Tersangka Karhutla Naik Jadi 89 Orang, Polri Mulai Bidik Jejak Keterlibatan Korporasi

Muhamad Yasir

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:46 WIB
Tersangka Karhutla Naik Jadi 89 Orang, Polri Mulai Bidik Jejak Keterlibatan Korporasi
Petugas dari Dinas Kehutanan Kalteng berupaya memadamkan kebakaran di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (27/8/2026). [ANTARA FOTO/Auliya Rahman/foc]
baca 10 detik
  • Polri menetapkan 89 orang sebagai tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan.
  • Bareskrim Polri sedang menyelidiki potensi keterlibatan pihak korporasi.
  • Pelaku membakar hutan untuk menekan biaya operasional pembukaan lahan perkebunan sawit.

Suara.com - Jumlah tersangka kasus dugaan pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatra dan Kalimantan terus bertambah. Dari sebelumnya 72 orang, kini Polri telah menetapkan 89 orang sebagai tersangka.

Di tengah bertambahnya jumlah tersangka, Bareskrim Polri juga mulai membidik kemungkinan keterlibatan korporasi. Penyidik tengah menelusuri apakah pembakaran lahan dilakukan atas perintah atau terdapat transaksi yang melibatkan perusahaan.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen M. Irhamni mengatakan penetapan 89 tersangka tersebut merupakan hasil dari upaya intensif dan proaktif aparat dalam memburu para pelaku pembakaran.

"Kurang lebih tersangkanya ada 89. Jadi meningkat dengan jumlah kemarin," kata Irhamni kepada wartawan, Jumat (28/8/2026).

Penambahan jumlah tersangka itu seiring dengan meningkatnya jumlah laporan polisi yang ditangani. Hingga kini, terdapat 189 laporan polisi terkait kasus dugaan pembakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan.

"Itu seiring dengan aktifnya rekan-rekan dari Polda dan dari Dittipidter Bareskrim melaksanakan kegiatan asistensi," katanya.

Korporasi Ikut Dibidik

Irhamni mengatakan, seluruh tersangka yang telah ditetapkan sejauh ini masih berasal dari perorangan. Namun, penyidik tidak berhenti sampai di situ.

Bareskrim kini tengah menelusuri alat bukti untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak korporasi yang berada di balik pembakaran tersebut, termasuk dugaan perintah maupun transaksi yang berkaitan dengan tindak pidana itu.

baca juga

"Tentunya kita mau mempertanggungjawabkan kepada siapapun dasarnya adalah alat bukti," tuturnya.

Irhamni menegaskan akan menindak siapa pun yang terbukti terlibat. Jika penyidik menemukan bukti keterlibatan korporasi, perkara tersebut akan dikembangkan.

"Akan kami kejar dan akan kami tindak tentunya," ungkapnya.

Petugas dari Manggala Agni Daops Sumatera XVI-Lahat memadamkan kebakaran lahan gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026).  [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym]
Petugas dari Manggala Agni Daops Sumatera XVI-Lahat memadamkan kebakaran lahan gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym]

Buka Lahan Sawit

Sebelumnya, Polri mengungkap tujuh dari 72 tersangka yang lebih dulu ditetapkan diduga sengaja membakar hutan untuk membuka lahan perkebunan sawit.

Dugaan tersebut diperkuat dengan sejumlah barang bukti yang disita penyidik, mulai dari puluhan korek api hingga bahan bakar.

Barang bukti lainnya berupa 35 korek api, botol berisi oli bekas, solar, Pertalite, dan minyak tanah. Polisi juga menyita parang, kapak, cangkul, kayu bekas terbakar, sampel tanah, chainsaw, polybag, hingga bibit sawit.

Menurut Irhamni, para tersangka diduga sengaja memilih cara membakar karena dianggap lebih murah dan dapat menekan biaya operasional pembukaan lahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Klaim Situasi Nasional Pasca Demo 27 Agustus Kondusif: Aktivitas Berjalan Normal

Polri Klaim Situasi Nasional Pasca Demo 27 Agustus Kondusif: Aktivitas Berjalan Normal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla Dinilai Sangat Memungkinkan

Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla Dinilai Sangat Memungkinkan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Alasan Belum Siap, Ruben Onsu Minta Polisi Tunda Pemeriksaan Kasus Penipuan Rp3,5 M

Alasan Belum Siap, Ruben Onsu Minta Polisi Tunda Pemeriksaan Kasus Penipuan Rp3,5 M

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:12 WIB

Terkini

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 06:49 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 06:40 WIB

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

×