Pelaku Kekerasan Anak Justru Orang Terdekat, Plan Indonesia Ungkap Data Miris

Bangun Santoso

Minggu, 26 Juli 2026 | 11:34 WIB
Pelaku Kekerasan Anak Justru Orang Terdekat, Plan Indonesia Ungkap Data Miris
Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Direktur Eksekutif Plan Indonesia menyatakan keamanan anak Indonesia berada pada tahap krisis akibat maraknya kekerasan.
  • Kementerian PPA mencatat ada lebih dari 21 ribu laporan kasus kekerasan terhadap anak sepanjang tahun 2025.
  • Dini Widiastuti menyampaikan hal tersebut dalam acara Run For Equality 2026 di Jakarta pada Minggu (26/7/2026).

Suara.com - Yayasan Plan International Indonesia ikut menyoroti masih berulangnya kasus-kasus kekerasan yang melibatkan anak-anak sebagai korban.

Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti berpendapat situasi keamanan dan kenyamanan anak di Indonesia sudah di tahap krisis jika dilihat pada maraknya kasus kekerasan terhadap anak belakangan ini.

Ia berkaca melalui data SIMFONI milik Kementerian PPA yang mengungkap ada 21 ribu lebih laporan mengenai kasus kekerasan terhadap anak-anak sepanjang 2025.

Dari jumlah itu pun, Dini menduga, belum tentu dapat menggambarkan realitas dan fakta konkret di lapangan. Oleh karena itu ia menganggap kasus ini merupakan fenomena gunung es.

"Nah, ini seperti puncak gunung es. Yang tidak dilaporkan itu ada berapa, kan, kita tidak tahu," kata Dini saat ditemui di acara Run For Equality 2026 di Jakarta pada Minggu (26/7/2026).

Berdasarkan hasil penelitian Plan Indonesia, kasus kekerasan terhadap anak justru terjadi dari lingkungan terdekat mereka, seperti keluarga, ruang pendidikan dan ranah digital.

Karena itu ia menyayangkan potensi terjadinya tindak kekerasan justru timbul di tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak-anak.

Dini juga mengatakan, kebanyakan korban tidak melaporkan tindak kekerasan yang dialami karena diterpa sejumlah tekanan. Misalnya, ketergantungan ekonomi, emosional, dan relasi kuasa.

Ia memandang, dari segi regulasi yang mengatur sebenarnya suduh cukup kuat untuk mencegah bertambahnya kasus-kasus kekerasan serupa. Namun, Dini menganggap bahwa masalah utama ada dalam tahap pelaksanaannya.

baca juga

Selain itu, dari faktor cara pandang masyarakat yang masih memandang kekerasan sebagai hal yang lumrah, ikut menjadi penyebab maraknya kasus ini.

"Tapi ini memang harus diefektifkan dengan perspektif pencegahan. Nah, ini kita semua masih punya sisi kelemahan di Indonesia," tambah. (Reporter: Alif Bintang)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suarakan Kesetaraan, Run for Equality 2026 Sukses Digelar di Senayan Park

Suarakan Kesetaraan, Run for Equality 2026 Sukses Digelar di Senayan Park

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:27 WIB

Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan

Negara Ini Darurat Pemerkosaan, Rakyat Main Hakim Sendiri Gebuki Diduga Pelaku Sampai Tewas di Jalan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:25 WIB

Wali Murid Little Aresha Yogyakarta Geram 3 Orang Belum Diperiksa, 3 Lainnya Melenggang Bebas

Wali Murid Little Aresha Yogyakarta Geram 3 Orang Belum Diperiksa, 3 Lainnya Melenggang Bebas

News | Senin, 20 Juli 2026 | 10:25 WIB

Satu Remaja Dirudapaksa 27 Orang di Sampang, Alarm Keras Gagalnya Sistem Perlindungan Anak

Satu Remaja Dirudapaksa 27 Orang di Sampang, Alarm Keras Gagalnya Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:01 WIB

Menteri PPPA Sentil Pemkab Sampang Usai Kasus 27 Predator Anak: Perkuat Gugus Tugas!

Menteri PPPA Sentil Pemkab Sampang Usai Kasus 27 Predator Anak: Perkuat Gugus Tugas!

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:28 WIB

Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela

Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:00 WIB

Terkini

3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari

3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Di Sela-sela Mengemas MBG, 2 Karyawan SPPG Lenteng Isap Sabu

Di Sela-sela Mengemas MBG, 2 Karyawan SPPG Lenteng Isap Sabu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Gunung Lokon Didominasi Gempa Vulkanik Dangkal, Status Waspada

Gunung Lokon Didominasi Gempa Vulkanik Dangkal, Status Waspada

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Said Iqbal: 19 Juta Lapangan Kerja itu Janji Gibran, Bukan Prabowo

Said Iqbal: 19 Juta Lapangan Kerja itu Janji Gibran, Bukan Prabowo

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Hujan Buatan Jadi Jurus Baru Jakarta Sapu Polusi Udara

Hujan Buatan Jadi Jurus Baru Jakarta Sapu Polusi Udara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:13 WIB

Kabut Asap Memburuk, Pemkot Palu Perpanjang Sekolah Daring

Kabut Asap Memburuk, Pemkot Palu Perpanjang Sekolah Daring

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Berapa Harga Blush On Inez? Intip Pilihan Warna dan Kesan Pembeli

Berapa Harga Blush On Inez? Intip Pilihan Warna dan Kesan Pembeli

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:11 WIB

UPH Masuk Top=5 PTS Indonesia di THE WUR 2027, Tempati Peringkat 1.8012.000 Dunia

UPH Masuk Top=5 PTS Indonesia di THE WUR 2027, Tempati Peringkat 1.8012.000 Dunia

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026

Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:02 WIB

×