- Raja Haakon VIII menyampaikan pidato perdana yang emosional mengenang almarhum ayahnya, Raja Harald V.
- Raja baru Norwegia menegaskan komitmennya untuk mempertahankan demokrasi dan hukum konstitusional negara.
- Warga dan Perdana Menteri menyambut hangat pesan persatuan yang disampaikan oleh Raja Haakon VIII.
Warga yang berkumpul di luar istana menyaksikan siaran tersebut secara langsung melalui ponsel pintar mereka. Sorak dan tepuk tangan spontan membahana begitu tayangan pidato resmi tersebut selesai.
Apa Pandangan Pemerintah Terhadap Kepemimpinan Raja yang Baru?
Perdana Menteri Jonas Gahr Stoere menilai Haakon memiliki karakter kepemimpinan yang mirip dengan ayahnya.
"Raja ini memiliki sesuatu dari ayahnya, yaitu kemampuan untuk menciptakan suasana kebersamaan," ungkap Stoere.
Raja Harald V wafat pada usia 89 tahun setelah memimpin reformasi monarki selama lebih dari tiga dekade. Mendiang berhasil membawa takhta kerajaan menjadi lebih dekat dan relevan dengan kehidupan masyarakat modern.
Sesuai hukum monarki konstitusional Norwegia, takhta kepemimpinan otomatis beralih kepada Haakon tanpa prosesi penobatan. Parlemen Norwegia telah menghapus upacara penobatan raja sejak tahun 1908.