KPK Periksa Kepala Bea Cukai Kediri sebagai Tersangka Suap Impor

Vania Rossa, Dea Hardiningsih Irianto

Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:09 WIB
KPK Periksa Kepala Bea Cukai Kediri sebagai Tersangka Suap Impor
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein (kiri) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026). [Suara.com/Dea]
baca 10 detik
  • KPK memeriksa Kepala Kantor Bea dan Cukai Kediri, Gatot Heroe Hernanda, di Jakarta pada Rabu (26/8/2026).
  • Gatot diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap importasi barang yang bersumber dari PT Blueray Cargo.
  • Penyidikan ini berlandaskan dua surat perintah penyidikan baru yang diterbitkan KPK setelah menganalisis fakta persidangan.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Kantor Bea dan Cukai Kediri Gatot Heroe Hernanda (GHH) pada hari ini, Rabu (26/8/2026).

Gatot diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

“Benar, hari ini Rabu (26/8), penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Saudara GHH, selaku ASN di Ditjen Bea dan Cukai (Subdit Penindakan Direktorat P2 periode Juni 2023-Februari 2026),” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).

Budi mengonfirmasi Gatot telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Namun, dia belum mengungkapkan materi pemeriksaan yang akan didalami penyidik terhadap Gatot.

Selain itu, Budi juga belum menyampaikan kemungkinan langkah penahanan yang akan dilakukan KPK terhadap Gatot setelah pemeriksaan.

KPK Terbitkan Dua Sprindik Baru

Sebelumnya, KPK menerbitkan dua surat perintah penyidikan (sprindik) baru dalam pengembangan kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein menjelaskan, sprindik tersebut diterbitkan setelah penyidik menganalisis fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan.

“Ada beberapa klaster dari Rp91 miliar,” kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).

baca juga

Taufik menjelaskan, uang Rp91 miliar tersebut berasal dari perusahaan importir PT Blueray Cargo. Uang itu diduga digunakan untuk menyuap sejumlah pejabat Bea Cukai maupun pihak lainnya terkait pengurusan kegiatan impor.

Dalam salah satu sprindik baru yang diterbitkan KPK, Taufik mengungkapkan telah ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka baru.

KPK kemudian mengonfirmasi bahwa tersangka baru tersebut adalah Gatot Heroe Hernanda, yang kini menjabat sebagai Kepala Kantor Bea dan Cukai Kediri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus OTT Rektor Unsoed, Eks Penyidik KPK Sebut Indonesia Darurat Intelektual

Kasus OTT Rektor Unsoed, Eks Penyidik KPK Sebut Indonesia Darurat Intelektual

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:59 WIB

KPK Periksa Bendahara dan Kabid SDA PUPR Bengkulu Soal Temuan Duit Rp4 Miliar

KPK Periksa Bendahara dan Kabid SDA PUPR Bengkulu Soal Temuan Duit Rp4 Miliar

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:53 WIB

Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta

Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Terkini

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di Ajang MotoGP Indonesia 2026

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di Ajang MotoGP Indonesia 2026

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Menteri Koperasi Puji Kekompakan Kepala Daerah di Sulsel

Menteri Koperasi Puji Kekompakan Kepala Daerah di Sulsel

Sulsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Sehari Jadi Kakak Bimbing, Karyawan dan Jurnalis Temani Ribuan Anak Marginal Bermain dan Belajar

Sehari Jadi Kakak Bimbing, Karyawan dan Jurnalis Temani Ribuan Anak Marginal Bermain dan Belajar

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Ini Waktu yang Pas Restock Skincare dan Produk Perawatan Diri, Ada Diskon hingga 70%!

Ini Waktu yang Pas Restock Skincare dan Produk Perawatan Diri, Ada Diskon hingga 70%!

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Sinopsis Overacting, Film Theng Therdtherng dan Bow Maylada di Netflix

Sinopsis Overacting, Film Theng Therdtherng dan Bow Maylada di Netflix

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Aksi Dramatis Evakuasi Medis Pembalap Spanyol Pakai Helikopter di MotoGP Mandalika

Aksi Dramatis Evakuasi Medis Pembalap Spanyol Pakai Helikopter di MotoGP Mandalika

Bali | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Review Hair Dryer Xiaomi H101 vs H300, Mana yang Lebih Worth It?

Review Hair Dryer Xiaomi H101 vs H300, Mana yang Lebih Worth It?

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:13 WIB

4 Essence Anti Aging untuk Samarkan Garis Halus Usia 30 Tahun ke Atas

4 Essence Anti Aging untuk Samarkan Garis Halus Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Essence Toner Skintific untuk Noda Hitam yang Mana? Simak Review Pembelinya

Essence Toner Skintific untuk Noda Hitam yang Mana? Simak Review Pembelinya

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Pembalap Moto2 hingga MotoGP Ketagihan Soto Ayam

Pembalap Moto2 hingga MotoGP Ketagihan Soto Ayam

Bali | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:06 WIB

×