- Sidang perdana kasus penganiayaan anak Daycare Little Aresha hadirkan 13 tersangka.
- JPU mengungkap sembilan bentuk kekejaman fisik dan psikis terhadap korban.
- Korban mengalami pengikatan, kekerasan fisik, hingga penelantaran makanan di ruangan sempit.
Suara.com - Kasus penganiayaan anak di daycare Little Aresha telah memasuki tahap sidang perdana pada Selasa (18/8/2026).
Sidang perdana kasus penganiayaan anak di Daycare Little Aresha ini turut menghadirkan 13 tersangka yang terdiri dari para pengasuh, ketua yayasan, dan kepala sekolah yang lebih dulu ditahan.
Salah satu fakta paling mengejutkan dalam persidangan adalah dugaan tindakan menenggelamkan kepala anak ke dalam bak berisi air.
Pada sidang perdana yang beragenda pembacaan surat dakwaan, serangkaian fakta memilukan soal bagaimana para tersangka memperlakukan anak-anak di dalam Daycare terungkap.
Berikut adalah daftar dosa dan kekejaman yang dialami para korban daycare Little Aresha yang diungkapkan oleh JPU dalam surat dakwaan.
1. Anak Diikat Tangan dan Kakinya
Salah satu dugaan perlakuan yang paling banyak disorot dalam persidangan adalah praktik mengikat anak.
Dalam dakwaan, anak disebut dibedong atau diikat menggunakan kain maupun tali. Pengikatan tersebut dilakukan agar anak tidak banyak bergerak dan pengasuh tidak kewalahan ketika merawat mereka.
Bahkan, dalam kondisi tertentu, kaki anak disebut diikat dan talinya dikaitkan pada bagian pintu.
Jaksa menyebut tindakan tersebut diduga merupakan bagian dari pola pengasuhan yang telah diterapkan di Little Aresha. Pengasuh yang tidak mengikuti instruksi pengikatan disebut dapat ditegur oleh pihak pengelola.
2. Anak Diikat hingga Waktu Dijemput
Praktik pengikatan disebut tidak hanya berlangsung sebentar.
Berdasarkan dakwaan yang dibacakan di persidangan, setelah dimandikan, tangan dan kaki sejumlah anak disebut dibedong serta diikat menggunakan tali kain.
Anak kemudian dibiarkan dalam kondisi tersebut hingga waktu penjemputan pada sore hari.
Alasan yang disebut dalam dakwaan berkaitan dengan kemudahan pengasuh dalam menangani anak-anak sehingga mereka tidak terlalu banyak bergerak.