Lalu Lintas Selat Hormuz Lumpuh Parah, Iran Tolak Buka Jalur Pelayaran

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:07 WIB
Lalu Lintas Selat Hormuz Lumpuh Parah, Iran Tolak Buka Jalur Pelayaran
Kapal macet di Selat Hormuz (TOI)
baca 10 detik
  • Aktivitas kapal dagang di Selat Hormuz anjlok drastis menjadi lima kapal per hari.

  • Iran menegaskan pembicaraan diplomasi dengan Oman tidak bertujuan membuka kembali Selat Hormuz.

  • Jalur pelayaran Selat Hormuz baru dibuka jika Amerika Serikat memenuhi nota kesepahaman.

Suara.com - Lalu lintas pelayaran kapal di Selat Hormuz kembali terpuruk jauh di bawah rata-rata harian akibat blokade dan ancaman keamanan yang membayangi perairan strategis tersebut. Hanya ada lima kapal komoditas yang melintas pada Selasa, mempertegas bahwa keterpurukan aktivitas maritim di kawasan ini masih belum menunjukkan tanda-tanda pulih.

Data terbaru Kpler mencatat dua tanker LPG dan satu kapal pembawa bitumen bergerak keluar, sementara dua tanker produk minyak tanpa muatan baru saja memasuki kawasan tersebut. Meskipun angka ini sedikit naik jika dibandingkan hari Senin yang hanya dilintasi satu kapal, volumenya sangat jauh di bawah rata-rata harian yang biasanya mencapai 15 kapal.

Estimasi jumlah kapal melintas ini masih berpotensi berubah mengingat banyaknya nakhoda yang sengaja mematikan transponder kapal mereka demi menghindari pelacakan radar. Ketatnya pengawasan dan situasi geopolitik yang memanas memaksa armada pelayaran global ekstra waspada saat melintasi rute energi vital dunia ini.

Ilustrasi kapal tanker Pacific Topaz yang beraktivitas mengangkut minyak mentah [Unsplash/Haydn]
Ilustrasi kapal tanker Pacific Topaz yang beraktivitas mengangkut minyak mentah [Unsplash/Haydn]

Keterlibatan Oman dalam memediasi dinamika di kawasan tersebut sejauh ini belum mampu melunakkan ketegangan geopolitik yang ada. Iran secara tegas menyatakan bahwa proses diplomasi dengan Oman tidak dirancang untuk memulihkan akses pelayaran komersial secara instan.

Apakah Pembicaraan Iran dan Oman Akan Membuka Kembali Selat Hormuz?

Pemimpin Redaksi koran Al-Wefaq Iran, Mokhtar Haddad, menegaskan bahwa dialog diplomatik yang berlangsung saat ini merupakan agenda terpisah dari pengoperasian kembali rute maritim tersebut.

"Iran dan Kesultanan Oman telah lama membahas masalah ini. Namun bukan berarti Iran akan membuka Selat Hormuz," ujar Mokhtar Haddad kepada Al Jazeera.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah Tehran sengaja memisahkan urusan negosiasi bilateral dari kebijakan pembukaan jalur pelayaran.

"Iran selalu menekankan bahwa jalur pembicaraan ini terpisah dari masalah pembukaan kembali Selat tersebut," kata Haddad sambil merinci urutan proses yang dimulai dari perjanjian sementara, sebelum akhirnya perjanjian final diumumkan.

baca juga

Haddad kembali menegaskan bahwa kesepakatan akhir diplomasi tersebut nantinya tidak serta-merta mengembalikan kebebasan navigasi kapal-kapal asing.

"Apakah itu berarti membuka kembali Selat Hormuz? Tidak, tentu saja tidak," ujarnya sembari menambahkan bahwa pejabat Iran telah mengonfirmasi hal ini.

Apa Syarat Utama Iran untuk Membuka Kembali Jalur Pelayaran?

Tehran menetapkan syarat tunggal kepada pemerintah Amerika Serikat jika ingin meloloskan kembali arus lalu lintas kapal di kawasan perairan vital tersebut.

Sikap keras Iran hanya bisa melunak jika Washington bersedia kembali mematuhi dan menjalankan seluruh poin kesepakatan tertulis yang pernah disetujui bersama.

"Posisi Iran akan tetap bertahan kecuali AS menerima persyaratan Iran yang tercantum dalam nota kesepahaman. Washington harus kembali mengimplementasikan nota kesepahaman tersebut agar status Selat Hormuz bisa berubah," jelas Haddad.

Pengetatan lalu lintas laut ini bermula dari memanasnya hubungan diplomatik dan militer antara Iran dengan negara-negara Barat di kawasan Timur Tengah. Selat Hormuz sendiri merupakan urat nadi distribusi minyak dunia yang menyalurkan sepertiga pasokan minyak mentah jalur laut global setiap harinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Sanksi Ekonomi AS ke Iran Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia?

Kenapa Sanksi Ekonomi AS ke Iran Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia?

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:19 WIB

Harga Minyak Mentah Anjlok 2 Persen Terdorong Harapan Pembukaan Selat Hormuz

Harga Minyak Mentah Anjlok 2 Persen Terdorong Harapan Pembukaan Selat Hormuz

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:41 WIB

Panglima Pakistan Temui Iran Bahas Selat Hormuz, Apa Isi Pembicaraan Mereka?

Panglima Pakistan Temui Iran Bahas Selat Hormuz, Apa Isi Pembicaraan Mereka?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:18 WIB

Terkini

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

×