Warga Miskin Jakarta Terancam Sulit Berobat, Aturan Baru Kependudukan Jadi Sorotan

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:30 WIB
Warga Miskin Jakarta Terancam Sulit Berobat, Aturan Baru Kependudukan Jadi Sorotan
Ilustrasi warga beraktivitas di permukiman padat penduduk. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Fraksi-fraksi DPRD DKI Jakarta memperingatkan Raperda Pengendalian Penduduk dalam Rapat Paripurna pada Rabu, 26 Agustus 2026.
  • Aturan syarat domisili dan bukti pekerjaan dikhawatirkan menutup akses layanan dasar bagi warga miskin baru.
  • Dewan mendesak pemerintah menyempurnakan draf agar tidak mendiskriminasi serta merugikan rakyat kecil di ibu kota.

Suara.com - Fraksi-fraksi di DPRD DKI Jakarta memberikan peringatan keras terkait isi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pengendalian Penduduk yang sedang dibahas.

Aturan baru ini dikhawatirkan akan menutup pintu bagi warga kurang mampu untuk mendapatkan hak dasarnya di ibu kota.

Salah satu poin yang paling diperdebatkan adalah syarat lama domisili dan bukti pekerjaan bagi pendatang baru untuk mengakses layanan publik.

Peringatan ini disampaikan secara terbuka dalam Rapat Paripurna yang digelar di Kompleks DPRD DKI Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Fraksi PSI menyoroti bahwa banyak pekerja di Jakarta merupakan pedagang kecil atau pengemudi ojek yang tidak memiliki surat keterangan kerja resmi.

"Norma ini menutup akses warga miskin terhadap hak dasarnya," ujar Kevin Wu, yang mewakili Fraksi PSI membacakan pandangan mereka.

Fraksi NasDem juga meminta pemerintah tidak menjadikan status kependudukan sebagai alasan untuk membatasi layanan kesehatan dan pendidikan.

Pemerintah diminta untuk tidak bersikap diskriminatif terhadap penduduk baru yang ingin mengadu nasib di Jakarta.

"Tidak boleh menjadikan status penduduk baru sebagai alasan untuk mengurangi hak dasar seseorang atas pelayanan publik," tutur Bendahara Fraksi NasDem, Raden Gusti Arief Yuliard.

baca juga

Anggota dewan mendesak agar kriteria layanan didasarkan pada kemampuan ekonomi dan kebutuhan riil warga, bukan sekadar urusan administrasi.

Selain masalah akses, validitas data kependudukan juga harus diolah dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi agar tidak ada warga yang dirugikan.

"Kesalahan pada data awal tidak boleh langsung berubah menjadi akibat yang merugikan warga," sorot perwakilan Fraksi Demokrat-Perindo, Andika Wisnuadji Putra Soebroto.

Dewan berharap, pemerintah segera menyempurnakan draf aturan ini agar tetap memberikan perlindungan afirmatif bagi rakyat kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ijazah Tertahan, Zonasi Dikeluhkan: DPRD DKI Desak Evaluasi Total PPDB

Ijazah Tertahan, Zonasi Dikeluhkan: DPRD DKI Desak Evaluasi Total PPDB

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI

Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:11 WIB

Merasa Dirugikan, Legislator NasDem Bantah Kabar Dirinya yang Usul ke Aparat Blokir Rekening Botok

Merasa Dirugikan, Legislator NasDem Bantah Kabar Dirinya yang Usul ke Aparat Blokir Rekening Botok

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:43 WIB

Parkir Minimarket Kerap Dipungut Meski Gratis, DPRD DKI Dorong Legalisasi Jukir

Parkir Minimarket Kerap Dipungut Meski Gratis, DPRD DKI Dorong Legalisasi Jukir

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×