Walhi Kritik Menhut Raja Juli ke Kalteng: Jangan Cuma Gimmick Semprot Api, Mana Solusinya?

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:05 WIB
Walhi Kritik Menhut Raja Juli ke Kalteng: Jangan Cuma Gimmick Semprot Api, Mana Solusinya?
Foto sebagai Ilustrasi: Menhut Raja Juli Antoni meninjau penanganan karhutla di Rasau Jaya Satu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (24/8/2026). [Suara.com/Kemenhut]
baca 10 detik
  • Walhi Kalteng mengkritik kunjungan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ke Palangka Raya pada 19 Agustus 2026.
  • Kunjungan tersebut dinilai hanya bersifat simbolik dan tidak menghadirkan solusi konkret untuk mengatasi kebakaran hutan.
  • Walhi menyarankan agar anggaran perjalanan pejabat dialihkan guna memperkuat peralatan dan operasi pemadaman di lapangan.

Suara.com - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Tengah mengkritik kunjungan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ke Kalimantan Tengah untuk meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Direktur Eksekutif Walhi Kalteng Firman Palanungkai menilai kunjungan pejabat pemerintah ke lokasi karhutla belum tentu memberikan solusi terhadap kebakaran yang masih terjadi.

Raja Juli sebelumnya memang datang ke Kalteng pada Rabu (19/8/2026). Bersama Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, dia meninjau langsung lokasi karhutla di kawasan Petuk Katimpun, Palangka Raya. Kementerian Kehutanan menyebut kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat penanganan karhutla secara langsung di lapangan.

Firman menilai kunjungan tersebut lebih banyak menampilkan kegiatan simbolik ketimbang memberikan solusi konkret untuk mengatasi karhutla.

"Di Kalimantan Tengah ini ada satu hal yang terakhir yang saya sampaikan bahwa beberapa waktu yang lalu ada Menteri Kehutanan yang berkunjung ke Kalteng kemudian ada dengan segala gimmicknya, menyemprot-nyemprot api, biasanya begitu," kata Firman dalam konferensi pers, Selasa (25/8/2026).

Menurut dia, persoalan karhutla di Kalteng membutuhkan penanganan yang lebih konkret, terutama dukungan anggaran dan peralatan untuk pemadaman.

Firman mengatakan, Kalteng saat ini banyak didatangi pejabat pemerintah untuk melihat kondisi karhutla. Namun, dia mempertanyakan dampak nyata dari kunjungan tersebut terhadap penanganan kebakaran.

"Kalimantan Tengah hari ini banyak kunjungan. menurut kami, ini yang kami kritik, banyak kunjungan menteri tapi tidak memberikan solusi yang bagus dan tepat," ujarnya.

Dia menilai pemerintah seharusnya menghitung kembali efektivitas anggaran yang dikeluarkan untuk kunjungan pejabat ke daerah yang sedang menghadapi karhutla.

baca juga

Bagi Walhi Kalteng, anggaran perjalanan tersebut akan lebih bermanfaat jika dialihkan untuk memperkuat operasi pemadaman di lapangan.

"Kami bayangkan bahwa anggaran kunjungan mereka itu coba dialokasikan untuk pemadaman kebakaran saja dibandingkan harus biaya yang cukup besar, bayangkan, kalau berangkat mereka itu berapa biayanya," kata Firman.

Kritik tersebut disampaikan setelah Raja Juli meninjau kawasan Petuk Katimpun, Palangka Raya, pada 19 Agustus 2026.

Kementerian Kehutanan menyebut penanganan karhutla dilakukan melalui sejumlah langkah, termasuk operasi modifikasi cuaca, pemadaman dan pengendalian titik api, serta penegakan hukum.

Raja Juli juga menekankan pentingnya pencegahan dan pengawasan di lapangan.

Kunjungan Raja Juli tersebut berlangsung beberapa hari sebelum Presiden Prabowo Subianto turun langsung ke Kalimantan Tengah pada Sabtu (22/8/2026) untuk mengecek penanganan karhutla.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Klaim Karhutla di Kalimantan dan Sumatra Mulai Teratasi

Prabowo Klaim Karhutla di Kalimantan dan Sumatra Mulai Teratasi

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Andai Satwa bisa Bicara: Rumah Kami Berapi Bukan karena Takdir Tuhan

Andai Satwa bisa Bicara: Rumah Kami Berapi Bukan karena Takdir Tuhan

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:17 WIB

336 Karhutla Melanda Palangka Raya, Jekan Raya Jadi Wilayah Terparah

336 Karhutla Melanda Palangka Raya, Jekan Raya Jadi Wilayah Terparah

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:51 WIB

336 Karhutla Terjadi di Palangka Raya! 428,46 Hektare Lahan Ludes Selama 3 Bulan

336 Karhutla Terjadi di Palangka Raya! 428,46 Hektare Lahan Ludes Selama 3 Bulan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Walhi Soroti Karhutla Papua Makin Meluas di Tengah Proyek Pangan 2,5 Juta Hektare

Walhi Soroti Karhutla Papua Makin Meluas di Tengah Proyek Pangan 2,5 Juta Hektare

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Walhi Sebut Karhutla di Papua Makin Masif, Banyak Titik Api Berada di Konsesi Food Estate

Walhi Sebut Karhutla di Papua Makin Masif, Banyak Titik Api Berada di Konsesi Food Estate

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Makassar Terbakar, Damkarmat Pastikan Tak Meluas

Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Makassar Terbakar, Damkarmat Pastikan Tak Meluas

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Terkini

Kasus Rekening Botok, Bisakah Bank Memblokir Rekening Nasabah?

Kasus Rekening Botok, Bisakah Bank Memblokir Rekening Nasabah?

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:08 WIB

5 Kreasi Kimpul Viral ala Ibu Black Sheep: Dari Bungeoppang hingga Sushi!

5 Kreasi Kimpul Viral ala Ibu Black Sheep: Dari Bungeoppang hingga Sushi!

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Jumat, Hakim Ingatkan Jangan Ganggu Independensi

Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Jumat, Hakim Ingatkan Jangan Ganggu Independensi

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:03 WIB

Jelang Aksi di DPR, Massa AMPB Kebanjiran Donasi Logistik

Jelang Aksi di DPR, Massa AMPB Kebanjiran Donasi Logistik

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:02 WIB

Daftar Motor Listrik Murah di Indonesia Budget di Bawah Rp 20 Juta

Daftar Motor Listrik Murah di Indonesia Budget di Bawah Rp 20 Juta

Otomotif | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Massa Aksi Mahasiswa Memanas Saat Dihadang Menuju Titik Aksi Tugu Muda Semarang

Massa Aksi Mahasiswa Memanas Saat Dihadang Menuju Titik Aksi Tugu Muda Semarang

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Jakarta Boleh Modern, Tapi Jangan Biarkan Warga Betawi Tersingkir dari Tanah Leluhur

Jakarta Boleh Modern, Tapi Jangan Biarkan Warga Betawi Tersingkir dari Tanah Leluhur

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Menteri Agama Mundur dan Fokus Maju Calon Ketua Umum PBNU, Bakal Duel vs Petahana?

Menteri Agama Mundur dan Fokus Maju Calon Ketua Umum PBNU, Bakal Duel vs Petahana?

Jatim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Pengeboran PLTP Gunung Ungaran Bisa Dihentikan Jika Potensi Tak Terbukti

Pengeboran PLTP Gunung Ungaran Bisa Dihentikan Jika Potensi Tak Terbukti

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Hukum Kok Butuh FYP? Ketika Viralitas Jadi Syarat Menindak Turis Nakal

Hukum Kok Butuh FYP? Ketika Viralitas Jadi Syarat Menindak Turis Nakal

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:51 WIB

×