh ilusi dan mimpi buruk yang dideritanya akibat kekalahan dan keputusasaan dalam perang," tegas juru bicara IRGC.

Gedung Putih sendiri dinilai kehilangan momentum diplomatik setelah Iran mendahului membuat kesepakatan khusus dengan Oman.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengonfirmasi bahwa kesepakatan jalur transit kapal di Selat Hormuz telah tercapai dengan Muscat.

Mengapa Oman Menjadi Kunci Jalur Pelayaran Selat Hormuz?

"Sebuah pemahaman telah dicapai mengenai peta rute transit," ungkap Baghaei saat memberikan keterangan kepada awak media.

Baghaei menambahkan bahwa detail teknis rute pelayaran akan segera difinalisasi sebelum pernyataan bersama diterbitkan.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan pembukaan penuh jalur laut bergantung pada ganti rugi dari AS atas pelanggaran MoU.

Teheran dilaporkan menuntut tarif lintas kapal sebesar 5 hingga 7 persen dari nilai kargo yang melintasi Selat Hormuz.

Meskipun negosiasi berjalan rumit, Trump menegaskan tidak merasa terburu-buru untuk mengakhiri konflik bersenjata dengan Iran.

Bagaimana Sikap Trump Menghadapi Strategi Diplomasi Iran?

"Merekalah pemain poker yang handal, tapi mereka sedang sekarat," ujar Trump meremehkan posisi tawar Iran.

"Saya tidak punya jadwal waktu. Saya tidak sedang terburu-buru," tambah Presiden Amerika Serikat tersebut.

MoU yang ditandatangani pada 18 Juni lalu sejatinya dirancang untuk gencatan senjata dan pembukaan parsial Selat Hormuz.

Namun kesepakatan itu gugur di tengah jalan setelah kedua belah pihak kembali melancarkan serangan militer terbuka.

Pada 8 Juli, Trump mengumumkan gencatan senjata telah berakhir dan menyebut kepemimpinan Iran dengan sebutan "sampah" serta "gila".

Perselisihan ini berakar dari serangan bersama Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran pada Februari lalu.

Sebagai balasan, Teheran memblokir Selat Hormuz yang menjadi jalur distribusi seperlima pasokan minyak dan LNG dunia.

Oman yang berbatasan langsung dengan Selat Hormuz memilih posisi netral, meski beberapa kali terkena dampak serangan.

Melalui akun Truth Social miliknya menjelang berakhirnya masa berlaku MoU, Trump kembali menegaskan ambisi utama Washington.

"Tujuan nomor satu adalah, dan akan selalu begitu, bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dalam bentuk apa pun," tulis Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Ejek Trump Sembunyi di Truk Makanan Usai Klaim Selat Hormuz

Iran Ejek Trump Sembunyi di Truk Makanan Usai Klaim Selat Hormuz

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Donald Trump Dikabarkan Deklarasikan Selat Hormuz Masuk Wilayah Amerika Serikat

Donald Trump Dikabarkan Deklarasikan Selat Hormuz Masuk Wilayah Amerika Serikat

Video | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Meski Diancam AS, Harga Minyak Naik Tipis

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Meski Diancam AS, Harga Minyak Naik Tipis

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Terkini

Kartika Sari Dewi Soekarno Anak Siapa? Profil Putri Proklamator yang Jauh dari Panggung Politik

Kartika Sari Dewi Soekarno Anak Siapa? Profil Putri Proklamator yang Jauh dari Panggung Politik

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Catatan Eks Tapol Demo Agustus: 81 Tahun RI dan Kemerdekaan yang Belum Dinikmati Seutuhnya

Catatan Eks Tapol Demo Agustus: 81 Tahun RI dan Kemerdekaan yang Belum Dinikmati Seutuhnya

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Mengejar Potensi Perikanan US$34 Miliar, Mengapa Indonesia Perlu Perkuat Energi Pesisir?

Mengejar Potensi Perikanan US$34 Miliar, Mengapa Indonesia Perlu Perkuat Energi Pesisir?

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Babak Baru Perang Iran, Donald Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Negosiasi Selat Hormuz

Babak Baru Perang Iran, Donald Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Negosiasi Selat Hormuz

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:59 WIB

Pemerintah Sebut Listrik di Flores Hampir Pulih 100 Persen Pascagempa M7,7

Pemerintah Sebut Listrik di Flores Hampir Pulih 100 Persen Pascagempa M7,7

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:59 WIB

Jurgen Klopp Resmi Ambil Alih Timnas Jerman, Misi Bangun Ulang Die Mannschaft Dimulai

Jurgen Klopp Resmi Ambil Alih Timnas Jerman, Misi Bangun Ulang Die Mannschaft Dimulai

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Resmi Gabung PSM Makassar, Sergio Aguero Bakal Ramaikan Super League 2026/2027

Resmi Gabung PSM Makassar, Sergio Aguero Bakal Ramaikan Super League 2026/2027

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:51 WIB

4 Rekomendasi Parfum Gourmand Wangi Kue, Ada Aroma Cokelat hingga Butter

4 Rekomendasi Parfum Gourmand Wangi Kue, Ada Aroma Cokelat hingga Butter

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Surat Terbuka untuk HRD: Berhentilah Bertanya "Ngapain Aja Setahun Ini" kepada Ibu Baru

Surat Terbuka untuk HRD: Berhentilah Bertanya "Ngapain Aja Setahun Ini" kepada Ibu Baru

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Subsidi BBM Dipangkas, 1 Juta Motor Listrik Disiapkan, IESR Ingatkan 2 Hal Penting

Subsidi BBM Dipangkas, 1 Juta Motor Listrik Disiapkan, IESR Ingatkan 2 Hal Penting

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:48 WIB

×