- Kpk membantah isu operasi tangkap tangan atau OTT di Pemerintah Kabupaten Bogor.
- Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan informasi penangkapan terhadap sejumlah pimpinan SKPD tidak benar.
- KPK mengimbau masyarakat tidak langsung mempercayai informasi tidak resmi yang beredar luas di media sosial.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah kabar adanya operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (20/8/2026).
Kabar tersebut sebelumnya beredar di media sosial dan menyebut OTT KPK berkaitan dengan dugaan kasus rasuah yang menyeret sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkab Bogor.
Namun, KPK memastikan informasi tersebut tidak benar.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memastikan pihaknya tidak melakukan OTT di wilayah Kabupaten Bogor sebagaimana kabar yang beredar.
"Terkait kabar peristiwa tertangkap tangan di wilayah Kabupaten Bogor, kami klarifikasi, bahwa informasi tersebut tidak benar," kata Budi saat dikonfirmasi, pada Kamis (20/8/2026).
Budi sekaligus meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang beredar sebelum ada konfirmasi resmi dari KPK.
Sebelumnya, kabar mengenai adanya OTT yang menyasar internal Pemkab Bogor beredar pada Kamis (20/8/2026). Informasi tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.
Reporter: Alif Bintang